Monday, March 18, 2013

Kalitake

Kalitake® 
Calcium polystyrene sulphonate 

Komposisi: 
Tiap sachet mengandung :
Kalsium polistirene sulfonate ...................... 5 g

Farmakologi: 
Kalitake mengandung ion Ca2+ dalam grup radikal resin sulfonate yang merupakan kopolimer styrene divinil benzene. Dengan mekanisme kerja sebagai resin penukar ion. Kalitake melepaskan ion Ca2+ dan mengikat ion K+ melalui adsorpsi.
Pada konsumsi per oral, obat ini mengakibatkan terjadinya proses pertukaran ion dalam traktus gastrointestinalis, diekskresi dalam feses. Kalitake tidak mempengaruhi aktivitas motorik spontan.
Dalam larutan Tyrode, Kalitake mengakibatkan peningkatan bermakna ion Ca2+ dan penurunan Mg2+ dan Na+ sampai 10%. Kalitake mengakibatkan eliminasi ion K+ pada pasien gagal ginjal.

Indikasi: 
Hiperkalemia sebagai akibat gagal ginjal akut dan kronis.

Kontra Indikasi: 
- Hipertiroid
- Mieloma multiple
- Sarkoidosis atau metastasis karsinoma dengan gagal ginjal dan hiperkalsemia
- Kadar kalium/potassium serum kurang dari 5 mmol/L
- Riwayat hipersensitivitas terhadap resin polistirene sulfonate

Dosis: 
Dewasa: Dosis lazim 15 g sehari, terbagi dalam 3 atau 4 kali pemberian.
Dosis dapat disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit disuspensikan dalam 30-50 mi air.

Peringatan dan Perhatian: 
  • Selama pemberian Kalitake, harus dilakukan monitoring terhadap kadar kalsium dan potassium serum.
  • Perlu dipikirkan akan kemungkinan adanya kekurangan kadar potassium dalam jumlah besar dan kecukupan digoxin secara klinis dan biokimiawi. Pemberian resin sebaiknya dihentikan bila kadar potassium serum turun mencapai 5 mmol/L
  • Monitoring kadar kalsium serum untuk mendeteksi adanya potensi dini terjadinya hiperkalsemia dan mencegah terjadinya hipokalsemia. Dapat juga terjadi hipomagnesemia sehingga perlu juga dilakukan monitoring terhadap kadar magnesium serum.
  • Bila terjadi konstipasi yang bermakna secara klinis, pemberian dihentikan sampai gerakan usus kembali normal. Hindari pemberian laxative yang mengandung magnesium.
  • Pemberian per oral dilakukan secara hati-hati untuk mencegah terjadinya aspirasi yang dapat mengakibatkan komplikasi bronkopulmonalis.
  • Pemberian sorbitol bersamaan dengan polistirene sulfonate per oral atau enema telah diduga sebagai faktor dalam kasus terjadinya nekrosis kolon. Walaupun belum terbukti adanya hubungan sebab akibat, tetapi disarankan tidak memberi sorbitol bersama dengan kalsium polistirene sulfonate.
  • Efek resin kalsium dalam menurunkan potassium serum membutuhkan waktu berjam-jam hingga berhari-hari. Sehingga pengobatan secara tunggal dengan obat ini mungkin kurang cukup untuk mengkoreksi hiperkalemia derajat tinggi secara cepat, yang terjadi pada keadaan yang mengakibatkan terjadinya pemecahan jaringan secara cepat,seperti luka bakar atau trauma. Dalam kasus tersebut, dianjurkan juga untuk dilakukan dialisis. Bila terjadi krisis hiperkalemia yang mengarah ke keadaan emergensi, pengobatan segera dengan sodium bikarbonat intravena diperlukan untuk menurunkan kadar potassium serum secara cepat dan singkat sementara pengobatan lain untuk menurunkan kadar potassium serum jangka panjang disiapkan.
Efek samping : 
  • Traktus gastrointestinalis : Dapat terjadi konstipasi dan lebih jarang nausea, vomitus, anoreksia dan dispepsia
  • Elektrolit, Kadang terjadi hipokalemia, harus dilakukan monitoring terhadap kadar kalium serum dan jika perlu dosisnya dikurangi/ dihentikan
  • Dapat juga terjadi hiperkalsemia
Interaksi Obat: 
  • Kekurangan kadar potassium serum dapat meningkatkan probabilitas terjadinya intoksikasi digitalis.
  • Pemberian bersamaan dengan obat/ cairan yang mengandung kation dapat mengurangi efektivitas pengikatan resin kalsium terhadap potassium.
  • Aluminium hidroksida. Pernah dilaporkan adanya obstruksi intestinal akibat pemberian resin bersamaan dengan pemberian aluminium hidroksida.
  • Digoksin. Efek toksik digoksin terhadap jantung, aritmia ventrikel dan depresi nodus AV, dapat dipicu oleh hipokalemia dan/atau hiperkalsemia.
Kemasan: 
Dus isi 20 sachet @ 5 g. No. Reg: DKL 8820708523 A1

Simpan dalam tempat yang sejuk dan kering 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER 

Dipasarkan Oleh :
PT. Dipa Pharmalab Intersains

Diproduksi:
PT. Prafa
Citeureup, Bogor - Indonesia

Dibawah Supervisi:
Kowa Company Limited
Japan

0 comments:

Post a Comment

Anda bisa berpartisipasi di sini dengan mengirimkan komentar, ulasan atau pengalaman anda sebagai konsumen dari produk ini.

You can participate here to submit comments, reviews or your experience as a consumer of this product

 

Followers

Add to Technorati FavoritesTopOfBlogsobat, info, tablet,syrup, injection, ampul, cream, ointment, solution, blogarama - the blog directoryBlog Directory & Search engineMedicine Blogs - Blog Catalog Blog Directory Health Free Page Rank ToolPowered by  MyPagerank.Net Ping your blog, website, or RSS feed for Free
review http://www.obatinfo.com on alexa.com

Masukkan alamat email anda di bawah ini untuk mendapatkan informasi obat terbaru

   

ObatInfo.com hanya memberikan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat serta dari berbagai sumber. Informasi-informasi di ObatInfo.com tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter anda, bila memiliki masalah kesehatan. ObatInfo.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/ penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan disini.

ObatInfo.com | all about drugs Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts