Recent Posts

Recent Comments

Sunday, June 30, 2013

Mucera

MUCERA®

KOMPOSISI:
Tiap tablet mengandung:
Ambroxol HCl ....................................... 30 mg
Tiap 5 ml sirup forte mengandung:
Ambroxol HCl ....................................... 30 mg
Tiap 5 ml sirup mengandung:
Ambroxol HCl ....................................... 15 mg
Tiap ml oral drops mengandung:
Ambroxol HCl ....................................... 15 mg

CARA KERJA OBAT :
Ambroxol mempunyai sifat sekretolitik dapat mempermudah pengeluaran sekret yang kental dan lengket di dalam saluran pernafasan.

INDIKASI:
Sebagai sekretolitik pada gangguan saluran nafas akut dan kronis khususnya pada eksaserbasi bronkitis kronis dan bronkitis asmatik dan asma bronkial.

KONTRAINDIKASI :
Hipersensitif terhadap Ambroxol.

EFEK SAMPING :
  • Reaksi intoleran setelah pemberian Ambroxol pernah dilaporkan tetapi jarang.
  • Efek samping yang ringan pada saluran cerna pernah dilaporkan pada beberapa pasien.
  • Reaksi alergi dapat terjadi dalam keadaan yang jarang dan beberapa pasien yang terkena alergi juga menunjukkan reaksi alergi terhadap obat-obat lain. Reaksi yang ditemukan. pada kulit, pembengkakan wajah, dyspnea, demam.
  • Tidak diketahui efeknya terhadap kemampuan mengendarai atau menjalankan mesin.
PERINGATAN DAN PERHATIAN :
Ambroxol hanya dapat digunakan selama kehamilan (terutama trimester awal) dan menyusui jika memang benar-benar diperlukan. Pemakaian selama kehamilan dan menyusui masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Ambroxol tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang lama tanpa konsultasi dokter. Dalam beberapa kasus insufisiensi ginjal, akumulasi dari metabolit Ambroxol terbentuk di hati.

INTERAKSI OBAT :
Pemberian bersamaan dengan antibiotika (Amoxycillin, Cefuroxime, Erythromycin, Doxycycline) menyebabkan peningkatan penerimaan antibiotika ke dalam jaringan paru-paru.

DOSIS:
Tablet
Dewasa dan anak di atas 12 tahun:1 tablet, 2 - 3 kali sehari
Anak 6 - 12 tahun:½ tablet, 2 - 3 kali sehari
Sirup forte 30 mg/5 ml
Dewasa dan anak di atas 12 tahun:5 ml (1 sendok takar), 2 - 3 kali sehari
Anak 6 - 12 tahun:2,5 ml (½ sendok takar), 2-3 kali sehari
Sirup 15 mg/ 5 ml
Anak6 -12 tahun :5 ml (1 sendok takar), 2 - 3 kali sehari
2 - 6 tahun :2,5 ml (½ sendok takar), 3 kali sehari
‹ 2 tahun:2,5 ml (½ sendok takar), 2 kali sehari
Oral drops
Anak6-12 tahun:1 ml, 2-3 kali sehari
2 - 6 tahun:0,5 ml, 3 kali sehari
‹ 2 tahun:0,5 ml, 2 kali sehari
Dapat dicampur bersama dengan sari buah, susu atau air.

OVER DOSIS:
Belum pernah dilaporkan, seandainya terjadi berikan terapi simptomatik.

PENYIMPANAN :
Simpan di tempat sejuk (15°-25°C) dan kering, terlindung dari cahaya.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

KEMASAN DAN NO. REGISTRASI :
MUCERA® tablet:Box isi 10 strip @ 10 tablet/ DKL9118808110A1
MUCERA® sirup:Botol isi 60 ml/ DKL0018816637A1
MUCERA® forte sirup:Botol isi 60 ml/ DKL0418816637B1
MUCERA® oral drops:Botol isi 15 ml/ DKL0418818836A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

PT Otto Pharmaceutical Industries
BANDUNG-INDONESIA

Continue reading...

Saturday, June 29, 2013

Intunal

INTUNAL® SIRUP, KAPLET
INTUNAL FORTE® TABLET

  • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal ephedrin, pseudoephedrin, phenilephrin), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat Monoamin Oxidase (MAO).
  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih (over weight) atau penderita usia lanjut.
  • Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.

KOMPOSISI:
Tiap 5 ml INTUNAL® sirup mengandung:
Paracetamol125mg
Phenylpropanolamine HCl3,5mg
Dexchlorpheniramine Maleat                      0,5mg
Dextrometorphan HBr3,5mg
Glyceryl guaiacolate50mg

Tiap INTUNAL® kaplet mengandung,
Paracetamol300mg
Phenylpropanolamine HCl12,5mg
Dexchlorpheniramine Maleat                      1mg
Dextrometorphan HBr10mg
Glyceryl guaiacolate50mg

Tiap INTUNAL® - Forte tablet mengandung,
Paracetamol500mg
Phenylpropanolamine HCl15mg
Dexchlorpheniramine Maleat                      2mg
Dextrometorphan HBr15mg
Glyceryl guaiacolate50mg

CARA KERJA OBAT:
Bekerja sebagai analgesik-antipiretik, ekspektoran, antihistamin, antitusif dan dekongestan hidung.

INDIKASI:.
Untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

KONTRA INDIKASI:
  • Lihat Box Warning.
  • Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus.
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
  • Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.
EFEK SAMPING:
  • Mengantuk, gangguan pencernaan, gangguan psikomotor, takikardia, aritmia, mulut kering, palpitasi, retensi urin.
  • Penggunaan dosis besar dan jangka penjang menyebabkan kerusakan hati.

PERINGATAN DAN PERHATIAN:
  • Lihat Box Warning.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid dan retensi urin.
  • Tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat yang menekan susunan saraf pusat.
  • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Hati-hati untuk penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
  • Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal asma, emfisema).
INTERAKSI OBAT:
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.

ATURAN PAKAI:
Dewasa:
1 kaplet 3 kali sehari
1 tablet 3 kali sehari
4 sendok takar (20 ml) 3 kali sehari

Anak-anak 6 - 12 tahun:
½ kaplet 3 kali sehari
½ tablet 3 kali sehari
2 sendok takar (10 ml) 3 kali sehari

KEMASAN:
INTUNAL® Sirup
Botol, isi 60 ml No. Reg. : DTL 8915607237 Al
INTUNAL® kaplet
Dus, isi 25 catch cover @ 4 kaplet No. Reg. : DTL 7815602904 Al
INTUNAL® Forte tablet
Dus, isi 25 catch cover @ 4 tablet No. Reg.: DTL 7815615410 Al

Simpan pada suhu kamar (25 - 30)° C, kering terlindung dari cahaya

p.t. meprofarm
BANDUNG - INDONESIA
Continue reading...

Friday, June 28, 2013

Nifudiar

NIFUDIAR®
Suspensi

KOMPOSISI:
Tiap sendok takar (5 ml) suspensi mengandung: Nifuroxazide 250 mg

CARA KERJA OBAT:

  • Nifuroxazide adalah senyawa nitrofuran yang memiliki efek bakterisidal terhadap Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Streptococcus, Staphylococcus dan Pseudomonas aeruginosa. Nifuroxazide bekerja lokal pada saluran pencernaan.
  • Aktifitas antimikroba Nifuroxazide lebih besar dari obat anti infeksi intestinal biasa seperti kloroyodokuin.
  • Pada konsentrasi encer (1 : 26.000) Nifuroxazide masih memiliki daya bakterisidal.


INDIKASI:
Diare yang disebabkan oleh E. coli dan Staphylococcus, kolopetis spesifik dan non spesifik, baik digunakan untuk anak-anak maupun dewasa.

KONTRA INDIKASI:
Hipersensitifitas terhadap Nifuroxazide dan komponen obat ini.

EFEK SAMPING:
Efek samping dapat ditoleransi dengan baik.
Dapat terjadi pengurangan flora mikroba normal, suatu gejala umum dalam penggunaan bakterisidal. Hal ini dapat kembali normal apabila pemberian Nifuroxazide dihentikan.

DOSIS:
Bayi di bawah 6 bulan : 1 sendok takar 2 kali sehari
Bayi di atas 6 bulan dan anak-anak : 1 sendok takar 3 kali sehari
Dewasa : 1 - 2 sendok takar, 3 kali sehari
Atau menurut petunjuk dokter.
(1 sendok takar = 6 ml)

KEMASAN:
Dus, Botol 60 ml
No. Reg.: DKL 0416618133 Al

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

KOCOK DAHULU SEBELUM DIPAKAI

Simpan pada suhu kamar (26 - 30)° C, kering dan terlindung dari cahaya

p.t. meprofarm
BANDUNG - INOONESIA

Continue reading...

Thursday, June 27, 2013

Dextrosin

DEXTROSIN® SIRUP


  • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal Ephedrine, Pseudoephedrine, Phenylephrine), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO) .
  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih (over weight) atau penderita usia lanjut.
  • Bila dalam 3 hari gejala-gejala tidak berkurang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.

KOMPOSISI:
Tiap 5 ml sirup (1 sendok takar) mengandung:
Dextromethorphan HBr15mg
Phenylpropanolamine HCl                                   12,5mg
Diphenhydramine HCl5mg
Glyceryl Guaiacolate50mg

CARA KERJA OBAT:
Bekerja sebagai antitusif, antihistamin, ekspektoran dan dekongestan hidung.

INDIKASI:
Untuk meringankan batuk dan pilek.

KONTRAINDIKASI :
  • Lihat Box Warning
  • Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus.
  • Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini.
EFEK SAMPING :
Mengantuk, gangguan pencernaan, gangguan psikomotor, takikardi, aritmia, mulut kering, palpitasi, retensi urin.

PERINGATAN DAN PERHATIAN :
  • Lihat Box Warning
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid dan retensi urin.
  • Tidak dianjurkan penggunaan pada anak usia dibawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
  • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Hati-hati untuk penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen). Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal: asma, emfisema).

INTERAKSI OBAT :
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.

DOSIS:
Dewasa: Sehari 3 kali 1 sendok takar
Anak 6 -12 tahun: Sehari 3 kali ½ sendok takar
Atau menurut petunjuk dokter.

PENYIMPANAN :
Simpan di tempat sejuk (15°-25°C) dan kering, terlindung dari cahaya.

KEMASAN DAN NO. REGISTRASI :
DEXTROSIN® sirup:
Botol isi 60 ml / DTL7218804037A1
Botol isi 120 ml / DTL7218804037Al

Dapat menyebabkan kantuk

P. No. 1
AWAS! OBAT KERAS
BACALAH ATURAN MEMAKAINYA

PT Otto Pharmaceutical Industries
BANDUNG - INDONESIA
Continue reading...

Wednesday, June 26, 2013

Ostarin

OSTARIN®
Suspensi/ Forte Suspensi

KOMPOSISI :
Tiap 5 ml suspensi mengandung: Ibuprofen 100 mg
Tiap 5 ml forte suspensi mengandung : Ibuprofen 200 mg

TINJAUAN UMUM :
Ibuprofen adalah golongan obat antiinflamasi non-steroid yang mempunyai efek sebagai analgesik (meringankan rasa sakit), anti-inflamasi (mengatasi radang) dan antipiretik (menurunkan demam). Ibuprofen memberikan efek analgesik dengan cara menghambat enzim siklooksigenase, yang mengakibatkan terhambatnya sintesis prostaglandin, zat yang bekerja salah satunya sebagai mediator peradangan. Antipiretik Ibuprofen bekerja di hipotalamus (pusat pengaturan suhu tubuh).

INDIKASI :
  • Menurunkan demam pada anak-anak.
  • Meringankan nyeri ringan sampai sedang, antara lain nyeri pada penyakit gigi atau pencabutan gigi, sakit kepala.
KONTRAINDIKASI :
  • Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap Ibuprofen dan obat anti-inflamasi non-steroid yang lain.
  • Penderita dengan ulkus peptikum (tukak lambung dan duodenum) yang berat dan aktif.
  • Penderita dimana bila menggunakan Asetosal atau obat antiinflamasi non-steroid lainnya akan timbul gejala asma, rinitis (selesma) atau urtikaria (kaligata).
  • Kehamilan trimester ketiga.
EFEK SAMPING :
  • Walaupun jarang terjadi, Ibuprofen dapat menimbulkan efek samping sebagai berikut : gangguan saluran pencernaan termasuk mual, muntah, nyeri lambung atau rasa panas pada perut bagian atas, diare, konstipasi dan perdarahan lambung.
  • Juga pernah dilaporkan terjadi kemerahan pada kulit, bronchospasme (penyempitan bronkus), trombositopenia (penurunan jumlah sel pembeku darah), limfopenia (penurunan jumlah sel limfosit).
  • Penurunan ketajaman penglihatan dan kesulitan membedakan warna dapat terjadi, tetapi sangat jarang dan akan sembuh bila obat dihentikan.
PERINGATAN DAN PERHATIAN :
  • Tidak direkomendasikan untuk anak dibawah 1 tahun.
  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Sebelum menggunakan obat ini agar dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter apabila menderita penyakit-penyakit atau kelainan-kelainan sebagai berikut:
    • Riwayat penyakit saluran cerna, bagian atas (ulkus peptik).
    • Gangguan fungsi ginjal karena eliminasi utamanya melalui ginjal.
    • Asma karena dapat menyebabkan penyempitan bronkus (bronchospasme).
    • Gagal jantung, hipertensi dan penyakit-penyakit lain yang mengakibatkan retensi cairan tubuh.
    • Gangguan pembekuan darah.
    • Lupus eritematosus sistemik.
  • Selama menggunakan obat ini jangan minum Asetosal atau obat lain yang mengandung Ibuprofen, juga obat antikoagulan golongan warfarin.
  • Bila setelah 5 hari nyeri tidak hilang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
  • Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui.
DOSIS:
OSTARIN® suspensi :
Anak-anak:
usia 3 - 7 tahun : 1 sendok takar, 3 x sehari.
usia 8 - 12 tahun : 1-2 sendok takar, 3 x sehari.
Atau menurut petunjuk dokter.
Dewasa dan anak di atas 12 tahun : 2 sendok takar, 3 x sehari.
Obat diminum sesudah makan.

OSTARIN® forte suspensi :
Anak-anak:
usia 3 - 7 tahun : ½ sendok takar, 3 x sehari.
usia 8 - 12 tahun : 1 sendok takar, 3 x sehari.
Atau menurut petunjuk dokter.
Dewasa dan anak di atas 12 tahun : 1 - 2 sendok takar, 3 x sehari.
Obat diminum sesudah makan.

PENYIMPANAN :
Simpan pada suhu 25°- 30°C, terlindung dari cahaya dan dalam wadah tertutup rapat.

KEMASAN DAN NO. REGISTRASI:
OSTARIN® suspensi : Botol isi 60 ml/ DTL0318817333A1
OSTARIN® forte suspensi : Botol isi 60 ml/ DTL0318817333B1

P. No. 1
Awas! Obat keras
Bacalah aturan memakainya

PT Otto Pharmaceutical Industries
BANDUNG - INDONESIA
Continue reading...

Tuesday, June 25, 2013

Ottopan

OTTOPAN®

KOMPOSISI:
OTTOPAN® tablet, tiap tablet mengandung: Paracetamol 500 mg
OTTOPAN® sirup, tiap 5 ml sirup mengandung: Paracetamol 120 mg
OTTOPAN® oral drops, tiap 0,6 ml mengandung: Paracetamol 60 mg

CARA KERJA OBAT :
Analgesik - antipiretik
- Sebagai analgesik, bekerja dengan meningkatkan ambang rangsang rasa sakit.
- Sebagai antipiretik, diduga bekerja langsung pada pusat pengatur panas di hipotalamus.

INDIKASI:
Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi dan menurunkan demam.

KONTRAINDIKASI :
- Penderita gangguan fungsi hati yang berat.
- Penderita hipersensitif terhadap obat ini.

EFEK SAMPING :
- Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.
- Reaksi hipersensitivitas.

PERINGATAN DAN PERHATIAN :
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita penyakit ginjal.
  • Bila setelah 2 hari demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak menghilang, segera hubungi Unit Pelayanan Kesehatan.
  • Penggunaan obat ini pada penderita yang mengkonsumsi alkohol, dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.
DOSIS:
Tablet
Dewasa : 1 tablet, 3 - 4 kali sehari
Anak 6 - 12 tahun : ½ - 1 tablet, 3 - 4 kali sehari

Sirup
0 - 1 tahun : ½ sendok takar (2,5 ml), 3 - 4 kali sehari
1 - 2 tahun : 1 sendok takar (5 ml), 3 - 4 kali sehari
2 - 6 tahun : 1 - 2 sendok takar(5 - 10 ml), 3 - 4 kali sehari
6 - 9 tahun : 2 - 3 sendok takar(10 - 15 ml), 3 - 4 kali sehari
9 - 12 tahun : 3 - 4 sendok takar (15 - 20 ml), 3 - 4 kali sehari

Oral drops
Dibawah 1 tahun: 0,6 ml, 3 - 4 kali sehari
1 - 2 tahun : 0,6 - 1,2 ml, 3 - 4 kali sehari
Atau menurut petunjuk dokter.

PENYIMPANAN :
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

KEMASAN DAN NO. REGISTRASI :
OTTOPAN® tablet : Box isi 10 catch cover @ 10 tablet/DBL8318800110A1
OTTOPAN® sirup : Botol isi 60 ml/ DBL8318800137A1
OTTOPAN® oral drops : Botol tetes isi 15 ml/DBL9418811836A1

PT Otto Pharmaceutical Industries
BANDUNG - INDONESIA

Continue reading...

Monday, June 24, 2013

Opiphen

OPIPHEN®

KOMPOSISI:
Tiap kapsul mengandung: Thiamphenicol 500 mg
Tiap 5 ml suspensi mengandung: Thiamphenicol 125 mg

CARA KERJA OBAT :
Thiamphenicol adalah antibiotika untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh mikro organisme yang sensitif. Aktifitas anti bakteri Thiamphenicol adalah dengan jalan menghambat sintesis dinding sel bakteri. Thiamphenicol mempunyai aktifitas bakteriotastik yang luas baik terhadap organisme gram positif maupun gram negatif.

INDIKASI:
Infeksi yang disebabkan oleh:
- Salmonella sp.
- H. Influenzae, terutama infeksi meningeal.
- Rickettsia.
- Lymphogranuloma - psittacosis,
- Bakteri gram negatif penyebab meningitis bakterialis.
Tidak untuk infeksi hepatobilier dan gonorrhoea.

KONTRAINDIKASI :
  • Pasien yang hipersensitif terhadap Thiamphenicol.
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat.
  • Jangan digunakan untuk tindakan pencegahan infeksi bakteri dan pengobatan infeksi trivial, infeksi tenggorokan dan influenza.
EFEK SAMPING :
  • Diskrasia darah, seperti anemia aplastik, anemia hipoplastik, trombositopenia, dan granulositopenia.
  • Gangguan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, glositis, stomatitis dan diare.
  • Reaksi hipersensitivitas, seperti demam, ruam, angioedema, dan urtikaria.
  • Efek samping lain seperti sakit kepala, depresi mental, neuritis optik dan sindroma Grey.

PERINGATAN DAN PERHATIAN :
  • Hanya digunakan untuk infeksi yang sudah jelas penyebabnya.
  • Pada pemakaian Thiamphenicol jangka lama perlu dilakukan pemeriksaan hematologik berkala.
  • Pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal, sebaiknya dosis disesuaikan.
  • Penggunaan obat dihentikan bila timbul retikulositopenia, leukopenia, trombositopenia, atau anemia.
  • Lama pemakaian sebaiknya tidak melebihi batas waktu yang ditentukan.
  • Hati-hati penggunaan selama masa kehamilan dan menyusui karena Thiamphenicol dapat menembus sawar darah plasenta dan diekskresikan melalui ASI.
  • Thiamphenicol harus diberikan secara hati-hati pada bayi yang baru lahir (2 minggu pertama) dan bayi prematur untuk menghindari timbulnya sindroma Grey.
  • Penggunaan Thiamphenicol dalam jangka panjang dapat menyebabkan tumbuhnya mikroorganisme yang tidak sensitif (termasuk fungi dan bakteri).

INTERAKSI OBAT :
  • Penggunaan bersama Chloramphenicol dapat mengakibatkan resistensi silang.
  • Hati-hati bila digunakan bersama dengan obat-obat yang juga dimetabolisme oleh enzim-enzim mikrosom hati, seperti Dikumarol, Fenitoin, Tolbutamid, Fenobarbital.

DOSIS :
  • Dewasa, anak-anak, bayi berumur di atas 2 minggu: 50 mg/ kg BB sehari dalam dosis terbagi 3-4 kali sehari.
  • Bayi berumur di bawah 2 minggu: 25 mg/ kg BB sehari dalam dosis terbagi 4 kali sehari.
  • Bayi prematur: 25 mg/ kg BB sehari dalam dosis terbagi 4 kali sehari.

PENYIMPANAN :
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

KEMASAN DAN NO, REGISTRASI :
OPIPHEN® 500 kapsul : Box isi 10 strip @ 10 kapsul/ DKL8318800201A1
OPIPHEN® sirup kering : Dalam botol, untuk pembuatan 60 ml suspensi/ DKL9018807738A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

PT Otto Pharmaceutical Industries
BANDUNG - INDONESIA

Continue reading...

Sunday, June 23, 2013

Garamycin

GARAMYCIN®
Cream and Ointment
Gentamicin Sulfate
Schering-Plough

COMPOSITION
Each gram contains gentamicin sulfate equivalent to 1 mg (0.1%) gentamicin base.

DESCRIPTION
Gentamicin is an aminolglycoside antibiotic with bactericidal properties, particularly against sensitive gram-negative aerobic bacilli, sensitive gram-positive only Staphylococcus aureus.

INDICATIONS
For the topical treatment of both primary and secondary skin infections due to susceptible bacteria to gentamicin.
Not to be used for the prevention, because the bacterial causal is unknown.

DOSAGE AND ADMINISTRATION
A thin film should be applied to cover completely the affected area three or four times daily until favorable results are achieved. The affected area may be covered with a gauze dressing.
Crusts should be removed before application.
Infected stasis ulcers have responded well to GARAMYCIN Cream and Ointment under gelatin packing.
Concomitant treatment of the skin around the ulcer with a topical corticosteroid helps to control inflammation.

PRECAUTIONS
Discontinue treatment if irritation or sensitization develops.
Overgrowth of non-susceptible organisms may occur; should super-infection develop, discontinue treatment and initiate appropriate therapy.
Systemic absorption of topically applied gentamicin may be increased if extensive body surface areas are treated, especially over prolonged time periods or in the presence of dermal disruption. In these cases, the undesirable effects which occur following systemic use of gentamicin may potentially occur. Cautious use is recommended under these conditions, particularly in infants and children.
Not for ophthalmic use.

OVERDOSAGE
Symptoms:
Excessive prolonged use of topical gentamicin may lead to overgrowth of lesions by fungi or non-susceptible bacteria.
Treatment:
Appropriate anti-fungal or antibacterial therapy is indicated if overgrowth occurs.

ADVERSE REACTIONS
Topical use of gentamicin has produced transient irritation (erythema and pruritus).
Possible photo-sensitization has been reported in several patients but could not be elicited in these patients by reapplication of gentamicin followed by exposure to ultraviolet radiation.

CONTRAINDICATIONS
Sensitivity to any ingredient. Infections caused by virus and fungi.

PRESENTATIONS
GARAMYCIN Cream,tube of 5 gram; Reg.No.: DKL7206605829A1
GARAMYCIN Cream,tube of 15 gram; Reg.No.: DKL7206605829A1
GARAMYCIN Ointment, tube of 5 gram; Reg.No.: DKL7406605930A1
GARAMYCIN Ointment, tube of 15 gram; Reg.No.: DKL7406605930A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER
ON MEDICAL PRESCRIPTION ONLY

Store between 2° - 30° C.

Manufactured by :
PT Schering-Plough Indonesia Tbk,
Pandaan, East-Java.
a subsidiary of
Schering Plough International Inc., U.S.A.

Continue reading...

Saturday, June 22, 2013

Opithrocin

OPITHROCIN®

KOMPOSISI:
Tiap 5 ml suspensi mengandung:
Erythromycin Ethylsuccinate setara dengan Erythromycin 200 mg
Tiap dulcet mengandung:
Erythromycin Ethylsuccinate setara dengan Erythromycin 200 mg

CARA KERJA OBAT :
Erythromycin merupakan antibiotika yang bekerja dengan cara menghambat sintesis protein bakteri dan terikat pada sub unit ribosom 50s mikroorganisme yang sensitif. Ikatan antara Erythromycin dan ribosom bakteri bersifat reversibel dan hanya terjadi jika sub unit 50s bebas dari molekul t-RNA. Obat ini bersifat bakteriostatik atau bakterisid tergantung pada konsentrasi obat, sensitifitas mikroorganisme, kecepatan pertumbuhan dan ukuran inokulum. Erythromycin terdifusi hampir ke seluruh cairan tubuh. Erythromycin ditemukan pada cairan spinal dalam jumlah kecil, obat yang melalui sawar darah otak meningkat pada keadaan meningitis. Pada keadaan fungsi hati normal, Erythromycin terkonsentrasi dalam hati dan diekskresikan melalui empedu. Efek disfungsi hati terhadap ekskresi Erythromycin oleh hati ke dalam empedu tidak diketahui. Erythromycin dapat melalui sawar darah plasenta dan juga diekskresikan melalui ASI.

INDIKASI:
  • Untuk infeksi ringan hingga sedang:
    • Infeksi saluran pernafasan bagian atas dan bawah yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes dan Streptococcus pneumonia.
    • Infeksi kulit dan jaringan lunak yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus aureus.
  • Pengobatan amubiasis intestinal karena E. histolytica.
  • Pengobatan sifilis yang disebabkan oleh Treponema paliidum pada pasien yang alergi terhadap penisilin.
  • Pengobatan uretritis non-gonokokus yang disebabkan oleh ureaplasma urealyticum, bila tetrasiklin dikontraindikasikan dan tidak ditoleransi.
  • Infeksi yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis.
  • Listeriosis yang disebabkan oleh Listeria monocytogenes.
  • Pertussis yang disebabkan oleh Bordetella pertussis.
KONTRAINDIKASI :
  • Pasien yang hipersensitif terhadap Erythromycin.
  • Pasien yang menggunakan Terfenadin, Astemizol atau Cisapride.
  • Gangguan fungsi hati yang berat.
EFEK SAMPING :
  • Iritasi gastrointestinal: mual, muntah, diare, epigastric distress, anoreksia.
  • Kehilangan pendengaran yang reversibel pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan pada penderita yang mendapat dosis besar, konvulsi, halusinasi, vertigo, aritmia jantung.
  • Reaksi alergi, seperti urtikaria dan anafilaksis.
PERINGATAN DAN PERHATIAN :
  • Dilaporkan terjadi disfungsi hepar dengan atau tanpa jaundice pada pasien yang menerima Erythromycin.
  • Hati-hati penggunaan pada pasien dengan kerusakan fungsi hati dan ginjal.
  • Penggunaan dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan superinfeksi oleh organisme yang tidak peka.
  • Hati-hati pemakaian pada wanita hamil dan menyusui karena Erythromycin diekskresikan melalui ASI.
  • Penggunaan bersamaan dengan Levostatin harus dipantau karena dilaporkan terjadi rabdomiolisis.
INTERAKSI OBAT :
  • Penggunaan bersamaan dengan ergotamin atau dihidroergotamin pada beberapa pasien dapat menyebabkan keracunan ergot akut.
  • Penggunaan bersamaan dengan Teofilin menyebabkan peningkatan kadar Teofilin dalam serum.
  • Penggunaan bersamaan dengan Digoksin dapat meningkatkan level serum Digoksin.
  • Penggunaan bersamaan dengan antikoagulan akan meningkatkan efek antikoagulan.
  • Dengan Karbamazepin meningkatkan toksisitas Karbamazepin.
DOSIS:
Suspensi dan dulcet :
Dewasa : 400 mg, 4 kali sehari atau 600 mg - 8OO mg tiap 12 jam.
Anak-anak: 30- 50 mg/ kg berat badan sehari dalam 4 dosis terbagi.
Dosis maksimum yang dihitung untuk anak-anak, jangan melampaui dosis maksimum dewasa.

OVERDOSIS:
Erythromycin tidak dapat dihilangkan dengan dialisa peritoneal atau hemodialisa. Bila terjadi overdosis pengobatan agar dihentikan.

PENYIMPANAN :
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

KEMASAN DAN NO. REGISTRASI :
OPITHROCIN® sirup kering : Dalam botol, untuk pembuatan 60 ml suspensi/ DKL8518800738A1
OPITHROCIN® dulcet : Box isi 6 strip @ 10 tablet/ DKL0118803263A2

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

PT Otto Pharmaceutical Industries
BANDUNG-INDONESIA
Continue reading...

Thursday, June 20, 2013

Magtral

MAGTRAL®

KOMPOSISI:
Tiap tablet rasa mint/ strawberry mengandung:
Aluminium Hydroxide Dried Gel setara dengan Aluminium Hydroxide     250 mg
Magnesium Hydroxide250 mg
Simethicone50 mg

Tiap tablet forte rasa mint mengandung.
Aluminium Hydroxide Dried Gel setara dengan Aluminium Hydroxide     400 mg
Magnesium Hydroxide400 mg
Simethicone80 mg

Tiap 5 ml suspensi rasa mint mengandung:
Aluminium Hydroxide Dried Gel setara dengan Aluminium Hydroxide     250 mg
Magnesium Hydroxide250 mg
Simethicone50 mg

Tiap 5 ml suspensi forte rasa mint mengandung:
Aluminium Hydroxide Dried Gel setara dengan Aluminium Hydroxide     400 mg
Magnesium Hydroxide400 mg
Simethicone80 mg

CARA KERJA OBAT: 
Kombinasi Aluminium Hydroxide dan Magnesium Hydroxide merupakan antasida yang bekerja menetralkan asam lambung dan menginaktifkan pepsin, sehingga rasa nyeri ulu hati akibat iritasi oleh asam lambung dan pepsin berkurang. Disamping itu, efek laksatif dari Magnesium Hydroxide akan mengurangi efek konstipasi dari Aluminium Hydroxide. Simethicone mengurangi gelembung-gelembung gas dalam saluran cerna yang menyebabkan rasa kembung berkurang.

INDIKASI:
Untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung, dan perasaan penuh pada lambung.

KONTRAINDIKASI :
Jangan diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal yang berat karena dapat menimbulkan hipermagnesemia (kadar magnesium dalam darah meningkat).

EFEK SAMPING :
Efek samping yang umum adalah sembelit, diare, mual, muntah, dan gejala-gejala tersebut akan hilang bila pemakaian obat dihentikan.

PERINGATAN DAN PERHATIAN :
  • Tidak dianjurkan untuk digunakan terus menerus lebih dari 2 minggu, kecuali atas petunjuk dokter. 
  • Bila sedang menggunakan obat tukak lambung lain seperti Simetidin atau antibiotika Tetrasiklin, harap diberikan dengan selang waktu 1 - 2 jam. 
  • Tidak dianjurkan pemberian pada anak-anak di bawah 6 tahun, kecuali atas petunjuk dokter, karena biasanya kurang jelas penyebab gangguan penyakitnya. 
  • Hati-hati pemberian pada penderita diet fosfor rendah dan pemakaian lama, karena dapat mengurangi kadar fosfor dalam darah. 
INTERAKSI OBAT: 
Pemberian bersama-sama dengan Simetidin atau Tetrasiklin dapat mengurangi absorpsi obat tersebut.

DOSIS:
Tablet/ Tablet forte:
Dewasa : 1-2 tablet, 3-4 kali sehari.
Anak-anak 6-12 th : ½-1 tablet, 3-4 kali sehari.
Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur, sebaiknya tablet dikunyah dahulu.

Suspensi/ Suspensi forte:
Dewasa : 1 - 2 sendok takar (5 -10 ml), 3 - 4 kali sehari
Anak-anak 6-12 th : ½-1 sendok takar (2,5 -5 ml), 3-4 kali sehari
Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur.

PENYIMPANAN:
Simpan pada suhu kamar (25° - 30°C), terlindung dari cahaya.

KEMASAN & NO. REGISTRASI:
MAGTRAL® tablet rasa mint:Box isi 10 strip @ 10 tablet/ DBL8818804663A1
MAGTRAL® tablet rasa strawberry:Box isi 10 strip @ 10 tablet/ DBL8818804763A1
MAGTRAL® forte tablet rasa mint:25 catch cover @ 4 tablet/ DBL9318804663B1
MAGTRAL® suspensi rasa mint:Botol isi 120 ml/ DBL8918805733A1
MAGTRAL® forte suspensi rasa mint:Botol isi 120 ml/ DBL8918805733B1

PT Otto Pharmaceutical Industries
BANDUNG - INDONESIA

Continue reading...

Wednesday, June 19, 2013

KSR

KSR®
Potassium Chloride
Potassium supplement

Composition
Each film-coated SR tablet contains Potassium Chloride 600 mg.

Mode of action
KSR is a film-coated preparation of potassium chloride formulated for slow release.
Each tablet contains 600 mg of potassium chloride which is equivalent to 8 milli-equivalents each of Potassium (K+) and Chloride (Cl-). The slow and sustained release over a period of 6 hours precludes high concentrations of potassium chloride against a localized area of the gut wall which might irritate or damage the mucosa. The sustained release provides conditions of maximum gastric tolerance and effective absorption for the treatment of all types of potassium deficiency, whether hypochloraemic or hypokalaemic alkalosis. KSR does not alter normal kidney function; can be used in all age groups; replaces the essential chloride anion and potassium and so prevents hypochloraemic alkalosis. During KSR administration, laboratory monitoring of serum electrolyte levels should be done periodically.

Indications
For treatment and specific prevention of hypokalaemia.

Dosage and administration
An average dose is 1 or 2 tablets two or three times daily, each tablet swallowed whole with a little water, preferably during meals. Where KSR is administered routinely with an average daily maintenance dose of an oral diuretic agent, 1 or 2 tablets daily may be sufficient.

Warnings
If a patient under treatment with KSR develops severe vomiting, severe abdominal pains or flatulence, or gastrointestinal haemorrhage, the preparation should be withdrawn at once. To prevent the risk of hyperkalaemia, potassium supplements should not be administered with potassium sparing diuretic agent such as spironolactone, triamterene or amiloride. In case of metabolic acidosis, hypokalaemia should not be treated with potassium chloride but with a potassium salt containing an alkalizing anion (e.g. potassium bicarbonate).

Precautions
In patients with impaired renal function, special care should be exercised when prescribing potassium salts because of the risk of hyperkalaemia. The serum electrolytes should be monitored in these patients and also in patients with congestive heart failure, especiaily if under treatment with digitalis, in whom hypokalaemia should be avoided.

Adverse reactions
Oral potassium preparations can provoke gastrointestinal disturbances (e.g. nausea, vomiting, abdominal pain, diarrhoea). In rare cases, KSR may also cause these side-effects. In this event, reduction in dosage or withdrawal of drug may be necessary.

Contraindications
Advanced renal failure, untreated Addison's disease, acute dehydration, hyperkalaemia, in the presence of obstruction in the digestive tract (e.g. resulting from compression of the oesophagus due to dilation of the left atrium or from stenosis of the gut). The administration of KSR in such a situation could be conceivably give rise to ulceration or perforation.

Presentations
Bottle of 100 film-coated SR tablets
Box of 10 x 10 film-coated SR tablets in strip

Storage
Store in a dry place, below 25°C

Harus dengan resep dokter

Manufactured by
PT. Merck Tbk., Jakarta

Reg. Nos.
DKL 0315807714A1 (in strip)
DKL 0315807714A2 (in bottle)

Continue reading...

Tuesday, June 18, 2013

Desolex-N

Desolex®-N
(Desonide 0,05 % dan Neomycin sulfate 0,5 %)
CREAM

Tiap gram cream mengandung desonide 0,5 mg dan neomycin sulfate yang setara dengan neomycin 3 mg.

Cara kerja obat
Neomycin sulfate merupakan antibiotik golongan aminoglikosida yang berikatan dengan sub unit 30 S ribosomal, yang mempunyai aktifitas menghambat sintesis protein bakteri.
Neomycin sulfate aktif terhadap bakteri gram negatif seperti Escherichia coli, Haemophillus influenzae, Enterobacter aerogenes, Klebsiella sp, Proteus sp, Salmonella sp, Shigella sp, E. faecalis, Mycobacterium tuberculosis.
Desonide merupakan kortikosteroid, digunakan secara topikal dengan khasiat sebagai anti inflamasi, anti pruritus dan vasokonstriktor.
Untuk meringankan inflamasi dari dermatoses yang responsif terhadap kortikosteroid bila terkomplikasi dengan infeksi sekunder yang peka terhadap neomycin.

Kontra Indikasi
  • Pasien yang hipersensitif terhadap aminoglikosida.
  • Skin tuberculosis, herpes simplex, varicella.
Peringatan dan Perhatian

  1. Hindarkan kontak dengan mata.
  2. Obat ini tidak digunakan untuk tujuan lain, hanya untuk tujuan yang telah ditentukan.
  3. Daerah yang diobati jangan dibalut kecuali atas anjuran dan petunjuk dokter.
  4. Hindarkan pemakaian pada area kulit yang luas, terutama untuk bayi dan anak-anak.
  5. Bila terjadi iritasi hentikan pemakaian dan ganti dengan pengobatan yang tepat.
  6. Hati-hati pemakaian pada wanita menyusui.
  7. Jangan digunakan secara intensif pada wanita hamil dalam jumlah besar atau pemakaian jangka panjang.
  8. Penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan pertumbuhan berlebihan organisme yang tidak peka dan fungi.
  9. Jika infeksi tidak membaik setelah 1 minggu, tes kultur dan kepekaan perlu diulang untuk memeriksa identitas organisme dan menentukan apakah obat perlu diganti.
  10. Gunakan hati-hati pada pasien dengan gangguan hati/ ginjal serta gangguan pendengaran.
  11. Penggunaan topikal neomycin pada pasien dengan kerusakan kulit atau lubang membran tympani dapat menyebabkan ketulian. Jangan gunakan neomycin sulfate secara topikal atau untuk kegunaan urologi dengan dosis lebih dari 1 gram perhari. Jangan gunakan lebih dari 10 hari untuk urologi.
Efek samping obat
Terutama terjadi pada kulit yang tertutup rapat dengan baju seperti rasa terbakar, gatal, folliculitis, furunculosis, pustule, telangiectasia. Penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan sensitivitas silang dengan antibiotik aminoglikosida lain.

Cara Pemakaian
Oleskan tipis-tipis dan merata pada daerah yang sakit dua sampai tiga kali sehari.
Cara penyimpanan
Simpan pada suhu 15-25°C dalam wadah tertutup rapat, hindarkan dari cahaya.

Kemasan
Dos, tube 10 g

No. Reg. DKL 0328603729A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Manufactured by
PT. SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES
Surabaya, Indonesia
Continue reading...

Monday, June 17, 2013

Carmed

CARMED®
therapeutic
cream

CARMED® Cream merupakan zat pelembab untuk pengobatan kulit kering.
Mengandung zat aktif Urea 10% dan 20% dalam zat dasar krem dengan NaPCA (Natrium Pidolat), Natrium Laktat dan minyak nabati untuk melembabkan kulit, sehingga efek obat akan optimal.

INDIKASI:
  • Ikhtiosis dan keadaan kulit kering lainnya.
  • Hiperkeratosis atau kulit bersisik seperti pada Psoriasis, Atopik dermatitis.
CARA PEMAKAIAN:
Dioleskan 2 kali sehari setelah mandi agar diperoleh efek pengobatan yang optimal, kemudian digosok perlahan-lahan pada kulit.
Frekuensi pemakaian dapat diturunkan setelah ada kemajuan/ perbaikan. Untuk Hiperkeratosis pada kaki, oleskan krem setelah merendam kaki terlebih dahulu dalam air hangat selama 15 menit dan dikeringkan dengan handuk.

PERINGATAN DAN PERHATIAN:
Hindarkan dari jangkauan anak-anak.
Hindarkan kontak dengan mata serta kulit yang terluka dan meradang, kulit muda, membran mukosa dan fisura.
Rasa pedih sementara sering terjadi.
Hentikan penggunaan apabila terjadi iritasi.

EFEK SAMPING :
Iritasi pada kulit ("stinging" dan "burning")

KONTRA INDIKASI :
Sejauh ini belum pernah diketemukan, karena sifat Urea yang non toksis dan non alergik.
Penderita yang hipersensitif terhadap Carmed.

CARA PENYIMPANAN OBAT:
Dalam tabung aluminium yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya.

KEMASAN:
Tabung aluminium 40 gram netto.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

P.T. SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES
Surabaya, Indonesia
No. Reg. DKL 8928601429A 1

Continue reading...

Sunday, June 16, 2013

Parasol Sunblock Cream

Parasol® 
SUNBLOCK CREAM 

Sinar matahari dapat meyebabkan berbagai penyakit kulit dan kontak terus menerus dengan sinar matahari merupakan faktor utama dalam proses kerusakan kulit. Kulit yang kering, keriput dan perubahan-perubahan warna kulit karena pigmen adalah salah satu diantara akibat-akibat yang tampak karena kontak terus menerus dengan sinar matahari.
Sebagai perbandingan sering ditunjukkan keadaan kulit di atas dan di bawah garis leher. Kerap kali dijumpai seorang wanita tua dengan paras muka yang keriput dan tua namun mempunyai kulit yang halus seperti kulit wanita muda pada bagian-bagian tubuhnya yang tertutup dan terlindung dari sinar matahari.

Parasol® adalah krim tabir surya yang diformulasikan secara ilmiah, untuk melindungi kulit terhadap akibat-akibat sinar matahari yang merugikan.

KOMPOSISI
Octyl methoxycinnamate, Oxybenzone, Titaniumdioxide, Red Iron Oxide/ CI No. 77491. Yellow Iron Oxide/ CI No. 77492, Cetyl alcohol, Tocopheryl acetats, Sodium lauryl sulphate, Potassium sorbate, Sorbitol, Purified water.

SIFAT-SIFAT
  • Tidak berminyak dan tidak lekat-lekat
  • Tidak mengandung Vaselin, minyak mineral dan alkohol 
  • Bebas dari wewangian
  • Dapat dipakai sebagai alas make up yang baik.

KEGUNAAN
Melindungi kulit terhadap sinar matahari yang membakar dan menyamak. Kulit dengan hiperpigmentasi yang mendapat perawatan dengan krim pencerah harus dicegah kontak dengan sinar matahari dengan menggunakan krim/ lotion/ gel tabir surya secara terus menerus untuk mendapatkan hasil yang optimal.

CARA PEMAKAIAN
Sebelum bepergian keluar kena sinar matahari, oleskan krim tipis-tipis pada bagian kulit yang akan dilindungi. Pastikanlah bahwa seluruh kulit tersebut telah tertutupi dan bilamana perlu ulangi pemakaian untuk memastikan suatu perlindungan yang cukup. Hilangkan krim pada waktu malam hari dengan memakai krim/ susu pembersih atau dengan sabun dan air dan pakailah kembali pada waktu pagi hari.

PERINGATAN
  • Individu-individu yang diketahui peka terhadap salah satu komponen krim ini hendaknya tidak memakai sediaan ini. 
  • Hindari kontak dengan mata atau mulut
  • Pemakaian dihentikan bilamana timbul iritasi atau kemerah-merahan pada kulit
KEMASAN
Tabung alumunium @ 20 gram
Pot Kotak @ 500 g

HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR

P.T. SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES
Surabaya - Indonesia
POM CD 1102390156

Continue reading...

Saturday, June 15, 2013

Melanox

MELANOX®
(HYDROQUINONE 2%) 
CREAM

KOMPOSISI
MELANOX® Cream mengandung Hydroquinone 2% dalam zat dasar krim.

CARA KERJA OBAT
Hydroquinone menghambat oksidasi enzimatik tirosin menjadi 3-(3,4dihydroxyphenyl)alanine (dopa) dan menekan proses metabolik melanosit.

KEGUNAAN
Untuk mengatasi hiperpigmentasi, bintik-bintik hitam (freckles) dan noda-noda hitam (melasma).

KONTRA INDIKASI 
Hipersensitif

PERINGATAN DAN PERHATIAN
Lakukan tes sensitivitas kulit sebelum pemakaian krim dengan mengoleskan sedikit pada kulit. Jangan digunakan pada kulit dengan luka terbuka dan kulit sensitif. Gunakan hanya pada daerah yang terdapat bintik-bintik hitam dan noda hitam. Hentikan pemakaian apabila terjadi gatal atau kemerahan pada kulit yang diberi MELANOX®. Hindari penggunaan di sekitar mata, mulut dan membran mukosa lainnya. Tidak dianjurkan pada wanita hamil dan menyusui. Jangan gunakan pada anak-anak dibawah 12 tahun. Keamanan penggunaan pada penderita usia lanjut belum diketahui. Hentikan penggunaan bila tidak tampak efek pemutihan setelah pemakaian 2 minggu. Hindarkan terkena cahaya matahari selama penggunaan MELANOX®. Tidak dianjurkan penggunaan hydroquinone jika timbul reaksi hipersensitivitas berupa gatal, pembentukan vesikel (gelembung), respon inflamasi yang berlebihan (dalam 24 jam).

PAKAILAH TERUS MENERUS SUNBLOCK CREAM SETIAP HARI WAKTU PAGI/ SIANG HARI UNTUK MENCEGAH PENGARUH BURUK SINAR MATAHARI TERHADAP KULIT.

EFEK SAMPING
Erythema, rasa terbakar, kemerahan atau gatal pada kulit. Toksisitas akut: pemberian hydroquinone dosis tunggal 5 - 12 g dapat menimbulkan gejala overdosis phenol (berupa tremor, seizure dan anemia hemolitik). Hydroquinone juga dapat menyebabkan kelainan pada ginjal (nephropathy), kanker darah (leukemia) dan kanker sel hati (hepatocellular adenoma). Okronosis biasanya akan tampak setelah 6 bulan pemakaian hydroquinone dan kemungkinan bersifat irreversible.

INTERAKSI OBAT
Penggunaan bersamaan dengan produk yang mengandung peroksida dapat menimbulkan noda hitam non-permanen pada daerah yang diobati.

CARA PEMAKAIAN
Oleskan MELANOX® pada kulit dengan bintik-bintik hitam dan noda hitam 1 - 2 kali sehari setelah kulit dibersihkan terlebih dahulu menggunakan krim / lotion pembersih. Waktu siang hari pakailah Sunblock cream pada wajah untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Depigmentasi akan bertahan 2 - 6 bulan setelah penggunaan hydroquinone dihentikan.

CARA PENYIMPANAN: 
Simpan pada suhu 15° - 30°C. Jagalah agar tutup tube selalu tertutup rapat setelah pemakaian.

HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR
Baca aturan pakai dan peringatan yang disertakan

KEMASAN
Tube aluminium 15 gram.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Manufactured by
PT. SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES
Surabaya, Indonesia
Reg. No. DKL 0828602429B1

Continue reading...

Friday, June 14, 2013

Strocain P

Strocain P® 400 mg
Tablet
Polymigel

KOMPOSISI:
Setiap tablet mengandung 400 mg Polymigel

INDIKASI: 
Mengurangi gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, tukak lambung, gastritis, tukak usus dua belas jari, dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, perasaan penuh pada lambung

DOSIS DAN CARA PEMAKAIAN:
Dewasa: Sehari 3 - 4 kali sebanyak 1 - 2 tablet.
Diminum 30 menit - 1 jam sebelum makan.
Dosis dapat disesuaikan tergantung umur dan gejala penyakitnya

KONTRA INDIKASI:
Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini. Pasien dengan hipo atau hipertiroidisme, pasien dalam dialisis (untuk pengobatan jangka panjang dapat menyebabkan enselopati akibat alumunium atau penyakit tulang yang berhubungan dengan alumunium)

EFEK SAMPING:
Efek samping yang umum adalah sembelit, diare, mual, muntah yang akan hilang bila pemakaian obat dihentikan

INTERAKSI OBAT:
Pemberian secara bersamaan dengan simetidine dan tetrasiklin dapat mengurangi absorbsi obat.

PERINGATAN DAN PERHATIAN:
Hati-hati pada pasien hiperkalsemia dan pasien dengan diet fosfor rendah dan pemakaian lama karena dapat mengurangi kadar fosfor dalam darah
Hati-hati pada penderita fungsi ginjal
Tidak dianjurkan untuk penggunaan lebih dari 2 minggu kecuali atas petunjuk dokter
Tidak dianjurkan untuk anak dibawah usia 6 tahun

CARA PENYIMPANAN:
Simpan pada suhu kamar di bawah 30°C
Reg. No. DBL7206102310A1

Dibuat oleh:
PT. Eisai Indonesia
Bogor, Indonesia

Dengan lisensi:
Eisai Co., Ltd.
Tokyo, Japan
Continue reading...

Thursday, June 13, 2013

Topcort

TOPCORT®
Krim, Gel

KOMPOSISI
Krim:Tiap gram mengandung Desoksimetason2,5 mg
Gel:Tiap gram mengandung Desoksimetason0,5 mg

FARMAKOLOGI
TOPCORT® mengandung Desoksimetason suatu kortikosteroid sintetik aktif.
Pada pemakaian topikal TOPCORT® mempunyai khasiat sebagai anti-inftamasi, antipruritik dan vasokonstriksi.

INDIKASI
TOPCORT® diindikasikan untuk meredakan manifestasi inflamasi dan pruritik pada dermatitis yang responsif terhadap kortikosteroid.

KONTRA-INDIKASI
  • Infeksi virus pada kulit seperti vaccinia, yaricella.
  • Tuberkulosis pada kulit.
  • Hipersensitivitas.
PERHATIAN
  • Absorpsi sistemik dari kortikosteroid topikal telah menyebabkan supresi aksis hipotalamik-pituitari-adrenal (HPA) yang reversibel, manifestasi sindroma Cushing, hiperglikemia dan glukosuria pada beberapa pasien. Kondisi-kondisi yang dapat meningkatkan absorpsi sistemik meliputi pemberian steroid-steroid yang lebih kuat, penggunaan pada permukaan yang sangat luas, penggunaan dalam jangka waktu lama, dan penambahan pembalut. Oleh karena itu penderita yang mendapat dosis tinggi dari steroid topikal yang kuat yang dipakai pada permukaan yang luas atau di bawah pembalut sebaiknya diperiksa secara berkala sebagai petunjuk adanya supresi aksis HPA dengan menggunakan kortisol bebas urin dan uji stimulasi ACTH. Jika supresi aksis HPA telah tercatat pada percobaan, sebaiknya pemakaian obat dihentikan, frekuensi pemberian dikurangi, atau diganti dengan steroid yang kurang potensinya. Pulihnya fungsi aksis HPA umumnya cepat dan sempurna setelah pemberian obat dihentikan. Kadang-kadang, tanda-tanda dan gejala-gejala dari penarikan steroid dapat terjadi, oleh karena itu dibutuhkan tambahan kortikosteroid sistemik. Anak-anak dapat mengabsorpsi kortikosteroid topikal dalam jumlah besar, dengan demikian akan lebih peka terhadap toksisitas sistemik.
  • Jika iritasi terjadi, pemakaian kortikosteroid topikal sebaiknya dihentikan dan lakukan pengobatan yang tepat.
  • Pada infeksi kulit, sebaiknya digunakan antijamur dan anti bakteri yang tepat. Jika respon yang baik tidak terjadi dengan cepat, kortikosteroid sebaiknya dihentikan sampai infeksi dapat terkontrol.
  • Wanita hamil: Krim/gel topikal Desoksimetason dapat digunakan selama kehamilan, hanya jika pertimbangan keuntungan lebih besar dari resiko terhadap bayi. Obat-obat dalam kelompok ini sebaiknya tidak digunakan oleh penderita yang sedang hamil, dalam jumlah besar atau waktu pengobatan yang lama.
  • lbu menyusui: Sebaiknya kortikosteroid topikal diberikan dengan hati-hati pada ibu menyusui.
  • Penggunaan untuk pediatrik: Pemberian kortikosteroid topikal sebaiknya dibatasi dalam jumlah kecil sesuai dengan dosis terapeutik efektif. Pengobatan kortikosteroid kronik dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
EFEK SAMPING
Iritasi dapat timbul terutama pada bagian kulit yang tertutup rapat seperti: rasa terbakar, gatal-gatal dan kekeringan pada kulit.
Kontak dermatitis alergi, folikulitis, hipertrikosis.

DOSIS
Oleskan pada kulit yang sakit 2 kali sehari. Atau menurut petunjuk dokter.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

KEMASAN
Krim:Tube dengan berat bersih 10 gram No. Reg.: DKL8722207629A1
Gel:Tube dengan berat bersih 10 gram No. Reg.: DKL9522217528A1 

PENYIMPANAN
Simpan di tempat sejuk.

Dibuat oleh :
PT SANBE FARMA 
Bandung -Indonesia
Continue reading...

Wednesday, June 12, 2013

Stop Cold

STOP COLD® dragee
paracetamol, pseudoephedrine HCl, chlorpheniramine maleate, guaifenesin
Relief flu symptom with coughing

  • Should not be used in sensitive patient to others sympathomimetic drugs (such as ephedrine, phenylpropanolamine, phenylephrine), severe hypertension patient and taking a prescription Monoamine Oxidase Inhibitor (MAOI).
  • Do not administer more than the advisable dosage.
  • Carefully used in hypertension patient or have high blood pressure tendency or stroke, such as over weight or elderly patients.
  • Ask the physician if flu symptom does not decrease within 3 days.
  • If sleeplessness, tachycardia or dizziness occur, the administration of this product should be discontinued.

COMPOSITION
Each dragee contains:
paracetamol500mg
pseudoephedrine HCl30mg
chlorpheniramine maleate        2mg
guaifenesin50mg

ACTIONS
Act analgesic - antipyretic, expectorant, antihistamine and decongestant effect.

INDICATION
To alleviate common cold symptom like fever, headaches, nasal congestion and sneezing with coughing.

CONTRAINDICATIONS
  • Read Warning Box.
  • Hypersensitivity to any drugs component.
  • Patient with severe heart failure.
DOSAGE
Adult: 1 tablet 3 times a day.

SIDE EFFECTS
  • Drowsiness, gastrointestinal disturbances, insomnia, nervous, excitation, tremor, tachycardia, arrhythmia ventricle, dryness of the mouth, palpitations, difficulty in urination.
  • High dosage and prolonged used will cause liver damage.
WARNING AND PRECAUTION
  • Read Warning Box.
  • Carefully used in patient with liver and renal dysfunction, glaucoma, hypertrophy prostate, hyperthyroid, heart disorders and diabetes.
  • Not recommended for children below 2 years, pregnant and lactating women, unless advised by physician.
  • During the administrations of this drug, the patients are not allowed to drive or switch on the machines.
  • Carefully used with drugs for Central Nervous System (CNS) depression.
  • Usage alcoholic may increase the risk of liver toxicity.
DRUG INTERACTION
Used with Antidepressant Monoamine Inhibitor (MAO) will cause crisis hypertension.

PRESENTATION
Box containing 60 dragees in 15 catch cover @ 1 strip @ 4 dragees.
Reg. No.: DTL7204509116A1

Store at 25°-30° C

P. No. 1
Awas! Obat keras 
Bacalah aturan memakainya

Dapat menyebabkan kantuk

Manufactured By :
Darya-Varia
LABORATORIA
Gunung Putri, Bogor-Indonesia

Under licence from:
PHAROS CHEMIE
Amsterdam



STOP COLD® tablet salut gula
paracetamol, pseudoephedrine HCl, chlorpheniramine maleate, guaifenesin 
Meringankan gejala-gejala influensa yang disertai batuk 


  • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal efedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).  
  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.  
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih (over weight) atau penderita usia lanjut.  
  • Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.  
  • Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing. 

KOMPOSISI 
Setiap tablet salut gula mengandung: 
paracetamol500mg
pseudoephedrine HCl30mg
chlorpheniramine maleate        2mg
guaifenesin50mg

CARA KERJA OBAT 
Bekerja sebagai analgesik-antipiretik, ekspektoran, antihistamin dan dekongestan hidung. 

INDIKASI 
Untuk meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk. 

KONTRA INDIKASI 
  • Lihat Box Warning. 
  • Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini. 
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat. 
POSOLOGI 
Dewasa: 1 tablet 3 x sehari. 

EFEK SAMPING 
  • Mengantuk, gangguan pencernaan, insomnia, gelisah, eksitasi, tremor, takikardi, aritmia ventrikuler, mulut kering, palpitasi, sulit berkemih. 
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati. 
PERINGATAN DAN PERHATIAN 
  • Lihat Box Warning. 
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, gangguan jantung dan diabetes mellitus. 
  • Tidak dianjurkan untuk anak dibawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter. 
  • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin. 
  • Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat. 
  • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi hati. 
INTERAKSI OBAT 
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi. 

KEMASAN 
Box berisi 60 tablet salut gula dalam 15 catch cover @ 1 strip @ 4 tablet salut gula.
No. Reg. : DTL 7204509116A 1 

Simpan pada suhu 25° - 30° C 

P. No. 1
Awas! Obat keras 
Bacalah aturan memakainya

Dapat menyebabkan kantuk

Diproduksi oleh:
Darya-Varia
LABORATORIA
Gunung Putri, Bogor-Indonesia

Atas lisensi dari:
PHAROS CHEMIE
Amsterdam

Continue reading...

Tuesday, June 11, 2013

Salbuven

SALBUVEN®
TABLET, SYRUP, SOLUTION

COMPOSITION
SALBUVEN® Mild Tablet
Each tablet contains: Salbutamol Sulfate equivalent to 2 mg of Salbutamol.
SALBUVEN® Tablet
Each tablet contains: Salbutamol Sulfate equivalent to 4 mg of Salbutamol.
SALBUVEN® Syrup
Each teaspoonful (5 ml) contains: Salbutamol Sulfate equivalent to 2 mg of Salbutamol.
SALBUVEN® Solution
Each ml solution contains: Salbutamol Sulfate equivalent to 5 mg of Salbutamol.

PHARMACOLOGY
Salbutamol is a synthetic sympathomimetic amine, which selectively stimulates beta 2 adrenoceptors in the bronchial smooth muscle.
The beta 2 agonist stimulates the production of the AMP by activation of the adenyl cyclase enzyme.
The main effect following oral inhalation via nebulizer or oral administration of Salbutamol is bronchodilatation, resulting from the relaxation of bronchial smooth muscle. Salbutamol has a longer duration of action and is safer than Isoproterenol (Isoprenaline) and Orsiprenaline, as the cardiac stimulation effect of Salbutamol is less than those 2 agents.

Pharmacokinetics
Bronchodilation begins within 30 minutes after oral administration, with peak effect is 2 - 3 hours, and may persist up to 4 - 6 hours. Bronchodilation begins within 5 minutes following nebulization, with peak effect in approximately 1 - 2 hours, and generally persists 3 - 4 hours, but occasionally up to 6 hours or longer.
Salbutamol and its metabolites are rapidly excreted in urine and feces.

INDICATIONS
Salbuven is indicated as a bronchodilator in bronchial asthma, chronic bronchitis and emphysema.
Salbuven solution for nebulization is indicated for status asthmaticus, critical bronchial spasm including those with acute exacerbation of chronic bronchitis, severe asthma bronchial, bronchiectase, and other severe lung infection.
Salbuven solution can be used in patients with mild cardiac disease or mild hypertension, as the dosage recommended does not increase the cardiac activity or the cardiac oxygen demand.

CONTRAINDICATION
Hypersensitivity to Salbutamol Sulfate.

PRECAUTIONS
It should be used with caution in patients with hyperthyroidism, hypertension, diabetes mellitus, and cardiovascular disorders.
Do not give Salbutamol and beta-receptor blocking agent concomitantly.
Especially for solution:
Not indicated for oral administration or injection.
Salbuven solution is to be used with a nebulizer, under the direction of physician in a hospital.
It should be stored at temperature below 25°C and protected from light.
After opening, it should be used within 1 month. Before using, nebulizer should be in clean condition.
When undesired symptoms of overdose occur, cardioselective beta blocking agent can be used with caution.

ADVERSE REACTIONS
The commonly observed adverse reactions are tachycardia and tremor. Overdose of Salbuven solution can produce peripheral vasodilation, headache and sedation.

DOSAGE AND ADMINISTRATION 
Tablet and Syrup
Adults and children 12 years of age or older:2 - 4 mg, 3 or 4 times daily.
Children 3 - 6 years of age:1 - 2 mg, 3 or 4 times daily.
Children 6 - 12 years of age:2 mg, 3 or 4 times daily.

Solution
It can be used in 2 methods:
  1. Salbuven solution, diluted with distilled water or saline solution, 1 part of Salbuven solution in 50 parts of distilled water or saline solution (so that the concentration is 100 mcg/ml). The diluted Salbuven solution is then administered through nebulizer with IPPV.
  2. 2 ml Salbuven solution, administered through IPPV, with oxygen enriched air, in 3 minutes. It can be given up to 4 times daily.
PRESENTATION
SALBUVEN® Mild
Box of 10 strips of 10 tablets
Reg. No. DKL 8321602210 A1
SALBUVEN® Tablet
Box of 10 strips of 10 tablets
Reg. No. D 7813084
SALBUVEN® Syrup
Bottle of 100 ml
Reg. No. D 7813085
SALBUVEN® Solution 
Bottle of 10 ml 
Reg.No.DKL8921609056 A1


On Medical Prescription Only
Keep in a cool and dry place (15° - 30°C)

Manufactured by:
PHAROS



SALBUVEN®
TABLET, SIROP, LARUTAN

SALBUVEN® Mild:
Tiap tablet mengandung salbutamol sulfat setara dengan salbutamol 2 mg
SALBUVEN® Tablet:
Tiap tablet mengandung salbutamol sulfat setara dengan salbutamol 4 mg
SALBUVEN® Sirop:
Tiap 5 ml sirop mengandung salbutamol sulfat setara dengan salbutamol 2 mg
SALBUVEN® Larutan:
Tiap 1 ml larutan mengandung salbutamol sulfat setara dengan salbutamol 5 mg

TINJAUAN UMUM
Salbutamol adalah suatu amina simpatomimetik sintetik yang merangsang secara selektif reseptor adrenergik beta 2 terutama pada otot polos bronkus.
Golongan beta 2 agonist ini merangsang produksi AMP siklis dengan cara mengaktifkan kerja enzim adenil siklase.
Efek utama setelah inhalasi oral melalui nebulizer atau pemberian per oral adalah efek bronkodilatasi yang disebabkan terjadinya relaksasi otot polos bronkus.
Dibandingkan dengan isoproterenol (isoprenalin) dan orsiprenalin, salbutamol bekerja lebih lama dan lebih aman karena efek stimulan terhadap jantung lebih kecil.
Penelitian klinis yang luas membuktikan bahwa salbutamol merupakan obat yang efektif dan aman untuk penyakit paru obstruktif menahun.

INDIKASI
Sebagai bronkodilator pada asma bronkial, bronkitis kronis dan emfisema. Salbuvene Larutan dengan menggunakan nebulizer digltnakan untuk status asmatikus, spasma bronkus gawat seperti : eksaserbasi akut bronkitis kronis, asma bronkial berat, bronkiektasis dan infeksi paru berat lainnya. SALBUVEN® Larutan dapat dapat dipakai pada pasien dengan penyakit jantung atau hipertensi ringan karena dosis bronkodilatasi yang dianjurkan tidak meningkatkan kerja maupun keperluan oksigen jantung.

KONTRA INDIKASI
Penderita yang hipersensitif.

PERINGATAN DAN PERHATIAN
Harap hati-hati memberikan salbutamol pada penderita dengan hipertiroid, hipertensi, diabetes dan gangguan kardiovaskular.
Jangan diberikan bersama-sama dengan obat dari golongan beta bloker.

Khusus bentuk larutan:
  • Tidak untuk pemberian oral maupun suntikan.
  • Pemakaiannya harus dibawah pengawasan dokter dan dilakukan di rumah sakit dengan menggunakan nebulizer atau alat sejenis. Disimpan pada temperatur di bawah 25° C dan sebaiknya terhindar dari cahaya langsung.
  • Setelah tutup terbuka harus segera dipakai dalam waktu kurang dari 1 bulan.
  • Sebelum digunakan, nebulizer harus berada dalam keadaan bersih. Bila terjadi gejala yang tidak diinginkan karena kelebihan dosis, dapat digunakan obat golongan beta bloker kardio-selektif dengan sangat hati-hati.
TAKARAN PEMAKAIAN
Bentuk tablet dan sirop
Dewasa:2 - 4 mg, 3 - 4 kali sehari
Anak-anak:3 - 6 tahun: 1 - 2 mg, 3 - 4 kali sehari.
6 - 12 tahun: 2 mg, 3 - 4 kali sehari.
Anak-anak diatas 12 tahun:sama dengan dosis dewasa

Bentuk larutan
Dapat dipakai dengan 2 cara:
  1. SALBUVEN® Larutan dilarutkan dalam aquadest atau larutan saline normal dengan perbandingan 1:50 (konsentrasi 100 mcg/ml). Selanjutnya larutan tersebut agar dipakai dengan menggunakan nebulizer secara IPPV.
  2. 2 ml SALBUVEN® Larutan diberikan secara IPPV dengan menggunakan udara yang diperkaya oksigen selama 3 menit. Dapat diberikan sampai 4 kali sehari.
EFEK SAMPING
Efek samping yang sering dijumpai adalah takikardia dan tremor. Pada pemakaian SALBUVEN® Larutan  berlebihan dapat timbul vasodilatasi perifer. Sakit kepala dan mengantuk. .

KEMASAN

SALBUVEN® Mild
Dos berisi 10 strip @ 10 tablet
Reg. No. DKL 8321602210 A1
SALBUVEN® Tablet
Dos berisi 10 strip @ 10 tablet
Reg. No. D 7813084
SALBUVEN® Sirop
Botol berisi netto 100 ml
Reg. No. D 7813085
SALBUVEN® Larutan 
Botol berisi netto 10 ml 
Reg.No.DKL8921609056 A1


Simpan di tempat kering dan sejuk. 
HARUS DENGAN RESEP DOKTER

PHAROS

Continue reading...

Monday, June 10, 2013

HERBAmint

HERBAmint

Indonesia is rich with natural resources that can be used as traditional medicine. Indonesian herbs had been used as traditional cough medicine for centuries by our ancestors and their effectiveness had been proven.
Concerning with the paradigm of "back to nature" in medical treatment, HERBAmint® is the best traditional medicine of choice to reduce cough and other cold symptoms.

COMPOSITION
Zingiberis rhizome0.648 g
Kaempferiae rhizome0.384 g
Caryophylli flos0.504 g
Alstoniae cortex0.384 g
Foeniculi fructus0.384 g
Retrofracti fructus0.360 g
Other ingredients37.416 g
which are consist of : Myristicae semen, Piperis folium,
Cubebae fructus, Burmanii cortex, Piperis nigri fructus,
Mentha arvensitis herb, Menthol, Ol. Mentha Pip. , and Honey


INDICATIONS
HERBAmint® is indicated for the treatment of cough, liquefies viscous sputum, relieves throat and reduces symptoms of common cold.

DOSAGE
Adult:
3-4 times daily 15 mL (1 tablespoonful)
Children 6- 12 years:
3-4 times 5 mL (1 teaspoonful)

PRESENTATION
Bottles of 60 mL syrup
Bottles of 100 mL syrup

SHAKE BEFORE USE

STORE IN COOL AND DRY PLACE
POM TR.033 626 851

Manufactured by:
PT. Saroni Milenium Laboratoria
Lembang-Indonesia



HERBAmint

Indonesia kaya dengan sumber bahan alam tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat tradisonal. Penggunaan tanaman indonesia sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk telah dilakukan secara turun temurun oleh nenek moyang kita dan terbukti khasiatnya.
Sejalan dengan perkembangan pengobatan kembali ke alam, HERBAmint® merupakan obat batuk tradisional pilihan untuk meredakan batuk dan gejala-gejala lain yang menyertainya.

KOMPOSISI
Zingiberis rhizoma0.648 g
Kaempferiae rhizoma0.384 g
Caryophylli flos0.504 g
Alstoniae cortex0.384 g
Foeniculi fructus0.384 g
Retrofracti fructus0.360 g
Bahan-bahan lain37.416 g
yang terdiri dari: Myristicae semen, Piperis folium,
Cubebae fructus, Burmanii cortex, Piperis nigri fructus,
Herba Mentha arvensitis, Menthol, Ol. Mentha Pip. , and Madu

KEGUNAAN
Membantu meredakan batuk, mengencerkan dahak, dan melegakan tenggorokan serta meredakan gejala masuk angin

ATURAN PAKAI 
Dewasa:
3-4 kali sehari 15 ml (l sendok makan)
Anak-anak 6- 12 tahun:
3-4 kali sehari 5 ml (1 sendok teh)

KEMASAN
Botol berisi 60 ml
Botol berisi 100 ml

KOCOK SEBELUM DIMINUM
SIMPAN DI TEMPAT YANG SEJUK DAN KERING 
POM TR.033 626 851

Baca aturan pakai, bila sakit berlanjut hubungi dokter

Diproduksi oleh:
PT. Saroni Milenium Laboratoria
Lembang-Indonesia

Continue reading...

Sunday, June 9, 2013

Demacolin

Demacolin®

  • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal efedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO). 
  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan. 
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih (over weight) atau penderita usia lanjut. 
  • Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan. 
  • Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.

KOMPOSISI:
Tiap tablet mengandung:
Parasetamol500mg
Pseudoefedrin HCl7,5mg
Klorfeniramin maleat                2mg
Kofein10mg
Tiap sendok takar (5 ml) sirup mengandung:
Parasetamol120mg
Pseudoefedrin HCl7,5mg
Klorfeniramin maleat               
1mg

FARMAKOLOGI:
Bekerja sebagai analgesik - antipiretik, antihistamin dan dekongestan hidung

INDIKASI:
Untuk meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin.

KONTRA INDIKASI:
- Lihat box warning.
- Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.
- Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.

INTERAKSI OBAT:
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.

PERINGATAN DAN PERHATIAN:
  • Lihat box warning.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, gangguan jantung dan diabetes mellitus.
  • Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
  • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.

EFEK SAMPING:
  • Mengantuk, gangguan pencernaan, insomnia, gelisah, eksitasi, tremor, takikardi, aritmia ventrikuler, mulut kering, palpitasi, sulit berkemih.
  • Penggunaan dosis besar danjangka panjang menyebabkan kerusakan hati.
ATURAN PAKAI:
Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun:1 - 2 tablet, 3 - 4 kali sehari
Anak-anak umur 6 - 12 tahun:½ - 1 tablet, 3 - 4 kali sehari
Anak-anak 2 - 5 tahun:1 sendok takar ( 5 ml ), 3 kali sehari
Anak-anak 6 - 12 tahun:2 sendok takar ( 5 ml ), 3 kali sehari

CARA PENYIMPANAN :
Simpan di tempat kering, pada suhu di bawah 30°C

KEMASAN
DEMACOLlN tablet:
Dus, isi 10 strip @ 10 tablet, No. Reg. : D. 2019898
Kaleng, isi 1000 tablet, No. Reg. : D. 2019898-I
DEMACOLlN sirup : Dus, isi 50 botol @ 60 ml, No. Reg.: DTL 7804215937 A1
Dus, isi 50 botol @ 100 ml, No. Reg.: DTL 7804215937 A1

Dapat menyebabkan kantuk

P. NO. 1
AWAS! OBAT KERAS
Bacalah aturan memakainya

PT. CORONET CROWN
PHARMACEUTICAL INDUSTRIES
SURABAYA - INDONESIA
Continue reading...

Saturday, June 8, 2013

Myloxan

MYLOXAN
tablet, suspensi, forte suspensi

Antasida dan Mengurangi kembung

KOMPOSISI
TABLET KUNYAH/ SUSPENSI
Tiap sendok teh (5 ml) atau tablet kunyah mengandung:
Aluminium Hidroksida200mg
Magnesium Hidroksida                 200mg
Metilpolisiloksan20mg

FORTE SUSPENSI
Tiap sendok teh (5 ml) mengandung:
Aluminium Hidroksida250mg
Magnesium Hidroksida                 250mg
Metilpolisiloksan50mg

KHASIAT
MYLOXAN merupakan kombinasi Aluminium Hidroksida dan Magnesium Hidroksida merupakan antasid yang bekerja menetralkan asam lambung dan menginaktifkan pepsin, sehingga rasa nyeri ulu hati akibat iritasi oleh asam lambung dan pepsin berkurang. Disamping itu, efek laksatif dari Magnesium Hidroksida dan mengurangi efek konstipasi dari Aluminium Hidroksida. Dimetilpolisiloksan mengurangi gelembung-gelembung gas dalam saluran cerna yang menyebabkan rasa kembung berkurang.

INDIKASI
Untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung dan perasaan penuh pada lambung.

KONTRA INDIKASI
Bagi penderita dengan gangguan fungsi ginjal yang parah.

PERINGATAN DAN PERHATIAN
  1. Jangan diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal yang parah karena dapat menimbulkan hipermagnesemia.
  2. Tidak dianjurkan untuk digunakan terus-menerus (lebih dari 2 minggu) kecuali atas petunjuk dokter, karena dapat menimbulkan ketergantungan fungsi lambung.
  3. Jangan digunakan bersamaan Simetidin atau Tetrasiklin, karena dapat mempengaruhi absorbsi obat tersebut.
  4. Tidak dianjurkan pemberian pada anak-anak di bawah 6 tahun, kecuali atas petunjuk dokter karena biasanya kurang jelas penyebabnya.
  5. Hati-hati pemberian pada penderita diet fosfor rendah dan pemakaian lama, karena dapat mengurangi kadar fosfor dalam darah.
DOSIS
Dewasa:Sehari 3 - 4 kali, 1 - 2 tablet
Anak-anak 6-12 tahun:Sehari 3 - 4 kali, ½ - 1 tablet
Diminum 1 - 2 jam setelah makan dan menjelang tidur, sebaiknya tablet dikunyah dahulu.

EFEK SAMPING
Dapat berupa obstruksi usus dan gangguan absorbsi fosfat, sehingga menimbulkan sindrom deplesi fosfat atau osteomalasia.
Efek samping yang umum adalah sembelit, diare, muntah, dan gejala-gejala tersebut akan hilang bila pemakaian obat dihentikan.

INTERAKSI OBAT
Pemberian bersama-sama dengan Simetidin atau tetrasiklin dapat mengurangi absorbsi obat tersebut.

PENYIMPANAN
Simpan pada suhu dibawah 30°C.

SEDIAAN DAN KEMASAN 
MYLOXAN TABLET KUNYAH
Dus berisi 10 strip x 10 tablet kunyah No. Reg. DBL7814512763Al
Dus berisi 50 strip x 10 tablet kunyah No. Reg. DBL7814512763A1
MYLOXAN SUSPENSI
- Botol plastik isi 150 ml. dan 60 ml. netto., No. Reg. DBL8514501233Al dan DBL8514501233A1
MYLOXAN FORTE SUSPENSI
Botol plastik isi 150 ml. dan 60 ml. netto., No. Reg. DBL8714501233Bl dan DBL8714501233B1

PT MECOSIN INDONESIA
JAKARTA
Continue reading...

Friday, June 7, 2013

OB Herbal

OB Herbal 

OB Herbal diformulasikan dari ekstrak tanaman obat yang berkhasiat meredakan batuk karena alergi atau batuk yang disebabkan karena masuk angin. Kandungan bahan-bahan alami dalam OB Herbal telah diteliti di laboratorium PT. Deltomed Laboratories, mengandung bahan-bahan yang berkhasiat dan tepat untuk mengatasi masalah batuk serta diproduksi dengan sistem teknologi ekstraksi modern, dengan peralatan ekstraksi yang memenuhi standar GMP (Good Manufacturing Practice), sehingga produk yang dihasilkan mempunyai standar kualitas obat herbal yang baik.

Komposisi:
  • Citrus aurantifolia : berkhasiat mengencerkan dahak
  • Licorice: dapat membantu meredakan peradangan (inflamasi saluran nafas) sehingga dapat melegakan nafas.
  • Zingiberis rhizome : memberikan rasa hangat di tenggorokan 
  • Herba Thyme : berkhasiat meredakan bronchitis
  • Menthae folia : melegakan nafas.
  • Kaemferia rhizome : berkhasiat mengencerkan dahak 
  • Myristicae ekstrak : berkhasiat meredakan batuk

Indikasi:
Meredakan batuk karena alergi debu, perubahan cuaca atau batuk karena masuk angin, OB Herbal bekerja mengencerkan dahak atau membantu mengeluarkan dahak sehingga dapat melegakan nafas.

Aturan minum / dosis:

Dewasa:3 x 1 sendok makan(15 ml)
Anak(5-10 tahun):3 x ½ sendok makan       (7,5 ml)




OB Herbal is formulated from herbal extract providing efficacy to alleviate cough caused by allergy or cough caused by cold. The content of natural substance in OB Herbal has been analyzed in laboratory of PT. Deltomed Laboratories, which contain substance which is officious and good to cure cough and is produced on modern extract technology system, with extraction equipment meeting GMP (Good Manufacturing Practice) standard, and that the product shall have good herbal quality standard.

Composition :
  • Citrus aurantifolia : is efficacious to dilute sputum
  • Licorice: can alleviate infection (respiratory inflammation) and may relieve breathing
  • Zingiberis rhizome : warm the throat
  • Herba Thyme : efficacious to alleviate bronchitis
  • Menthae folia : to relieve breathing
  • Kaemferia rhizome : efficacious to dilute sputum 
  • Myristicae extract : efficacious to alleviate cough 
Indication/benefit :
To alleviate cough caused by dust allergy, change of weather or cough due to cold, OB Herbal will dilute sputum and can remove sputum which resulting in relieving breath.

Directions for use/dose :
Adult:3 x 1 sendok makan(15 ml)
Children (5-10 tahun):3 x ½ sendok makan       (7,5 ml)
Continue reading...

Thursday, June 6, 2013

Cosyr

COSYR SYRUP
Dekstrometorfan HBr, Klorfeniramin Maleat, Fenilpropanolamin HCl, Guaifenesin


Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal efedrin, pseudoefedrin, fenilefrin), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapat terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO). 
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih (overweight) atau penderita usia lanjut. 
Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang segera hubunqi dokter atau unit pelayanan kesehatan. 
Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.

KOMPOSISI
Setiap 5 mL (1 sendok takar) mengandung:
Dekstrometorfan HBr10mg
Klorfeniramin Maleat1mg
Fenilpropanolamin HCl                                12,5mg
Guaifenesin50mg

CARA KERJA OBAT
Bekerja sebagai antitusif, antihistamin, ekspektoran dan dekongestan hidung.

INDIKASI
Untuk meringankan batuk dan pilek.

DOSIS
(3 - 4 kali sehari)
Dewasa:5mL(1 sendok takar)
Anak 6 - 12 tahun:2,5mL(1½ sendok takar)

KONTRAINDIKASI
- Lihat kotak peringatan.
- Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus.

EFEK SAMPING
Mengantuk, gangguan pencernaan, gangguan psikomotor, takikardia, aritmia, mulut kering, palpitasi, retensi urin.

PERINGATAN DAN PERHATIAN
  • Lihat kotak peringatan.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid dan retensi urin.
  • Tidak dianjurkan penggunaan pada anak usia di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang dapat menekan susunan saraf pusat.
  • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Hati-hati untuk penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
  • Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada gangguan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal: asma, emfisema).

INTERAKSI OBAT
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.

KEMASAN
Botol berisi 60 mL - Reg. No. DTL8914704437A1

Dapat menyebabkan kantuk. 

SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25° - 30°C) 
TERLINDUNG DARI CAHAYA

Diproduksi oleh:
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk.
Gunung Putri - Bogor, Indonesia

untuk
PT Medifarma Laboratories
UNITED AMERICAN PHARMACEUTICALS, LTD.
Depok, Indonesia
Continue reading...

Wednesday, June 5, 2013

Cohistan Expectorant

COHISTAN
EXPECTORANT
Guaifenesin, Chlorpheniramine Maleate

RELIEVES ALLERGIC AND PRODUCTIVE COUGH

COHISTAN relieves productive and allergic cough.
COHISTAN augments the production and modifies the viscosity of respiratory tract fluid, thereby making retained secretions less tenacious and more easily expectorated. It soothes the mucosal lining of the respiratory passages resulting in the prompt relief of productive and allergic cough due to mucosal irritation.
COHISTAN relieves cough of allergic nature. It blocks the histamine that induces congestion, spasm, and itching of the respiratory passages without altering the naturally demulcent respiratory tract fluid secretions. It combats and prevent allergic reactions which also complicate cough due to non allergic causes.

FORMULA 
Each 5 mL (1 teaspoonful) contains:
Guaifenesin50mg
Chlorpheniramine Maleate                     1mg

INDICATIONS
COHISTAN EXPECTORANT liquefy thick secretions to facilitate expectoration and control productive cough and cough due to allergies.

DOSAGE
(3 to 4 times a day)
Children2 - 6 years5mL(1 teaspoonful)
7 - 12 years7.5mL(1½ teaspoonfuls)
Adults15mL(3 teaspoonfuls)
Or as prescribed by the physician.

PRECAUTIONS
It is not allowed to drive a motor vehicle or operate a machine when this medicine is taken.

SUPPLY
Bottle of 60 mL and 100 mL - Reg. No. DTL8914704137A1

STORE AT ROOM TEMPERATURE (25° - 30°C)

Manufactured by
PT Medifarma Laboratories
B I O M E D I S ,   L T D.
Depok, Indonesia




COHISTAN
EXPECTORANT
Guaifenesin, Klorfeniramin Maleat


MEREDAKAN BATUK ALERGI DAN BATUK PRODUKTIF

COHISTAN adalah terapi untuk meredakan batuk produktif dan batuk alergi.
COHISTAN akan meningkatkan produksi dan mengubah kekentalan sekret saluran pernafasan menjadi lebih encer dan lebih mudah dikeluarkan. COHISTAN akan menyejukkan selaput lendir yang teriritasi, menyebabkan pasien lega dari batuk produktif dan batuk alergi.
COHISTAN meredakan batuk karena alergi. COHISTAN menghambat histamin yang menyebabkan kongesti, spasme dan gatal-gatal di tenggorokan tanpa mengganggu kelembutan mukosa saluran nafas yang normal. Obat ini akan meredakan dan mencegah reaksi-reaksi alergi yang dapat memperberat batuk yang bukan karena alergi.

KOMPOSISI 
Setiap 5 mL (1 sendok takar) mengandung:
Guaifenesin50mg
Klorfeniramin Maleat                                      1mg

INDIKASI
COHISTAN EXPECTORANT mencairkan sekret yang kental untuk mempermudah pengeluarannya dan meredakan batuk produktif dan batuk karena alergi.

DOSIS
(3 - 4 kali sehari)
Anak-anak2 - 6 tahun5mL(1 sendok takar)
7 - 12 tahun7,5mL(1½ sendok takar)
Dewasa15mL(3 sendok takar)
Atau menurut petunjuk dokter.

PERHATIAN
Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.

KEMASAN
Botol berisi 60 mL dan 100 mL - Reg. No. DTL8914704137A1

SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25° - 30°C)

Dibuat oleh
PT Medifarma Laboratories
B I O M E D I S ,   L T D.
Depok, Indonesia
Continue reading...
 

Followers

Add to Technorati FavoritesTopOfBlogsobat, info, tablet,syrup, injection, ampul, cream, ointment, solution, blogarama - the blog directoryBlog Directory & Search engineMedicine Blogs - Blog Catalog Blog Directory Health Free Page Rank ToolPowered by  MyPagerank.Net Ping your blog, website, or RSS feed for Free
review http://www.obatinfo.com on alexa.com

Masukkan alamat email anda di bawah ini untuk mendapatkan informasi obat terbaru

   

ObatInfo.com hanya memberikan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat serta dari berbagai sumber. Informasi-informasi di ObatInfo.com tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter anda, bila memiliki masalah kesehatan. ObatInfo.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/ penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan disini.

ObatInfo.com | all about drugs Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts