Sunday, December 20, 2009

Prosogan FD

PROSOGAN FD
TABLET
LANSOPRAZOLE 15 dan 30 mg

Komposisi
Prosogan FD tablet 15 & 30 mg berupa tablet biasa berwarna putih sampai putih kekuningan dengan bintik-bintik berwarna merah orange sampai coklat tua, setiap tablet mengandung lansoprazole 15 mg dan 30 mg.

Cara kerja
Prosogan FD tablet adalah golongan penghambat pompa proton. Lansoprazole bekerja secara spesifik menghambat (H+ /K+) ATPase (pompa proton) dari sel parietal di lambung, tahap akhir pada pembentukan asam.
Lansoprazole memperlihatkan bioavailabilitas yang tinggi (80-90%) pada pemberian dosis tunggal. Sebagai hasilnya penghambatan asam yang efektif dicapai dengan cepat. Kadar puncak plasma dicapai dalam 1,5 sampai 2 jam.
Waktu paruh eliminasi plasma berkisar antara 1 sampai 2 jam pada dosis tunggal atau dosis ganda pada subyek yang sehat. Tidak pernah ada kasus akumulasi akibat dosis ganda pada subyek yang sehat. Ikatan protein plasma sekitar 97%.

Indikasi
  • Ulkus duodenum.
  • Ulkus gaster benigna.
  • Refluks esophagitis.
  • Pengobatan ulkus gaster akibat penggunaan NSAID.

Dosis dan cara pemberian
Dosis :

  • Ulkus duodenum : Prosogan FD tablet 30 mg sekali sehari selama 4 minggu.
  • Ulkus gaster benigna : Prosogan FD tablet 30 mg sekali sehari selama 8 minggu.
  • Refluks esophagitis : Prosogan FD tablet 30 mg sekali sehari selama 4 minggu.
  • Pengobatan ulkus gaster akibat penggunaan NSAID : Prosogan FD tablet 30 mg sekali sehari selama 8 minggu.

Cara pemberian
Pemberian oral
Prosogan FD tablet diletakkan di atas lidah dan dihisap perlahan-lahan. Tablet hancur di dalam mulut dengan cepat, melepaskan mikrogranul yang tahan asam yang kemudian ditelan dengan saliva. Alternatif lain tablet dapat ditelan seluruhnya dengan air minum.
Tablet tidak boleh dihancurkan atau dikunyah.
Untuk mencapai efek penghambatan asam yang optimal dan kesembuhan yang cepat dan hilangnya gejala-gejala, lansoprazole sebaiknya diberikan sekali sehari pada pagi hari sebelum makan.
Alternatif pamberian untuk pasien yang memiliki kesulitan menetan tablet maka Prosogan FD tablet dapat diberikan dengan cara lain seperti:

Pemberian dengan nasogastric tube
Untuk pemberian dengan nasogastric tube, Prosogan FD tablet dapat diberikan seperti berikut:

  • Masukkan Prosogan FD tablet 15 mg dalam syringe dan tambahkan air 4 ml, atau masukkan Prosogan FD tablet 30 mg dalam syringe dan tambahkan air 10 ml
  • Kocok agar terdispersi dengan cepat
  • Setelah tablet terdispersi kemudian masukkan ke dalam lambung melalui nasogastric tube dalam 15 menit
  • Bilas syringe dengan kurang lebih 5 ml air, kocok, dan alirkan melalui nasogastic tube
  • Orang tua: tidak periu penyesuaian dosis. Dosis normal harian dapat diberikan.
  • Gangguan fungsi hati dan ginjal : Prosogan FD tablet pada dasarnya dimetabolisme oleh hati. Penelitian klinis pada pasien-pasien penyakit hati memperlihatkan bahwa metabolisme lansoprazole diperpanjang pada pemberian dosis sekali sehari 30 mg pada pasien dengan gangguan fungsi hati berat. Oleh karena itu direkomendasikan untuk pasien dengan penyakit hati berat dosis individual disesuaikan sampai 15 mg atau 30 mg sekali sehari.
    Pasien harus diperhatikan dengan baik dan dosis tidak boleh melebihi 30 mg sehari.
  • Tidak perlu merubah dosis pada pasien dengan gangguan fungsi hati yang ringan sampai sedang atau gangguan fungsi ginjal.

Kontraindikasi
Penderita yang diketahui hipersensitif terhadap komponen obat.

Efek yang tidak diinginkan
Prosogan FD tablet dapat ditolerir dengan baik, efek yang tidak diinginkan yang timbul umumnya ringan dan bersifat sementara.
Efek yang tidak diinginkan yang paling umum dilaporkan adalah : sakit kepala, pusing, lelah dan perasaan tidak enak.
Efek gastrointestinal termasuk diare, konstipasi, nyeri abdomen, mual, muntah, kembung, mulut dan tenggorokan kering dan sakit.
Seperti pada obat penghambat pompa proton lainnya, walaupun sangat jarang, kasus kolitis pernah dilaporkan. Pada kasus diare yang parah dan/atau berkelanjutan, pengnentian obat harus dipertimbangkan. Pada kebanyakan kasus gejala tersebut dapat diatasi dengan penghentian terapi.
Perubahan nilai tes fungsi hati dan, walaupun sangat jarang, ikterus atau hepatitis pernah dilaporkan.
Reaksi dermatologi termasuk ruam kulit, urtikaria dan pruritus. Pada umumnya membaik dengan penghentian terapi. Reaksi dermatologi yang serius jarang terjadi tetapi pernah dilaporkan seperti sindrom Steven-Johnson, nekrolisis epidermal toksis dan eritematous atau kulit melepuh termasuk eritema multiforme.
Kasus kerontokan rambut dan fotosensitif juga pernah dilaporkan.
Reaksi hipersensitif lainnya termasuk angioedema, nafas berbunyi, dan sangat jarang terjadi anafilaksis. Kasus nephritis interstitial pernah dilaporkan yang kadang-kadang dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
Efek hematologi (trombositopenia, agranulositosis, eosinofilia, leukopenia dan pansitopenia) jarang terjadi. Pernah dilaporkan juga memar, purpura dan petekia.
Reaksi lainnya seperti artralgia, mialgia, depresi, udema perifer dan, jarang terjadi, parestesia, penglihatan kabur, gangguan indera pengecap, vertigo, bingung dan halusinasi. Ginekomastia dan impotensi dilaporkan jarang terjadi.

Perhatian
Seperti umumnya pada pengobatan dengan anti-ulkus, kemungkinan keganasan harus disingkirkan biia dicurigai ulkus gaster karena pemberian obat akan meredakan gejala-gejala dan memperlambat diagnosis.
Hal yang sama, kemungkinan penyakit serius seperti keganasan harus disingkirkan sebelum pengobatan dispepsia awal, terutama pada pasien dengan usia menengah dan lanjut yang memiliki perubahan gejala dispeptik yang baru atau belum lama.
Prosogan FD tablet harus diberikan secara hati-hati pada pasien dengan disfungsi hati yang berat. Pasien harus diperhatikan dengan baik, dan dosis tidak boleh melebihi 30 mg sehari.
Menurunnya keasaman lambung akibat suatu tindakan, termasuk penghambat pompa proton, meningkatkan jumlah bakteri di lambung yang secara normal ada di saluran pencemaan. Pengobatan dengan penghambat sekresi asam ksmungkinan dapat menyebabkan sedikit meningkatnya risiko infeksi gastrointestinal seperti oleh Salmonella dan Campylobacter.

Penggunaan pada wanita hamil dan menyusui:
Belum ada data yang cukup tentang penggunaan Prosogan FD tablet pada wanita hamil. Pada percobaan binatang, tidak terdapat efek teratogenik.
Penelitian reproduksi pada tikus dan kelinci dengan Prosogan FD tablet dosis tinggi menyebabkan sedikit penurunan harapan hidup dan berat badan bayi binatang tersebut.
Penggunaan Prosogan FD tablet harus dihindari pada wanita hamil.
Pada percobaan binatang memperlihatkan Prosogan FD tablet disekresi melalui air susu. Tidak ada informasi mengenai sekresi Prosogan FD tablet pada air susu ibu. Pemakaian Prosogan FD tablet selama menyusui harue dihindari, kecuali bila dianggap penting.

Interaksi obat
Prosogan FD tablet dimetabolisme di hati dan hasil studi menunjukkan Prosogan FD tablet merupakan penginduksi yang lemah dari sitokrom P450. Oleh sebab itu ada kemungkinan interaksi dengan obat-obat yang dimetabolisme di hati.
Pengawasan terhadap pasien harus dilakukan pada pemberian tansoprazole dengan kontrasepsi oral dan preparat seperti fenltoin, karbamazepin, teofilin, atau warfarin.
Tidak menimbulkan efek klinis yang bermakna dengan obat-obat anti-inflamasi nonsteroid atau diazepam.
Antasid dan sukralfat dapat mengurangi bioavailabilitas Prosogan FD tablet dan jangan diberikan antara satu jam setelah minum Prosogan FD tablet.

Overdosis
Tidak ada laporan efek overdosis, namun demikian pemberian Prosogan FD tablet sampai dengan dosis 120 mg sehari tidak menimbulkan efek samping yang bermakna. Jika terjadi efek karena dosis berlebih dapat dilakukan pengobatan simtomatis dan suportif.

Data keamanan preklinis
Tumor lambung pernah ditemukan pada penelitian jangka panjang pada tikus.
Studi jangka panjang pada tikus, terjadi peningkatan kejadian atropi retina.
Kelainan yang umumnya terjadi pada tikus albino tidak terjadi pada monyet atau anjing atau penelitian seumur hidup pada mencit. Perubahan ini dipertimbangkan hanya spesifik pada tikus. Tidak dijumpai adanya pengobatan tertentu terkait dengan perubahan yang terjadi akibat pemakaian lansoprazole jangka panjang.

Penyimpanan
Disimpan pada suhu di bawah 25°C, setelah kantong alufoll dibuka obat harus habis dalam waktu 3 bulan,

Masa kadaluarsa
3 tahun.

Kemasan
Dus berisi 2 blister @ 14 tablet.

No. Registrasi
Prosogan FD tablet 15 mg, No. Reg. DKI0370700710A1.
Prosogan FD tablet 30 mg, No. Reg. DKI0370700710B1.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Dibuat oleh Takeda Pharmaceutical Company Limited, Osaka, Jepang
Diimpor dan dikemas oleh PT. Takeda Indonesia, Bekasi, Indonesia

0 comments:

Post a Comment

Anda bisa berpartisipasi di sini dengan mengirimkan komentar, ulasan atau pengalaman anda sebagai konsumen dari produk ini.

You can participate here to submit comments, reviews or your experience as a consumer of this product

 

Followers

Add to Technorati FavoritesTopOfBlogsobat, info, tablet,syrup, injection, ampul, cream, ointment, solution, blogarama - the blog directoryBlog Directory & Search engineMedicine Blogs - Blog Catalog Blog Directory Health Free Page Rank ToolPowered by  MyPagerank.Net Ping your blog, website, or RSS feed for Free
review http://www.obatinfo.com on alexa.com

Masukkan alamat email anda di bawah ini untuk mendapatkan informasi obat terbaru

   

ObatInfo.com hanya memberikan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat serta dari berbagai sumber. Informasi-informasi di ObatInfo.com tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter anda, bila memiliki masalah kesehatan. ObatInfo.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/ penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan disini.

ObatInfo.com | all about drugs Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts