Recent Posts

Recent Comments

Monday, June 1, 2015

Meloxicam

MELOXICAM
Tablet

KOMPOSISI
Meloxicam 7.5 mg:
Tiap tablet mengandung Meloxicam 7,5 mg.

Meloxicam 15 mg:
Tiap tablet mengandung Meloxicam 15 mg.

FARMAKOLOGI
Meloxicam merupakan obat golongan antiinflamasi non steroid (NSAID) derivat asam enolat yang menunjukkan aktifitas antiinflamasi, analgesik dan antipiretik. Meloxicam menunjukkan aktifitas antiinflamasi pada semua model standar inflamasi. Mekanisme umum dari efek antiinflamasi tersebut adalah melalui penghambatan biosintesis prostaglandin yang merupakan mediator inflamasi.

INDIKASI
Pengobatan simtomatik jangka pendek eksaserbasi akut osteoarthritis dan pengobatan simtomatik jangka panjang rheumatoid arthritis (chronic polyarthritis).

DOSIS DAN CARA PEMBERIAN 
Dosis dan Cara Pemberian
Rheumatoid arthritis:
15 mg satu kali sehari. Dosis dapat diturunkan hingga 7,5 mg satu kali sehari berdasarkan respon terapetik.

Osteoarthritis :
7,5 mg satu kali sehari. Jika diperlukan, dosis dapat ditingkatkan hingga 15 mg satu kali sehari.
Untuk pasien dengan resiko tinggi, dosis awal 7,5 mg satu kali sehari.
Untuk pasien gagal ginjal parah, dosis tidak lebih dari 7,5 mg satu kali sehari.
Dosis penggunaan pada anak-anak belum diketahui, penggunaan sebaiknya hanya terbatas untuk dewasa.
Tablet sebaiknya ditelan bersama air atau cairan lain dalam makanan.

OVERDOSIS
Pada kasus overdosis, pengosongan lambung dan penanganan suportif secara umum sebaiknya dilakukan karena antidot-nya belum diketahui. Uji klinis menunjukkan bahwa Kolestiramin mempercepat eliminasi Meloxicam. Pengobatan dengan antasida dan antagonis reseptor H2 diberikan untuk lesi saluran cerna.

PERINGATAN DAN PERHATIAN 
Perhatian
Seperti obat-obat golongan NSAID lain, harus diperhatikan pada pengobatan pasien dengan riwayat penyakit saluran cerna bagian atas dan pasien yang sedang dalam pengobatan dengan antikoagulan. Penggunaan Meloxicam sebaiknya dihentikan bila terjadi tukak peptik atau pendarahan lambung.
Perhatian khusus sebaiknya diberikan pada pasien yang dilaporkan mengalami efek samping mucocutaneous (pada selaput lendir dan kulit) dan pemberian Meloxicam tidak diteruskan. NSAID menghambat sintesis prostaglandin dalam ginjal yang ikut berperan dalam pengaturan masuknya cairan pembuluh ke dalam ginjal. Pada pasien dengan penurunan aliran darah ginjal dan volume darah, pemberian NSAID dapat mempercepat terjadinya dekompensasi renal yang umumnya diikuti proses penyembuhan kembali seperti pada kondisi sebelum pemakaian obat sampai penghentian terapi antiinflamasi non steroid. Pasien yang beresiko nefrotik dan penyakit ginjal lainnya, pasien yang menerima pengobatan diuretik atau mengalami bedah mayor yang bisa mengakibatkan hipovolemia.


EFEK SAMPING
  • Gangguan saluran cerna, anemia, pruritus, kulit kemerahan, light-headedness, pusing dan udema.
  • Sistem pencernaan: dyspepsia, mual, muntah, sakit perut, flatulen, konstipasi, dan diare.
  • Hematologi: trombositopenia dan leukopenia.
  • Reaksi cutaneo-mucosal : urtikaria, stomatitis, esofagitis dan fotosensitisasi. Kardiovaskular: palpitasi, flushes dan udema anggota gerak bawah.
  • SSP: vertigo, tinitus dan mengantuk.

KONTRAINDIKASI
Tukak peptik aktif, kelainan hepar dan ginjal, anak-anak dan remaja ‹ 15 tahun, kehamilan dan menyusui, gangguan saluran cerna, pendarahan serebrospinal atau bagian lain, asma. Kelainan pembekuan darah atau sedang mengalami terapi antikoagulan.

INTERAKSI OBAT
Meningkatkan resiko pendarahan jika digunakan bersama NSAID lain termasuk golongan salisilat, antikoagulan oral, Ticlopidine, Heparin, trombolitik. Meningkatkan kadar lithium dalam serum. Meningkatkan toksisitas hematologis Methotrexate. Golongan diuretik (monitor fungsi ginjal). Eliminasi Meloxicam dipercepat oleh Kolestirarnin. Menurunkan efek antihipertensi Pentoxifyllin. Meningkatkan toksisitas nefrotik siklosporin.

PENYIMPANAN
Simpan pada suhu kamar (dibawah 30°C).

KEMASAN
Meloxicam 7.5 mg
Dus berisi 5 strip @ 10 tablet
No. Reg. : GKL0533513610Al

Meloxicam 15 mg
Dus berisi 5 strip @ 10 tablet
No. Reg. : GKL0533513610Bl

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Diproduksi oleh:
NOVELL
PHARMACEUTICAL
LABORATORIES
BOGOR-INDONESIA
Continue reading...

Monday, May 25, 2015

Eperisone

Eperisone
Tablet salut film 50 mg

Eperisone HCl merupakan preparat yang memiliki efek farmakologis berupa relaksasi otot skeletal, vasodilatasi dan peningkatan aliran darah, efek analgesik dan menghambat refleks nyeri pada medula spinalis, dan membantu gerakan volunter.

KOMPOSISI:
Tiap tablet salut film mengandung Eperisone HCl .................................. 50 mg

INDIKASI:
Untuk pengobatan simptomatik pada kondisi yang berhubungan dengan spasme muskuloskeletal.

KONTRA INDIKASI:
Penderita yang hipersensitif terhadap bahan aktif obat ini.


EFEK SAMPING:
  • Shock: Shock dapat terjadi. Pasien perlu perhatian khusus. Jika terjadi efek samping ini, pengobatan harus dihentikan dan perlu penyesuaian dosis.
  • Dapat menyebabkan gangguan fungsi hati (peningkatan GOT, GPT, AI-P) dan ginjal (proteinemia dan peningkatan BUN) karena itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan fungsi hati dan ginjal secara berkala pada pemakaian jangka panjang dan segera hentikan obat apabila muncul gangguan nyata
  • Terhadap darah dapat menyebabkan anemia walaupun jarang. Pasien perlu perhatian khusus. Jika terjadi efek samping ini, pengobatan harus dihentikan dan perlu penyesuaian dosis.
  • Hipersensitivitas: ruam, pruritus.
  • Psikoneurotik: insomnia, sakit kepala, kekakuan atau rasa baal, gemetar pada anggota badan.
  • Gastrointestinal: mual/ muntah, anoreksia, perasaan tidak enak pada lambung, nyeri abdomen, diare, konstipasi, mulut kering, nyeri lambung dan perasaan penuh di abdomen.
  • Saluran kemih: retensi urin, inkontinensia urin dan perasaan adanya residu urin.
  • Umum: lemah, pening, rasa lelah, menurunnya tonus otot, dan pusing.
  • Kemerahan pada muka (hot flushes), keringat berlebihan dan edema.

INTERAKSI OBAT:
Dapat menyebabkan gangguan akomodasi okuler pada pemberian tolperisone suatu obat yang mirip dengan eperisone, dengan methocarbamol.

PERINGATAN dan PERHATlAN:
Hati-hati pada pemberian untuk pasien dengan kelainan hati dan ginjal. Apabila timbul rasa lemas, pusing atau mengantuk, maka dosis dapat diturunkan. Pasien sebaiknya tidak mengendarai kendaraan bermotor.
Eperisone digunakan hanya bila keuntungan yang didapatkan dari penggunaan obat ini melebihi risiko yang mungkin timbul. Belum ada penelitian terhadap keamanan pemberian pada wanita hamil dan menyusui serta anak-anak. Jika Eperisone harus digunakan selama menyusui, pasien harus berhenti menyusui.

DOSIS dan CARA PEMAKAIAN:
Sehari 3 kali 1 tablet, diminum sesudah makan.

KEMASAN:
Dos berisi 10 blister @ 10 tablet salut film. No. Reg. GKL0814911517A1

Simpan pada suhu di bawah 30°C

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Diproduksi oleh / Manufactured by :
PT. Medikon Prima Laboratories
Tangerang - Indonesia
Continue reading...

Sunday, May 24, 2015

Domperidone

Domperidone

Komposisi
Tiap tablet mengandung domperidone 10 mg.

Cara Kerja Obat
Domperidone merupakan antagonis dopamin yang secara periferal bekerja selektif pada reseptor D2.
Domperidone mempunyai khasiat antiemetik yang sama dengan metoclopramide.
Efek antiemetik dapat disebabkan oleh kombinasi efek periferal (gastrokinetik) dengan antagonis terhadap reseptor dopamin di "chemoreceptor trigger zone", yang terletak diluar sawar darah otak di area postrema.
Pemberian domperidone per oral dapat menambah lamanya kontraksi antral dan duodenum, meningkatkan pengosongan lambung, dan menambah tekanan peda sfingter esofagus bagian bawah pada orang sehat.


Indikasi
  1. Sindroma dispepsia fungsional. Tidak dianjurkan untuk pemberian jangka lama.
  2. Mual dan muntah yang disebabkan oleh pemberian levodopa dan bromokriptin lebih dari 2 minggu.
  3. Mual dan muntah akut. Tidak dianjurkan pencegahan rutin pada muntah setelah operasi.
  4. Pemakaian pada anak-anak tidak dianjurkan, kecuali untuk mual dan muntah pada kemoterapi kanker dan radioterapi.

Dosis dan Cara Pemberian
  1. Dispepsia fungsional
    • Dewasa: 10 mg (1 tablet) 3 kali sehari, 15 - 30 menit sebelum makan dan jika perlu sebelum tidur malam.
    • - Anak-anak tidak dianjurkan.
  2. Mual dan muntah (termasuk yang disebabkan oleh levodopa dan bromokriptin):
    • Dewasa: 10 - 20 mg (1 - 2 tablet) 3 - 4 kali sehari, 15 - 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam.
    • Anak-anak (sehubungan kemoterapi kanker dan radioterapi) : 0,2 - 0,4 mg/kg BB, 3 - 4 kali sehari. Obat diminum 15 - 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur malam.

Peringatan dan Perhatian
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Hati-hati penggunaan peda wanita hamil dan menyusui. Tidak dianjurkan untuk pemberian jangka panjang.

Efek Samping
  • Efek ekstrapiramidal jarang terjadi, hal ini segera hilang secara menyeluruh, segera setelah pemberian obat dihentikan.
  • Domperidone dapat merangsang peningkatan kadar prolaktin plasma (hyperprolactinemia) yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan galaktorea dan ginekomastia.
  • Reaksi alergi yang jarang terjadi, seperti rash dan urtikaria.

Kontraindikasi
  • Penderita yang hipersensitif terhadap domperidone
  • Penderita dengan prolaktinoma tumor hipofise yang mengeluarkan prolaktin.
  • Tidak boleh digunakan jika serangan motilitas lambung dapat membahayakan seperti adanya pendarahan, obstruksi mekanik, atau perforasi gastrointestinal.

Interaksi Obat
  • Domperidone dapat mengurangi efek hipoprolaktinemia dari bromokriptin.
  • Pemberian obat analgesik opioid dan anti kolinergik muskarinik secara bersamaan dapat mengantagonis aktivitas efek domperidone.
  • Pemberian antasida secara bersamaan dapat menurunkan bioavailabilitas domperidone
  • Efek bioavailabilitas dapat bertambah dari 13% menjadi 23% bila diminum 1,5 jam setelah makan.

Over Dosis
  • Belum ada data mengenai over dosis pada penggunaan domperidone secara oral.
  • Belum ada antidot spesifik yang digunakan pada over osis domperidone, mungkin dapat dilakukan dengan cara pengosongan lambung.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 - 30°C (kondisi penyimpanan normal), terlindung dari cahaya.

Kemasan dan Nomor Registrasi
Domperidone 10 mg. kotak 10 blister @ 10 tablet
No. Reg. : GKL0420931210A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

INDOFARMA
BEKASI- INDONESIA
Continue reading...

Saturday, May 23, 2015

Ethambutol

ETHAMBUTOL

KOMPOSISI:
Ethambutol Tablet Salut Selaput 500 mg, tiap tablet salut selaput mengandung: Ethambutol HCl 500 mg.

DESKRIPSI:
Ethambutol dengan zat aktif Ethambutol HCl tersedia dalam bentuk tablet salut selaput 500 mg.

FARMAKOLOGI:
Merupakan tuberkulostatik dengan mekanisme kerja menghambat sintesa RNA. Pada pemberian oral dosis tunggal 25 mg/kg BB, diperoleh kadar 2 - 5 mcg/ml di dalam serum setelah 2 - 4 jam. Ekskresi sebagian besar melalui ginjal, hanya lebih kurang 10% diubah menjadi metabolit inaktif.

INDIKASI:
Untuk pengobatan tuberkulosa dalam kombinasi dengan antituberkulosis lain.

DOSIS DAN CARA PEMBERIAN :
Dosis lazim: 15 - 25 mg/kg BB sehari sebagai dosis tunggal.
Pengobatan awal: Penderita yang belum pernah mendapat pengobatan antituberkulosis sebelumnya, dosis Ethambutol adalah: 15 mg/kg BB dalam dosis tunggal setiap 24 jam . Dapat diberikan bersamaan dengan isoniazid oral dosis tunggal.
Pengobatan ulang: Pada penderita yang pernah mendapat pengobatan antituberkulosa sebelumnya, dosis Ethambutol adalah : 25 mg/kg BB dalam dosis tunggal sekali setiap  24 jam. Secara bersamaan diberikan antituberkulosa lain yang peka. Biasanya bukan obat yang pernah diberikan sebelumnya.


KONTRAINDIKASI :
  • Penderita yang hipersensitif obat ini.
  • Penderita neuritis optik.

PERINGATAN DAN PERHATIAN :
  • Pemeriksaan mata harus dilakukan sebelum pengobatan.
  • Tidak dianjurkan untuk anak-anak dibawah usia 13 tahun.
  • Penggunaan Ethambutol harus dihentikan apabila terjadi gangguan penglihatan dan segera menghubungi dokter.
  • Pada pengobatan jangka panjang agar dilakuken pemeriksaan fungsi ginjal, hati, dan hematopoetik secara periodik.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal, harus ada penyesuaian dosis.
  • Tidak dianjurkan penggunaan pada wanita hamil dan menyusui karena data keamanannya belum diketahui.

EFEK SAMPING :
  • Efek samping obat yang harus diperhatikan adalah toksisitas okuler yang tergantung pada dosis dan lamanya pengobatan.
  • Bisa terjadi neuritis retrobulbar bilateral dengan gejala terjadi penurunan ketajaman penglihatan, kehilangan kemampuan membedakan warna penyempitan lapangan pandang, skotoma sentral dan perifer.
  • Efek samping lain yang dilaporkan: reaksi anafilaksis pruritis, gangguan gastrointestinal, nyeri sendi, malaise, sakit kepala, pusing, gelisah.
  • Walaupun jarang, dapat timbul rasa kaku dan kesemutan pada ekstremitas yang disebabkan karena neuritis perifer.

KEMASAN:
Ethambutol Tablet Salut Selaput 500 mg
Dus, 10 strip @ 10 tablet salut selaput
No. Hag.: GKL930231n17A1

SIMPAN DIBAWAH SUHU 30°C

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Diproduksi oleh:
PT. BERNOFARM
Sidoarjo - Indonesia
Continue reading...

Friday, May 22, 2015

Pyrazinamide

PYRAZINAMIDE

Komposisi:
Tiap kaplet mengandung:
Pyrazinamide .................... 500 mg

Cara Kerja Obat:
Pyrazinamide merupakan antituberkulosis sekunder. Secara in vitro Pyrazinamide aktif dalam suasana asam terhadap mikrobakterium. Bersifat bakterisid terutama pada hasil tuberkulosa intraselular. Pada pemberian oral Pyrazinamide mudah diserap dan tersebar luas keseluruh jaringan tubuh. Kadar puncak dalam serum tercapai dalam waktu kurang lebih 2 jam dan waktu paruh antara 10-16 jam. Pyrazinamide mengalami hidrolisis dan hidroksilasi menjadi asam hidroksi Pyrazinoat yang merupakan metabolit utamanya dan diekskresi melalui filtrasi glomerulus.

Indikasi:
Terapi tuberkulosis (sebagai tuberkulostatik sekunder) diberikan bersama tuberkulostatik lain.

Posologi:
20-30 mg/kg BB/hari dalam dosis tunggal atau terbagi (maksimum 2 gram/hari)

Peringatan dan Perhatian:
  • Hati-hati terhadap efek hepatotoksik, sebaiknya dilakukan pemantauan SGPT dan SGOT tiap 2-4 minggu selama pemberian obat.
  • Bila timbul gejala sedangkan terapi tidak dapat dihentikan, berikan probenesid 2 kali 0,5 gram sehari.
  • Keamanan penggunaan pada anak-anak, wanita hamil dan menyusui belum terbukti.
  • Hati-hati pemakaian pada penderita dengan riwayat gout.
  • Dianjurkan untuk penderita yang akan dibedah paru-parunya dan penderita yang sudah resisten terhadap pilihan pertama pengobatan harus di rumah sakit.

Efek samping:
  • Efek samping berupa artralgia, anoreksia, nausea, disuria, malaise, dan demam.
  • Porphyria, Hepatomegali, dan Splenomegali, jaundice, kerusakan sel hati, fatal hemolysis, sideroblastik anemia, tukak lambung, trombocytopenia, rash, urtikaria, pruritus, acne, photosensitivitas, dan interstitial nephritis.

Kontra indikasi:
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati.
  • Hyperuricaemia dan atau gout
  • Hipoglycemia
  • Diabetes
  • Penderita dengan gangguan fungsi ginjal
  • Hipersensitif

Interaksi Obat:
Tidak ada

Cara penyimpanan:
Simpan pada suhu di bawah 30° C, dan terlindung cahaya

Kemasan:
Dus,10 strip @ 10 kaplet.
No. Reg: GKL9817105110A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

HOLI PHARMA
Jl. Leuwigajah No. 100, Cimindi Cimahi
Bandung 40521, INDONESIA
Continue reading...
 

Followers

Add to Technorati FavoritesTopOfBlogsobat, info, tablet,syrup, injection, ampul, cream, ointment, solution, blogarama - the blog directoryBlog Directory & Search engineMedicine Blogs - Blog Catalog Blog Directory Health Free Page Rank ToolPowered by  MyPagerank.Net Ping your blog, website, or RSS feed for Free
review http://www.obatinfo.com on alexa.com

Masukkan alamat email anda di bawah ini untuk mendapatkan informasi obat terbaru

   

ObatInfo.com hanya memberikan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat serta dari berbagai sumber. Informasi-informasi di ObatInfo.com tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter anda, bila memiliki masalah kesehatan. ObatInfo.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/ penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan disini.

ObatInfo.com | all about drugs Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts