Recent Posts

Recent Comments

Friday, July 25, 2014

Isonat

ISONAT
ISOSORBID DINITRAT
TABLET SUBLINGUAL

KOMPOSISI:
Tiap tablet sublingual ISONAT 5 mg mengandung:
Isosorbid dinitrat .............................................................................. 5 mg
Tiap tablet sublingual ISONAT 10 mg mengandung:
Isosorbid dinitrat .............................................................................. 10 mg

CARA KERJA:
Isosorbid dinitrat merupakan vasodilator yang bekerja langsung, mengurangi oksigen miokardial melalui efeknya pada sistem sirkulasi. Kerja sistemik utama dari Isosorbid dinitrat adalah mengurangi tekanan vena sehingga mengakibatkan pengumpulan darah di pembuluh darah perifer, menurunkan aliran vena balik dan mengurangi volume ventrikular dan tekanan miokardial (preload).
Isosorbid dinitrat memperbesar ukuran arteri epikardial (konduktan) tetapi mempunyai efek yang kecil terhadap pembuluh intramiokardial (resistan). Pada keadaan miokardial normal tanpa iskemia aliran darah koroner dapat meningkat sementara waktu dan kemudian akan menurun kembali karena tekanan aorta pusat menurun.
Isosorbid dinitrat memperbaiki angina melalui efeknya pada sirkulasi perifer, tetapi kerja hemodinamiknya tidak selalu berhubungan dengan aktivitas angina, dan peningkatan aliran darah miokardial dapat berkontribusi pada respon terapi. Isosorbid dinitrat mengurangi angina terutama melalui efeknya pada sirkulasi koroner.

INDIKASI:
  • Pengobatan angina pektoris.
  • Profilaksis terhadap serangan angina pada penderita penyakit-penyakit koroner yang kronis.
  • Pengobatan gangguan-gangguan angina setelah infark miokardium.

KONTRA INDIKASI :
  • Pasien yang hipersensitif terhadap Isosorbid dinitrat. 
  • Keadaan anemia, hipotensi, shock kardiogenik.
  • Glaucoma : golongan nitrat meningkat tekanan intraokular.
  • Perdarahan otak : golongan nitrat meningkat tekanan cairan serebrospinal.

ATURAN PAKAI:
Tablet sublingual 5 mg dan 10 mg.
Pada serangan angina pektoris, 5 mg dilarutkan perlahan dalam mulut (di bawah lidah).
Untuk profilaksis tergantung pada keparahan penyakit, 5-10 mg 3 atau 4 kali sehari.
Untuk pengobatan kegagalan jantung 5-10 mg setiap 3-4 jam.
Untuk pencegahan serangan pada malam hari, 5-10 mg menjelang tidur.


EFEK SAMPING:
  • Yang sering terjadi: hipotensi ortostatik, kemerahan pada muka dan leher, sakit kepala, mual atau muntah dan nadi cepat.
  • Jarang terjadi: ruam kulit.

PERINGATAN DAN PERHATIAN:
  • Dapat menyebabkan toleransi silang terhadap Nitrat atau Nitrit lainnya.
  • Keamanan penggunaan pada wanita hamil belum diketahui. Isosorbid dinitrat boleh diberikan pada wanita hamil bila menurut dokter, keuntungan pengobatan lebih besar bila dibanding dengan kemungkinan resikonya.
  • Tidak direkomendasikan untuk anak-anak karena efektivitas dan keamanannya belum diketahui.
  • Tablet sublingual : tablet 10 mg diberikan dengan hati-hati pada pasien infark miokardial akut dan glaukoma.
  • Hati-hati bila diberikan pada penderita hipertrofi kardiomiopati.
  • Pada penderita dengan sirkulasi yang labil dapat terjadi kolaps vascular setelah pemberian dosis tinggi.

INTERAKSI OBAT:
  • Alkohol (dalam jumlah banyak ataupun sedikit), anti hipertensi, vasodilator : penggunaan bersamaan dapat mengintensifkan efek hipotensi ortostatik dari Isosorbid dinitrat.
  • Simpatomimetik (seperti Fenilefrin, Efedrin atau Epinefrin) : penggunaan bersamaan dapat mengurangi efek antiangina dari Isosorbid dinitrat.

KEMASAN / NO. REG. :
Tablet sublingual ISONAT 5 mg,
Dus berisi 5 strip @ 10 tablet/ DKJ0212520374A1

Tablet sublingual ISONAT 10 mg,
Dus berisi 5 strip @ 10 tablet/ DKJ0212520374B1

Simpan pada suhu di bawah 30° C, terlindung dari cahaya.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER 

PT. KIMIA FARMATbk.
BANDUNG - INDONESIA
Continue reading...

Thursday, July 24, 2014

Profertil

PROFERTIL®
tablets
Clomiphene Citrate USP

Composition
Each tablet contains:
Clomiphene Citrate USP ........................ 50 mg

Pharmacology
PROFERTIL® is chemically designated as 2- (p-(2-chloro-1, 2-diphenylvinyl) phenoxy) triethylamine dihydrogen citrate. PROFERTIL® is an agent with a relative specific action on systems affecting the reproductive organs both in men and women. It has been proved in experimental animals that PROFERTIL® (Clomiphene Citrate) possesses both estrogenic and antiestrogenic effects. Clinical experiments with PROFERTIL® (Clomiphene Citrate) showed that it is an effective inducer of ovulation in women and spermatogenesis in men (1). The proposed mechanism of induction of ovulation by PROFERTIL® is that it increases the plasma FSH (2) and LH (3) levels by preventing the inhibition of their secretion by estrogen or androgen. There is no clinical evidence that PROFERTIL® possesses any progestational or androgenic effects. It is beneficial therefore in the treatment of infertility due to lack of ovulation in women and oligospermia in men. PROFERTIL® is readily absorbed through the gastro-intestinal tract; it is slowly excreted by the liver into the biliary tract and is involved in the enterohepatic circulation.
The biological half life of PROFERTIL® (Clomiphene Citrate) ranges from 5 to 7 days.

Indications
PROFERTIL® is indicated for the treatment of infertility in women with amenorrhoeae. Stein-Leventhal syndrome. or functional uterine bleeding. in which lack of ovulation represents the problem. It is also indicated to stimulate sperm production in male infertility associated with oligospermia.

Contraindications
PROFERTIL® should not be administered to patients with hepatic insufficiency, pregnancy, and ovarial cysts. It should also not be given to patients with organic disorders of the pituitary. ovary or other reproductive organs.

Adverse reactions
Excessive enlargement of the ovaries and ovarial cysts formation represent the common features encountered when doses of 100 to 200 mg daily are given for 2 to 3 weeks. But these untoward effects can be minimized by decreasing the dose to 50 mg daily without significantly altering the effectiveness of therapy.
The other side effects such as hot flashes, gastro-intestinal complaints, skin rashes may sometimes occur in sensitive individuals. Blurred vision, headache, and insomnia have also been reported in some cases.

Precautions
Accurate obstetrical and gynecological examinations should be exercised in selecting the proper candidates for PROFERTIL® therapy. Patients should be warned of the possibility of multiple pregnancy. They should also be warned about the possibility of blurred vision and should be told to stop the drug and report immediately to their physicians if any visual symptoms occur.

Dosage
The recommended dosage of PROFERTIL® in the treatment of anovulatory infertility is 1 tablet daily for 5 days starting on the 5th day of menstrual cycle or any time in case of amenorrhoeae.
Ovulation usually occurs, within 6 to 10 days after the last dosage of PROFERTIL®. If ovulation does not occur. further courses of 1 tablet twice daily for 5 days may be given. If pregnancy fails to occur after 6 courses of treatment, further courses are unlikely to be successful. In cases of oligospermia the recommended dosage of PROFERTIL® is 1 tablet daily for 40 to 90 days. The increase of sperm-count may be detected within 4 to 5 weeks after the start of therapy (4, 5, 6).

Presentation
Box of 1 strip x 10 tablets in strip: Reg. No. DKL 8511603410A1

References
1. Shirai, E. et al., Fertility and Sterility, 1972, 5, 331.
2. Jacobson, A., Obsted. Gynec., 1968, 102 - 284.
3. Jacobson. A. et al., Amer. J. Obsted Gynec., 1968, 101, 1025.
4. Halim. A. et al., Proc. Roy. Soe. Med., 1973, 66, 373.
5. Schellen, TMCM and Beck, JHMM: Fertility and Sterility, 1974, 25, 407.
6. Jungck, E.C. et al., Fertility and Sterility. 1964, 15, 40.


Continue reading...

Wednesday, July 23, 2014

Ossopan 800

Ossopan® 800
ossein-hydroxyapatite-compound (OHC)
Kaplet salut selaput

KOMPOSISI
Tiap kaplet salut gula mengandung:
ossein-hydroxyapatite compound (OHC) 830 mg terdiri dari:
Peptida / protein non-kolagen75mg
} Setara dengan ± 291 mg Ossein
collagen216mg
calcium178mg} Setara dengan ± 444 mg Hydroxyapatite
phosphorus82mg

FARMAKOLOGI
Ossopan® 800 adalah preparat untuk membantu metabolisme pertumbuhan tulang yang mengandung microcrystalline hydroxyapatite dalam suatu matrix protein. Ossopan® 800 merupakan sumber mineral yang sesuai dengan komposisi jaringan tulang seperti calcium, phosphorus dan trace element bersama-sama dengan senyawa organik yang terutama terdiri atas collagen, aminoacid dan glycosaminoglycan dalam perbandingan yang alamiah.
Ossopan® 800 dapat juga digunakan untuk mengatur keseimbangan Ca / P selama kehamilan, masa menyusui dan patah tulang.

INDIKASI
Ossopan® 800 diindikasikan pada pasein yang menderita osteoporosis dari berbagai sebab:
  • Osteoporosis primer (pre-, peri, pascamenopausal, lanjut usia).
  • Osteoporosis sekunder (karena pengobatan kortikoid, heparin, imobilisasi, rematoid artritis, penyakit hati dan ginjal, hiperparatiroid, osteogenesis imperfekta yang tidak sempurna). 
  • Pengobatan awal pada pasien dengan meningkatnya resiko osteoporosis.

POSOLOGI
Osteoporosis:
Sehari 2 kali, 2 - 4 kaplet salut selaput.

PERINGATAN DAN PERHATIAN
Pada pasien dengan kecenderungan pengkristalan urin, dosis yang digunakan harus dengan petunjuk dokter. Pada kerusakan fungsi ginjal, pemakaian jangka panjang dengan dosis yang tinggi harus dihindari. Penggunaan pada masa kehamilan belum menunjukkan gangguan pada janin. Hati-hati pemakaian pada penderita paraplegia.

EFEK SAMPING
Imsomnia, gemetar, mydriasis, dan euphoria.

KONTRAINDIKASI
Pasien yang menderita hiperkalsemia dan hiperkalsiurea berat.
Hipersensitif terhadap salah satu komponen.

INTERAKSI OBAT
Absorpsi besi dan tetrasiklin berkurang bila digunakan bersamaan dengan Ossopan® 800 dengan terbentuknya chelate yang sukar terabsorpsi. Pada kasus serupa ini disarankan untuk pemakaian Ossopan® 800 sekitar 4 jam sesudahnya.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER 
Simpan pada suhu 25° - 30° C

KEMASAN
Box isi 6 blister @ 10 kaplet salut selaput
Reg.No.: DKL 0104517109Al

Diproduksi oleh:
PT Prafa
Citeureup, Bogor-Indonesia

Untuk:
Darya-Varia
LABORATORIA
Gunung Putri, Bogor-Indonesia

Atas lisensi dari:
Pierre Fabre Medicament
45 Place Abel Gance,
92100 Boulogne-Billancourt, France
Continue reading...

Tuesday, July 22, 2014

Tarivid Otic Solution

TARIVID®
Ofloxacin
Otic Solution

Composition
Each mL of solution contains:
Ofloxacin ................................................. 3.0 mg

Pharmacology
Ofloxacin which is considered to specifically affect DNA gyrase and inhibit DNA synthesis in microorganism is bactericidal and causes bacteriolysis at MIC80.
Ofloxacin has a wide range of antibacterial spectrum against various gram-positive and gram-negative bacteria. MIC80 of ofloxacin against clinical isolates including Staphylococcus sp., Streptococcus sp., Proteus sp., Pseudomonas aeruginosa, and Haemophilus influenzae in otitis media and otitis externa was one fourth of cefmenoxime and one sixtyfourth of fosfomycin, thus indicating an excellent antibacterial effects. Especially, MIC80 of ofloxacin against Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa, major causal bacteria, in otitis media and otitis externa were one fourth and one eight of cefmenoxime, and one sixtyfourth and one thirtysecond of fosfomycin, respectively.
When 0.3% ofloxacin solution was instilled into the middle ear at 10 drops per administration and allowed to maintain twice a day for 7 days (totally 14 times) in adult patients, the serum concentration in 30 minutes after administration ranged from 0.009 to 0.012 μg/mL, showing a low value. Furthermore, when a single administration of ofloxacin solution at 5 drops per administration was instilled into the cavity of the middle ear and allowed to maintain in children, the serum concentration in 120 minutes after administration was 0.013 μg/mL of lower, similarly showing a low value.
When 0.3% ofloxacin solution was instilled into the middle ear at 10 drops per administration and allowed to maintain twice a day for 10 days (totally 19 times) in adult patients, the concentration in the mucosa of the middle ear in 90 minutes after administration was 20 μg/g, and a single administration of 0.1 % ofloxacin solution at 10 drops was instilled, the concentration in the otorrhea in 30 minutes after administration ranged from 107 to 610 μg/mL, showing a high value.

Indication
- Chronic Suppurative otitis media
- Otitis externa

Contraindications
Patients with hypersensitivity to ofloxacin

Dosage and administration
For adults, 6 to 10 drops of TARIVID® otic solution is usually applied into the ear twice a day. The eardrop should be aliowed to maintain in the ear lor 10 minutes. Dosage should be adjusted according to the severlty of syrnptorns.
For children, dosage should be decreased.

Warnings and precautions
1. TARIVID® otic solution should not be administered for more than 4 weeks.
2. Use only for instillation.
3. Topical therapy by the instillation of this agents is generally applicable when inflammation is localized in the mucosa of the middle ear in patients with tympanitis. When inflammation is extended into the region around the tympanum, systemic therapy with oral agents should be considered in combination with topical therapy.
4. If the solution is cold, dizziness may occur. Thus, use the drug at a temperature as similar to that of the body temperature as possible.
5. For children, oral administration of ofloxacin is a contraindication, since oral ofloxacin can produce arthropathy in immature animals and the safety in children has not been established. However, when this agent was topically instilled and allow to maintain in the ear, the peak blood concentration was 1/100 compared to that of oral administration. Safety has been confirmed in the clinical trials in children, and it s possible to use this agent for children.

Adverse reactions
In the general clinical trials and double-blind comparative study on otitis media or otitis externa, adverse reactions were observed in 2 cases (0.5%), such as earaches (0.5%, 2 cases) and itching (0.2%, 1 case) in the 424 patients Iincluding 110 children (15 years old or younger). No adverse reactions were observed in the children. Laboratory examinations were performed in 52 patients, revealing no abnormal changes. In addition, audiometry was also performed in 100 patients and no cases of hearing reduction were observed.

Presentation
Box of 1 plastic bottle @ 5 mL
Reg. No. DKL0911639548A1

Store below 30°C.

ON MEDICAL PRESCRIPTION ONLY.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

Manufactured by:
Santen Pharmaceutical Co. Ltd., Ishikawa - Japan
For: DAIICHI SANKYO CO. , LTD., Tokyo - Japan

Imported and repacked by:
PT KALBE FARMA Tbk., Bekasi - Indonesia

Continue reading...

Monday, July 21, 2014

Serum Anti Tetanus

SERUM ANTI TETANUS

Serum anti tetanus ini dibuat dari plasma kuda yang dikebalkan terhadap toksin tetanus. Plasma ini dimurnikan dan dipekatkan serta mengandung fenol 0,25% sebagai bahan pengawet.

Tujuan dan dosis
Pengebalan pasif dengan serum anti tetanus bertujuan sebagai pencegahan pada seseorang yang belum pernah dikebalkan secara aktif dengan vaksin jerap tetanus. Pengebalan ini akan membeli proteksi terhadap tetanus selama tidak lebih dari 2 - 3 minggu.
Disamping itu serum anti tetanus juga diberikan untuk pengobatan tetanus, dosisnya tergantung dari keadaan penderita.

Dosis dan cara pemakaian:
- Pencegahan tetanus
  • 1 dosis profilaktik (= 1.500 U.I.) atau lebih, diberikan intramuskuler secepat mungkin kepada seseorang yang luka dan mendapat pencemaran dengan tanah, debu jalan atau lain-lain bahan yang dapat menyebabkan infeksi dengan CI tetani.
  • Dua minggu kemudian dilanjutkan dengan pengebalan aktif dengan vaksin jerap tetanus, supaya jika mendapat luka lagi tidak perlu diberi serum anti tetanus profilaktik, tetapi cukup dibeli booster vaksin jerap tetanus.

- Pengobatan tetanus
  • 1 dosis atau lebih serum anti tetanus dari 10.000 atau 20.000 U.I., intramuskuler, tergantung dari keadaan penderita.

Gejala-gejala sampingan 
Gejala sampingan yang dapat timbul adalah reaksi alergik berupa:
  • Reaksi anafilaktik (anaphylactic shock) dapat timbul dengan segera pada seseorang yang pernah mendapat suntikan serum kuda sebelumnya.
  • Penyakit serum (serum sickness). Pada seseorang yang rentan terhadap serum kuda. Reaksi yang hebat kadang-kadang fatal dapat terjadi kurang lebih 5 hari setelah mendapat suntikan dengan serum anti tetanus, dengan gejala-gejala kenaikan suhu, eksantema, sesak nafas dan lain-lain gejala alergi.
Sebelum memberi suntikan serum anti tetanus dengan dosis penuh, sebaiknya setiap penderita terutama mereka yang tersangka mempunyai penyakit alergi (asthma, dll.), dites "hypersensitivity" subkutan lebih dahulu.

Perhatian
Harus dengan resep dokter.

Penyimpanan dan tanggal daluwarsa
Harus disimpan di tempat yang kering dan sejuk pada suhu 2° - 8°C, dalam lemari es biasa, jangan di dalam "freezer".
Serum anti tetanus ini masih dapat dipakai sampai 2 tahun sesudah tanggal pembuatan.

Kemasan
Untuk pencegahan:
- ampul berisi 1.500 U.I. Reg. No. GKL 8502903543Al

Untuk pengobatan:
- ampul berisi 10.000 U.I. Reg. No. GKL 8502903543B1
- botol berisi 20.000 U.I. Reg. No. GKL 8502903543C1

BIO FARMA
BANDUNG - INDONESIA
Continue reading...
 

Followers

Add to Technorati FavoritesTopOfBlogsobat, info, tablet,syrup, injection, ampul, cream, ointment, solution, blogarama - the blog directoryBlog Directory & Search engineMedicine Blogs - Blog Catalog Blog Directory Health Free Page Rank ToolPowered by  MyPagerank.Net Ping your blog, website, or RSS feed for Free
review http://www.obatinfo.com on alexa.com

Masukkan alamat email anda di bawah ini untuk mendapatkan informasi obat terbaru

   

ObatInfo.com hanya memberikan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat serta dari berbagai sumber. Informasi-informasi di ObatInfo.com tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter anda, bila memiliki masalah kesehatan. ObatInfo.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/ penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan disini.

ObatInfo.com | all about drugs Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts