Recent Posts

Recent Comments

Friday, April 25, 2014

Trolip

TROLIP®
Kapsul

Komposisi:
TROLIP® 100
Tiap kapsul mengandung:
Fenofibrate ............................... 100 mg

TROLIP® 300
Tiap kapsul mengandung:
Fenofibrate ............................... 300 mg

Farmakologi:
Fenofibrate adalah asam fenoksi-isobutirat, bersama-sama dengan clofibrat dan obat-obat turunan asam fibrat lain digunakan sebagai obat pengatur lemak (lipid-regulating) yaitu dengan cara mengurangi kadar kolesterol plasma total dan kadar trigliserida pada subyek sehat dan penderita hiperlipoproteinemia.
Efek utama dari fenofibrate adalah meningkatkan katabolisme lipoprotein yang kaya akan trigliserida dengan meningkatkan aktivitas lipoprotein lipase.

Indikasi:
TROLIP® diindikasikan untuk:
- Hiperkolesterolemia (tipe IIa)
- Hipertrigliseridemia endogen murni (tipe IV)
- Hiperlipidemia campuran (tipe IIb dan III)

Kontraindikasi:
- Kelainan fungsi ginjal dan hati yang berat.
- Anak-anak.
- Wanita hamil dan menyusui.
- Pasien yang hipersensitif terhadap fenofibrate.
- Penderita penyakit kandung empedu.

Dosis:
Dewasa:
Dosis awal terapi 3 x sehari 100 mg, atau 300 mg/hari diberikan sebagai dosis tunggal.
Jika setelah melakukan diet kadar kolesterol tetap › 4 g/L, dosis dapat ditingkatkan menjadi 4 x sehari 100 mg.
Dosis awal harus ditinjau kembali sampai kadar kolesterol kembali normal.
Jika kadar kolesterol telah normal dianjurkan pemberian 2 x sehari 100 mg disertai pemeriksaan kolesterolemia setiap 3 bulan.
Jika terjadi lagi peningkatan kadar lipida dalam darah, maka diberikan kembali dosis awalnya (3 x sehari 100 mg).

Efek samping:
Jarang terjadi dan ringan, yang lebih sering terjadi pada penggunaan jangka panjang adalah:
- Gangguan gastrointestinal ± 5 %.
- Sakit kepala ± 1 %.
- Kram otot ± 1 %.
- Peningkatan sementara enzim transaminase dan kadar kreatin fosfokinase.
- Reaksi alergi kulit.
- Kelelahan dan vertigo.

Peringatan dan perhatian:
  • Selama 1 tahun pertama terapi, kadar transaminase serum harus dimonitor secara berkala setiap 3 bulan.
  • Terapi harus dihentikan bila terjadi peningkatan kadar SGPT yang melebihi 100 U/L.
  • Jangan diberikan bersamaan dengan obat hepatotoksik seperti perheksilinmaleat atau IMAO.
  • Bila setelah pemberian 3 bulan, tidak tercapai penurunan kadar lemak dalam serum, terapi lain (pelengkap atau pengganti) harus dipertimbangkan.
Interaksi obat:
Fenofibrate mempotensiasi efek antikoagulan oral dan peningkatan risiko perdarahan melalui penurunan ikatan terhadap protein plasma sehingga sebaiknya dosis dikurangi menjadi ± ⅓ nya pada awal terapi dengan fenofibrate, dan perlu dilakukan pengaturan dosis antikoagulan oral sesuai waktu prothrombin selama terapi dengan fenofibrate dan 8 hari setelah terapi fenofibrate.

Kemasan dan nomor registrasi:
TROLIP® 100: Kotak, 3 blister @ 10 kapsul, DKL9605018001A1
TROLIP® 300: Kotak, 3 blister @ 10 kapsul, DKL9605018001B1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

SIMPAN PADA SUHU DI BAWAH 30°C,
TERLINDUNG DARI CAHAYA.

Diproduksi oleh
PT Dexa Medica
JI. Letjen. Bambang Utoyo 138
Palembang-Indonesia
Continue reading...

Thursday, April 24, 2014

Cleniderm

cleniderm 

Komposisi:
Tiap gram krim mengandung:
Beclomethasone Dipropionate ......................... 0,25 mg.

Farmakologi:
Cleniderm mengandung: suatu steroid anti-inflamasi baru yang sangat aktif Beclomethasone - 17,21 - Dipropionate.
Pada pemakaian khusus untuk topikal, ternyata Bedomethason Dipropionate mempunyai aktifitas yang lebih tinggi dibanding steroid-steroid lain yang dipakai secara luas, seperti yang didemonstrasikan oleh McKenzie dengan test vasokonstriksi. Cleniderm dalam dermatologi terutama diindikasikan untuk pengobatan penyakit dengan manifestasi klinik berupa eczema, dermatitis dan psoriasis, juga untuk yang telah resisten terhadap steroid-steroid anti-inflamasi lain.

Indikasi:

  • Toksik dermatitis dengan penyebab external: Toksik dermatitis yang diinduksi oleh obat dan makanan. 
  • Eczema : Idiopatic, alergi, infantil, karena stasis di kaki, milk crust. 
  • Pruritus : essentiaie, vulvar, anal. Urticaria. 
  • Intertrigo, erythema ano-genital intertriginosa pada bayi-bayi, dermatitis seborrhoica. 
  • Lupus erythematosus (manifestasi di kulit). 
  • Psoriasis. 


Kontra indikasi:
Pemakaian dalam waktu lama dapat menimbulkan phenomena sensitasi. Pada wanita hamil dan bayi muda, hanya digunakan bila perlu sekali-langsung di bawah pengawasan dokter. Tidak boleh digunakan untuk penderita dengan TBC kulit, herpes simplex, cacar air, vaccinia, infeksi  jamur dan varicose ulcer.
Tidak boleh digunakan pada mata.

Efek samping:
Atropi kulit bisa terjadi pada penggunaan jangka lama, bila hal ini terjadi pengobatan harus dihentikan.

Peringatan dan perhatian:
CLENIDERM bebas dari efek umum bila dipergunakan tanpa pembalut. Tetapi dalam hal penggunaan pada daerah luas dengan perlindungan pembalut, ada kemungkinan terjadi absorbsi sedemikian hebat sehingga menimbulkan efek samping dan adrenal suppresion.
Penggunaan topikal steroid pada wanita hamil hendaknya dihindarkan penggunaan yang intensif misalnya pada jumlah banyak dan penggunaan lama.

Cara pemakaian :
Cleniderm cream: sediaan dengan dasar hydrofil yang tidak lengket, terutama diindikasikan pada semua manifestasi akut/ sub-akut atau bila bahan yang lengket tidak dikehendaki. Karena dapat di absorbsi maka cocok untuk dipakai pada bagian kulit terbuka, basah atau berambut dan untuk pengobatan bentuk-bentuk eksudatif.
Bersihkan bagian yang mengalami kelainan. kemudian oleskan Cleniderm tipis-tipis secara perlahan-lahan 2 kali sehari.
Pada permulaan diolesi 2 kali/hari, bila sudah tampak kemajuan, kurangi frekuensi pemakaian secara bertahap. Kekambuhan dapat dihindarkan dengan menggunakan CLENIDERM tiap 3 atau 4 hari. Pada beberapa bentuk dermatosis yang resisten, efek Cleniderm dapat diintensifkan dengan menutupi daerah tersebut dengan bahan impermeable misal: polyethylene film. Manifestasi dimana pembalutan dibutuhkan adalah pada: eczema yang mempunyai fisura dan terinfiltrasi, neurodermatosis, lichen planus hypertropik, lupus erythematosus dan psoriasis pada daerah-daerah misalnya lutut dan siku.

Kemasan:
Tube @ 10 gram
No. Reg. DKL 8924207729A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

SIMPAN DI TEMPAT SEJUK

PT SOHO INDUSTRI PHARMASI
Jl. Pulogadung No. 6
JAKARTA - INDONESIA
Continue reading...

Wednesday, April 23, 2014

Neciblok

Neciblok
Sucralfate
Suspensi

Komposisi:
Tiap 5 ml suspensi mengandung Sucralfate ........................... 500 mg

Farmakologi:
Sucralfate adalah suatu kompleks yang dibentuk dari sukrosa oktasulfat dan polialuminium hidroksida.
Aktifitas Sucralfate sebagai anti ulkus merupakan hasil dari pembentukan kompleks Sucralfate dengan protein yang membentuk lapisan pelindung menutupi ulkus serta melindungi dari serangan asam lambung, pepsin dan garam empedu. Percobaan laboratorium dan klinis menunjukkan bahwa Sucralfate menyembuhkan tukak dengan tiga cara:
  1. Membentuk kompleks kimiawi yang terikat pada pusat ulkus sehingga merupakan lapisan pelindung.
  2. Menghambat aksi asam, pepsin dan garam empedu.
  3. Menghambat difusi asam lambung menembus lapisan film Sucralfate-albumin.
Penelitian menunjukkan bahwa Sucralfate dapat berada dalam jangka waktu lama dalam saluran cerna sehingga menghasilkan efek obat yang panjang. Sucralfate sangat sedikit terabsorpsi di saluran pencernaan sehingga menghasilkan efek samping sistemik yang minimal.

Indikasi:
Pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada duodenal ulcer.

Kontra indikasi:
Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.

Peringatan dan perhatian :
Hati-hati diberikan pada pasien gagal ginjal kronis dan pasien dialisis.
Penggunaan obat ini selama kehamilan hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan.
Hati-hati diberikan pada wanita yang sedang menyusui.
Jika diperlukan, antasida dapat diberikan dalam jangka waktu ½ jam sebelum atau sesudah pemberian NECIBLOK.
Keamanan dan efektivitas pada anak-anak belum dapat ditetapkan.

Efek samping:
Terjadinya efek samping sangat jarang, yang relatif sering diiaporkan hanya konstipasi dan mulut terasa kering.
Keluhan lainnya adalah diare, muai, muntah, tidak nyaman di perut, flatulent, pruritus, rash, mengantuk, pening, nyeri punggung dan sakit kepala.

Interaksi obat:
Pemberian NECIBLOK dapat mengurangi absorpsi atau bioavailabilitas obat-obatan: cimetidine, ciprofloxacin, digoxin, ketokonazol, norfloxacin, fenitoin, ranitidin, tetracycline dan teofilin, sehingga obat-obat tersebut harus diberikan dalam waktu 2 jam sebelum pemberian NECIBLOK.

Dosis dan cara pemberian:
Umumnya bagi orang dewasa adalah:
2 sendok takar (10 ml) 4 kali sehari, sewaktu lambung kosong (1 jam sebelum makan dan tidur).
Pengobatan harus dilanjutkan, kecuali apabila pemeriksaan endoskopi atau sinar X telah memperlihatkan kesembuhan.

Kemasan:
Dos, botol berisi 200 ml suspensi. Reg. No. : DKL0304421033A1
Dos, botol berisi 100 ml suspensi. Reg. No. : DKL0304421033A1

Simpan pada suhu kamar (25-30)°C, terlindung dari cahaya.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Kocok dahulu sebelum dipakai.

PT DANKOS FARMA,
JAKARTA-INDONESIA

Continue reading...

Tuesday, April 22, 2014

Fibramed

FIBRAMED® KAPSUL
FENOFIBRATE

KOMPOSISI:
Tiap Kapsul FIBRAMED® 100 mengandung:
Fenofibrate ..................................................................... 100 mg
Tiap Kapsul FIBRAMED® 300 mengandung:
Fenofibrate ..................................................................... 300 mg

CARA KERJA OBAT:
Fenofibrate bekerja menurunkan kadar kolesterol darah antara 20-25 % dan kadar trigliserida darah antara 40-50%. Penurunan kadar kholesterol darah terjadi karena menurunnya rasio atherogenic dengan fraksi low density lipoprotein (VLDL dan LDL). Distribusi kholesterol dalam plasma diperbaiki di mana Fenofibrate mereduksi total kholesterol/HDL selama terjadi peningkatan hiperlipidemia atherogenic.

INDIKASI:
Hiperkolesterolimia tipe IIa dan hipertrigliseridemia endogen (Tipe IV) atau gabungan antara tipe (IIb dan III) bila terapi diet yang sesuai tak memadai, bila kadar kolesterol darah setelah terapi diet masih tinggi dan bila ada faktor resiko terkait.

DOSIS:
Dewasa: 1 x 300 mg per hari atau 3 x 100 mg per hari, saat makan. Bila kadar kolesterol › 4 g/L, dosis ditingkatkan menjadi 400 mg, atau 4 x 100 mg per hari. Bila konsentrasi lipid kembali normal, dosis penjagaan disarankan 200 mg per hari. Dosis harus dinaikkan menjadi 300 mg sehari bila ada peningkatan kadar kolesterol darah.

PERINGATAN DAN PERHATIAN:

  • Hati-hati penggunaan pada wanita hamil dan menyusui dan penderita dengan riwayat ikterus.
  • Penggunaan Fenofibrate harus disertai pemantauan berkala kadar transaminase tiap 3 bulan (selama 12 bulan pertama).
  • Dianjurkan untuk lebih sering memantau kadar protrombin dan menyesuaikan dosis anti koagulan oral.
  • Bila setelah penggunaan selama beberapa bulan (3-6 bulan) tidak tercapai reduksi lipid serum secara memuaskan, pertimbangkan untuk menggunakan terapi lain yang sesuai.
  • Tidak dianjurkan penggunaan pada anak-anak karena keamanan belum diketahui dengan pasti.
  • Hati-hati kombinasi dengan obat yang hepatotoksik.

EFEK SAMPING:
Dispepsia, reaksi alergi kulit, nyeri otot dengan peningkatan CPK, peningkatan sedang transaminase serum, perubahan hematologis alopesia, asthenia seksual.

KONTRA INDIKASI:
  • Gangguan fungsi hati yang berat atau gangguan ginjal 
  • Hipersensitif terhadap Fenofibrate
  • Penyakit kandung empedu
  • Anak-anak

INTERAKSI OBAT
Pemakaian bersama dengan antikoagulan, resin, inhibitor HMG - CoA reduktase, hipoglikemik oral, perheksilin maleat, dan Mono Amin Oksidase inhibitor (MAOI).

PENYIMPANAN:
Simpan di tempat sejuk (15-25)°C, terhindar dari cahaya

KEMASAN:
FIBRAMED® 100. Dus 5 strip @ 6 kapsul No. Reg: DKL 0433205501A1
FIBRAMED® 300. Dus 5 strip @ 6 kapsul No. Reg: DKL 0433205501B1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

P.T. PROMEDRAHARDJO FARMASI INDUSTRI
Sukabumi - Indonesia
Continue reading...

Monday, April 21, 2014

Hexilon

Hexilon™
6α-Methyl Prednisolone

Komposisi:
Tiap tablet mengandung 6α-Methyl Prednisolone  4 mg
Tiap tablet mengandung 6α-Methyl Prednisolone  8 mg
Tiap tablet mengandung 6α-Methyl Prednisolone 16 mg

Farmakologi:
HEXILON (6α-Methyl Prednisolone) adalah suatu glukokortikoid sintetik yang bekerja dengan menduduki reseptor spesifik dalam sitoplasma sel yang sensitif.
Ikatan antara glukokortikoid dengan reseptor ini akan mempengaruhi DNA dalam mensintesis berbagai protein. Beberapa efek penting yang timbul akibat ini adalah berberkurangnya produksi berbagai mediator peradangan seperti prostaglandin, leukotrien, berkurangnya degranulasi sel mast, berkurangnya sintesis kolagen.

Indikasi:
Asma bronkiale, rhinitis alergika, dermatitis kontak, dermatitis atopik, lupus eritematosus sistemik, sindroma Stevens-Johnson dan berbagai kelainan lainnya yang responsif terhadap kortikosteroid.

Kontra indikasi:
TBC, ulkus peptikum, infeksi jamur sistemik, herpes simpleks, diabetes melitus, varisela. Hipersensitif terhadap Methyl Prednisolone atau glukokortikoid lainnya.

Peringatan dan perhatian:

  • Setelah pemberian jangka lama, penghentian pemberian obat ini harus dilakukan secara bertahap (tapering-off).
  • Pemberian jangka lama dapat menyebabkan terjadinya katarak subkapsuler, glaukoma, dan aktivasi infeksi virus atau jamur pada mata.
  • Penderita yang sedang mendapat pengobatan HEXILON hendaknya jangan divaksinasi.
  • Seperti halnya pemberian kortikosteroid lainnya, pemberian HEXILON dapat menutupi gejala-gejala infeksi (masking effect).
  • Dosis HEXILON pada penderita yang dalam keadaan stres, harus lebih tinggi.
  • Pemberian HEXILON pada ibu hamil harus mempertimbangkan manfaat dan resikonya.
  • Hati-hati penggunaan kortikosteroid jangka panjang pada anak-anak dalam masa pertumbuhan.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita colitis ulkus non spesifik, divertikulitis, fresh intestinal anastomoses, insufisiensi ginjal, hipertensi, osteoporosis dan myasthenia gravis.
  • Pernah dilaporkan terjadi Kaposi's sarcoma pada penderita yang mendapat kortikosteroid. Bila hal ini terjadi, hentikan segera penggunaan.
Efek samping:
Pemberian jangka pendek jarang menimbulkan efek samping yang serius.
Pemberian jangka lama akan menimbulkan efek samping seperti yang ditimbulkan kortikosteroid lainnya. misalnya moon face, buffalo hump, hipertensi, osteoporosis, gangguan toleransi glukosa, gangguan sekresi hormon seks, striae pada kulit, petechiae, akne, edema, hipokalemia, atrofi korteks adrenal, tukak peptik, hambatan pertumbuhan pada anak, glaukoma, katarak, trombosis, psikosis.

Interaksi obat:
  • AINS, dapat menimbulkan efek ulserogenik.
  • Rifampisin, dapat mengurangi efek dari kortikosteroid.
  • Barbiturat, dapat mengurangi efek kortikosteroid.
  • Penggunaan bersamaan dengan Siklosporin dapat saling menghambat metabolisme masing-masing obat selain juga pernah dilaporkan terjadi konvulsi.
  • Penggunaan bersamaan dengan Troleandomisin dan Ketokonazol dapat menghambat metabolisme Methyl Prednisolone.
Dosis:
Dosis awal 4 - 48 mg per hari.
Dosis diturunkan secara bertahap sampai didapatkan dosis efektif yang terendah sebagai dosis pemeliharaan.

Kemasan:
Box berisi 5 strip x 10 tablet @   4 mg. Reg. No.: DKL0104417910A1
Box berisi 3 strip x 10 tablet @   8 mg. Reg. No.: DKL0104417910B1
Box berisi 3 strip x 10 tablet @ 16 mg. Reg. No.: DKL0104417910C1

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER
 


PT DANKOS FARMA, 

JAKARTA-INDONESIA
Continue reading...
 

Followers

Add to Technorati FavoritesTopOfBlogsobat, info, tablet,syrup, injection, ampul, cream, ointment, solution, blogarama - the blog directoryBlog Directory & Search engineMedicine Blogs - Blog Catalog Blog Directory Health Free Page Rank ToolPowered by  MyPagerank.Net Ping your blog, website, or RSS feed for Free
review http://www.obatinfo.com on alexa.com

Masukkan alamat email anda di bawah ini untuk mendapatkan informasi obat terbaru

   

ObatInfo.com hanya memberikan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat serta dari berbagai sumber. Informasi-informasi di ObatInfo.com tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter anda, bila memiliki masalah kesehatan. ObatInfo.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/ penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan disini.

ObatInfo.com | all about drugs Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts