Tampilkan postingan dengan label Vitamins and Minerals (Pre and Post Natal)/ Antianemics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vitamins and Minerals (Pre and Post Natal)/ Antianemics. Tampilkan semua postingan

Ferofort

12:30 Add Comment
Ferofort
FEROFORT®
Besi,Vitamin B kompleks, Seng, Lisin
kaplet salut selaput

Komposisi
Setiap kaplet salut selaput mengandung:
Ferronyl84,7mg
(ekivalen dengan elemen Besi)83mg
Asam Askorbat150mg
Asam Folat1mg
Vitamin B12 (Sianokobalamin)10mcg
Vitamin Bl (Tiamin HCl)3mg
Vitamin B2 (Riboflavin)3mg
Vitamin B6 (Piridoksin HCl)5mg
Niasin30mg
Kalsium Pantotenat15mg
ZnSO4 H2O41,2mg
(ekivalen dengan elemen Seng)15mg
Lisin HCl50mg

Farmakologi
FEROFORT® adalah preparat besi oral dosis tinggi dengan suplemen vitamin B kompleks, seng dan asam amino esensial lisin.

Besi adalah elemen yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan hemoglobin dan proses oksidasi jaringan. Besi terutama diabsorpsi di duodenum dan jejunum. Selanjutnya besi disimpan dalam tubuh sebagai transferin dan hemosiderin; 30% pada hati. 30% pada sumsum tulang dan sisanya terdapat dalam limpa dan otot.

Asam askorbat berperan penting dalam sintesa kolagen dan materi antar sel. Asam askorbat membantu absorpsi dari zat besi.

Suplemen vitamin B kompleks dalam jumlah kebutuhan sehari-hari berguna pada keadaan defisiensi relatif akibat meningkatnya kebutuhan, tidak cukupnya asupan, atau akibat gangguan absorpsi nutrisi.
Vitamin B kompleks diabsorbsi pada saluran pencernaan. menjalani sirkulasi enterohepatik, terutama disimpan dalam hati dan dibuang melalui urin. Vitamin tersebut juga didistribusikan dalam air susu.

Asam folat direduksi dalam tubuh menjadi tetrahidrofolat, yang merupakan koenzim dalam berbagai proses metabolik termasuk sintesa nukleotida purin dan pirimidin.

Tiamin HCl berperan penting dalam transformasi energi dan membran serta konduksi saraf.

Bentuk aktif terfosforilasi dari riboflavin penting dalam reaksi metabolik oksidatif/reduktif sebagai koenzim.

Piridoksin HCl berperan dalam metabolisme asam amino. karbohidrat dan lemak. Selain itu piridoksin dibutuhkan dalam pembentukan hemoglobin.

Sianokobalamin penting untuk fungsi normal metabolisme sel dan mempengaruhi pembentukan mielin.

Niasin berperan dalam reaksi perpindahan elektron dalam rantai pernapasan. pembentukan sel dan regulasi gen.
Seng adalah mineral yang menstimulasi aktivitas enzim. Seng diabsorpsi di saluran pencernaan dan dieksresikan terutama melalui tinja.

Lisin sebagai asam amino esensial.

Indikasi
FEROFORT® diindikasikan sebagai suplemen untuk pencegahan anemia akibat kekurangan zat besi. terutama pada wanita hamil dan menyusui.

Kontraindikasi
Senyawa besi merupakan kontraindikasi bagi penderita dengan hemokromatosis primer dan siderosis akibat transfusi.
zat besi tidak boleh diberikan pada penderita yang mendapat transfusi darah berulang-ulang, karena dapat menimbulkan kelebihan zat besi dengan kemungkinan hemokromatosis sekunder.
Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu komponen obat.

Dosis
Dosis dewasa adalah 1 kaplet sehari, diberikan bersama makanan atau sehabis makan.

Peringatan
Anemia hemolitik tanpa kekurangan zat besi tidak boleh diobati dengan senyawa besi, karena dapat menimbulkan kelebihan zat besi. Kelebihan zat besi juga dapat terjadi pada penderita yang mendapat preparat besi oral dan suntikan sekaligus dan pada penderita dengan hemoglobinopati atau anemia refrakter lainnya yang salah didiagnosis sebagai anemia kekurangan zat besi. Pemberian jangka panjang zat besi dalam dosis tinggi harus dihindari kecuali pada penderita dengan pendarahan yang terus menerus, pendarahan haid yang berlebihan, atau kehamilan yang berulang-ulang. Asam askorbat harus diberikan dengan hati-hati pada pasien dengan hiperoksaluria. Pemberian jangka panjang suplemen seng dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kekurangan zat tembaga.
Zat besi dapat menyebabkan feses berwarna hitam, tetapi tidak berbahaya dan hilang bila pemakaian dihentikan.

Interaksi obat
Besi dapat menurunkan khasiat fluorokuinolon, levodopa, metildopa. penisilamin dan tetrasiklin. Suplemen yang mengandung kalsium dan magnesium ataupun antasida dapat menurunkan absorpsi besi, sedangkan asam askorbat dan asam sitrat dapat meningkatkan absorbsi besi.
Asam askorbat sebaiknya tidak diberikan pada bulan pertama setelah pengobatan desferioksamin dimulai karena dapat memperburuk keracunan besi.
Suplemen besi dosis tinggi dapat menurunkan absorpsi seng, sedangkan suplemen seng dapat menurunkan absorpsi tembaga, fluorokuinolon, besi, penisilamin dan tetrasiklin.

Efek samping
Pemberian preparat besi secara oral dapat menimbulkan gangguan saluran pencernaan, terutama rasa mual, nyeri ulu hati, diare atau konstipasi.
Asam askorbat biasanya ditoleransi dengan baik. Dosis tinggi dilaporkan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, hiperoksaluria dan pembentukan batu ginjal. Efek samping garam seng yang paling sering dilaporkan adalah gangguan pencernaan.

Kemasan
Dos berisi @ 10 strip x 10 kaplet salut selaput
No. Reg. DBL9011601709A1

Simpan di bawah suhu 30°C.

PT KALBE FARMA Tbk.
Bekasi - Indonesia

FeRRIZ

11:41 Add Comment
FeRRIZ
FeRRIZ®
BESI ELEMEN 15 mg 

SUPLEMEN MAKANAN 

FERRIZ® mengandung zat besi yang mudah diabsorpsi oleh tubuh, sangat baik untuk membantu anak dalam masa pertumbuhan.

Komposisi:
Tiap 1 sendok teh (5 ml) FERRIZ® Sirup mengandung:
115,4 mg Sodium Feredetate yang setara dengan 15 mg besi elemen.
Tiap 1 mi FERRIZ® Drops mengandung:
115,4 mg Sodium Feredetate yang setara dengan 15 mg besi elemen.

Kegunaan:
Membantu memenuhi kebutuhan zat besi.

Aturan Pakai:
FERRIZ® Sirup:
- Anak-anak: ½ sendok teh (2,5 ml), 1 kali sehari.
- Dewasa : 1 sendok teh (5 ml), 1 - 2 kali sehari.
FERRIZ® Drops :
- Anak-anak usia 1 - 2 tahun : 0,8 ml, sekali sehari.
- Anak-anak usia 6 - 12 bulan :0,6 ml, sekali sehari.
- Anak-anak usia ‹ 6 bulan : Menurut petunjuk dokter.

Efek Samping:
- Keluhan mual dan nyeri epigastrik.
- Faeces menjadi warna hitam.

Peringatan dan Perhatian:
  • Gunakan sesuai aturan pakai. 
  • Mengandung pemanis buatan aspartam, sorbitol, dan saccharine. 
  • Produk ini tidak dianjurkan bagi penderita phenilketonuria dan wanita hamil dengan kadar phenilalanin tinggi. 
Kemasan:
FERRIZ® Sirup dikemas dalam botol, berisi netto 100 ml
No. Reg : POM SD. 071 630 321

FERRIZ® Drops dikemas dalam botol, berisi netto 15 ml dan dilengkapi dengan penetes yang tertera kalibrasi dosis yang dianjurkan.
No. Reg : POM SD. 071 630 351

Simpan di bawah 30°C, terlindung dari cahaya.

KOCOK DAHULU SEBELUM DIGUNAKAN

Diproduksi oleh:
PT. Nicholas Laboratories Indonesia
Jakarta, Indonesia

Tivilac

11:37 Add Comment
Tivilac
Tivilac®
SUGAR COATED TABLET

COMPOSITION
Each sugar coated tablet contains:
Vitamin A6,000IU
Vitamin D400IU
Vitamin C (Ascorbic acid)100mg
Vitamin B1 (Thiamine mononitrate)10mg
Vitamin B2 (Riboflavine)2,5mg
Vitamin B6 (Pyridoxine hydrochloride)15mg
Vitamin B124mcg
Niacinamide20mg
Calcium pantothenate7,5mg
Folic acid0,25mg
Ferrous fumarate90mg
Calcium lactate250mg
Copper (as Cupric sulfate anhydrous)0.1mg
Iodine (as Potassium iodide)0.1mg
Fluoride (as Sodium fluoride)1mg

PHARMACOLOGY
Vitamin A is necessary for growth and differentiation of epithelial tissue and is required for growth of bones, reproduction, and embryonic development. Vitamin A prevents night blindness, xerophthalmia and keratomalacia with perforation of the cornea.
Vitamin D is necessary for prophylaxis and cures of nutritional rickets, treatment of metabolic rickets and osteomalacia, particularly in the setting of chronic renal failure; treatment of hypoparathyroidism.
Vitamin C is required for or facilitates the conversion of certain proline and lysine residues in procollagen to hydroxyproline and hydroxylysine in the course of collagen synthesis, the oxidation of lysine side chains in proteins to provide hydroxytrimethyllysine for creatinine synthesis, the conversion of folic acid to folinic acid. Vitamin B1 acts in the body as a coenzyme thiamine pyrophosphate (TPP). Thiamine pyrophosphate acts in carbohydrate metabolism as a coenzyme in the decarboxylation of alpha-keto acids such as pyruvate and alpha-keto glutarate.
Vitamin B2 is transformed in the body to flavine mononucleotide (FMN), and flavine adenine dinucleotide (FAD). FMN and FAD serve a vital role in metabolism as coenzymes for a wide variety of respiratory flavoproteins.
Vitamin B6 is transformed in the body to pyridoxal phosphate. Pyridoxal phosphate is involved in several metabolic transformations of amino acids, including decarboxylation, transamination, and racemization. Vitamin B12 as a component of a wide variety of coenzymes, it has a vital role in synthesis of nucleic acid.
Niacinamide serves a vital role in metabolism as coenzyme for a wide variety of proteins that catalyzes oxidation-reduction reactions essential for tissue respiration.
Calcium pantothenate is transformed in the body to 4'phosphopantetheine by phosphorylation and link to cysteamine; this derivate is incorporated into either coenzyme A or acyl carrier protein, the functional forms of vitamin. Coenzyme A serves as a co-factor for a variety of enzyme-catalyzed reactions involving transfer of acetyl groups.
Folic acid after conversion to tetrahydrofolic acid, is necessary for normal erythropoiesis synthesis of purine and thymidylates, metabolism of amino acids such as glycine and methionine, and the metabolism of histidine.
Ferrous fumarate is an essential component in the physiological formation of hemoglobin, adequate amounts of which are necessary for effective erythropoiesis and to yield oxygen transport capacity in blood.
Calcium lactate is necessary to ensure stronger bones and teeth in the offspring.
Copper is necessary for the proper functioning of many metalloenzymes, including ceruloplasmin, monoamine oxidase, ferroxidase II, tyrosinase, dopamine beta-hydroxylase, and cytochrome-C-oxidase; and proteins.
Iodine is an integral part of thyroid hormones, tetraiodothyronine (thyroxine) and triiodothyronine. Iodine prevents hyperplasia and hypertrophy of thyroid gland.
Fluoride prevents caries in the offspring.

INDICATIONS
Tivilac® is indicated for the prevention and therapy of vitamin and mineral deficiencies in pregnant and nursing mothers.

DOSAGE AND ADMINISTRATION
One tablet daily or as directed by the physician

WARNINGS AND PRECAUTIONS
  • This drug causes black stools that are harmless.
  • If staining of teeth occurs, medication should be discontinued.
  • Tivilac® should not be used more than the dose recommended.
  • In some people, this drug may cause nausea, vomiting, stomach pain symptoms, and sometimes diarrhea or constipation.
CONTRAINDICATIONS
Patients hypersensitive to any of its components.

STORAGE
Store in a cool and dry place, protect from light.

PRESENTATION
Box of a bottle @ 30 tablets.

Reg. No. DBL9631512216A1

Manufactured by :
PT. PRATAPA NIRMALA
Tangerang - Indonesia




Tivilac®
TABLET SALUT GULA

KOMPOSISI
Tiap tablet salut gula mengandung:
Vitamin A6.000IU
Vitamin D400IU
Vitamin C (Asam Askorbat)100mg
Vitamin B1 (Tiamin Mononitrat)10mg
Vitamin B2 (Riboflavin)2,5mg
Vitamin B6 (Piridoksin Hidroklorida)15mg
Vitamin B124mcg
Niasinamida20mg
Kalsium pantotenat7,5mg
Asam Folat0,25mg
Ferrosi fumarats90mg
Kalsium Laktat250mg
Tembaga (sebagai Tembaga sulfat anhidrat)0.1mg
Iodium (sebagai Kalium Iodida)0.1mg
Fluorida (sebagai Natrium Florida)1mg

FARMAKOLOGI
Vitamin A diperlukan untuk pertumbuhan dan diferensiasi jaringan epitel serta dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang, reproduksi dan pertumbuhan embrio. Vitamin A mencegah rabun senja, xeroftalmia dan keratamalasia dengan perforasi kornea.
Vitamin D diperlukan untuk pencegahan dan pengobatan rakitis nutrisional, pengobatan rakitis metabolik dan osteomalasia, terutama pada keadaan gagal ginjal kronis; pengobatan hipoparatiroidisme.
Vitamin C diperlukan untuk atau memudahkan konversi residu lisin dan prolin tertentu dalam prokolagen menjadi hidroksiprolin dan hidroksilisin dalam sintesis kolagen, oksidasi rantai samping lisin pada protein untuk menyediakan hidroksitrimetillisin untuk sintesis kreatinin, konversi asam folat menjadi asam folinat. Vitamin B1 berfungsi dalam tubuh sebagai koenzim tiamin pirofosfat (TPP). Tiamin pirofosfat berfungsi dalam metabolisme karbohidrat sebagai koenzim pada dekarboksilasi asam alfaketa seperti piruvat dan alfa-ketoglutarat.
Vitamin B2 dalam tubuh diubah menjadi flavin mononuklotida (FMN) dalam flavin adenin dinukleotida (FAD). FMN dan FAD berperan penting dalam metabolisme sebagai koenzim untuk berbagai jenis flavoprotein sistem pernafasan.
Vitamin B6 dalam tubuh diubah menjadi piridoksal fosfat. Piridoksal fosfat berperan dalam beberapa transaminasi, dan rasemisasi.
Vitamin B12 sebagai komponen dari berbagai koenzim, bekerja penting pada sintesa asam nukleat.
Niasinamida berperan penting dalam metabolisme sebagai koenzim untuk berbagai jenis protein yang mengkatalisis reaksi reduksi-oksidasi yang sangat diperlukan pada respirasi jaringan.
Kalsium pantotenat dalam tubuh diubah menjadi 4 fosfopantetein melalui fosforilasi dan ikatan pada sisteamin, derivat ini tergabung ke dalam koenzim A atau protein pembawa asil, bentuk fungsional dari vitamin. Koenzim A berperan sebagai kofaktor pada berbagai reaksi yang dikatalisis oleh enzim yang melalui transfer gugus asetil,
Asam folat setelah dikonversi menjadi asam tetrahidrofolat, diperlukan untuk eritropoiesis normal, sintesis purin dan timidilat, metabolisme asam-asam amino seperti glisin dan metionin, serta metabolisme histidin.
Ferrosi fumaras adalah komponen yang sangat penting dalam pembentukan hemoglobin fisiologik, jumlah yang memadai diperlukan untuk eritropoiesis efektif dan menghasilkan kapasitas transpor oksigen dalam darah.
Kalsium laktat diperlukan untuk menjamin tulang dan gigi yang lebih kuat pada anak-anak.
Tembaga diperlukan agar berbagai metaloenzim berfungsi secara normal, termasuk seruloplasmin, monoamin oksidase, feroksidase II, tirosinase, dopamin beta-hidroksilase dan sitokrom-C oksidase, dan protein.
Iodium adalah bagian integral dari hormon tiroid, tetraiodotironin (tiroksin) dan triiodotironin. Iodium mencegah hiperplasia dan hipertropi kelenjar tiroid.
Fluorida mencegah karies pada janin.

INDIKASI
Tivilac® diindikasikan untuk mencegah dan mengobati defisiensi vitamin dan mineral pada wanita hamil dan ibu menyusui.

DOSIS DAN CARA PEMBERIAN
- 1 tablet per hari atau sesuai anjuran dokter

PERINGATAN DAN PERHATIAN
  • Setelah minum obat ini faces bisa berwarna hitam, namun sama sekali tidak membahayakan.
  • Bila terlihat tanda noda pada gigi pengobatan dihentikan. 
  • Tivilac® tidak boleh digunakan melebihi dosis yang dianjurkan. 
  • Pada beberapa orang pemberian obat ini dapat menimbulkan gejala-gejala seperti mual, muntah, nyeri lambung dan kadangkadang terjadi diare atau sulit buang air besar.
KONTRAINDIKASI
Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu komponen sediaan.

PENYIMPANAN
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

KEMASAN
Dus isi 1 botol @ 30 tablet.
No. Reg DBL9631512216A1

Diproduksi oleh:
PT. PRATAPA NIRMALA
Tangerang - Indonesia

Vitonal-F

11:29 Add Comment
Vitonal-F
VITONAL-F

Anemia (kurang darah) ialah suatu kondisi tubuh akibat kekurangan zat merah darah (hemoglobin). Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen di paru-paru dan mengedarkannya ke seluruh tubuh, Jika tubuh kekurangan zat besi diperlukan makanan bergizi atau ditambah Vitonal-F yang mengandung zat besi tinggi serta mengandung zat-zat pembentuk darah lainnya seperti kuprum, Vitamin B12, asam folat dan Vitamin B6 dapat membantu mencegah terjadinya kurang darah Vitonal-F juga mengandung vitamin dan mineral yang berguna untuk memenuhi kebutuhan zat besi, terutama untuk wanita selama masa kehamilan, menyusui dan masa penyembuhan.

Komposisi;
Tiap kapsul mengandung:
Vitamin B11,6mg
Vitamin B21,8mg
Vitamin B62,2mg
Vitamin B1210mcg
Vitamin C50mg
Ferrous Fumarate (setara dengan Ferrous Gluconate 240 mg)            91mg
Copper0,2mg
Manganese0.2mg
Folic Acid400mcg

Kegunaan
Membantu memenuhi kebutuhan zat besi, terutama untuk wanita selama masa kehamilan, menyusui dan masa penyembuhan.

Aturan Pakai
Dewasa : 1 kapsul sehari sesudah makan

Kemasan
Kotak isi 5 alu-strip @ 10 kapsul
POM SD 041 312 751

SIMPANLAH DI TEMPAT SEJUK DAN KERING
Diproduksi oleh
PT. Tempo Scan Pacific Tbk
Bekasi 17550 - Indonesia

Obipluz

16:15 Add Comment
Obipluz
OBIPLUZ
with DHA and EPA

COMPOSITION
Each soft capsule contains:
Vitamin A3,000IU
Vitamin D200IU
Vitamin E30IU
Vitamin B12mg
Vitamin B22mg
Vitamin B63mg
Vitamin B123mcg
Folic Acid1,000mcg
Calcium Pantothenate8mg
Biotin35mcg
Nicotinamide20mg
Vitamin C100mg
Iron, Elemental (as Ferrous Sulfate)30mg
Iodine150mcg
Calcium Carbonate100mg
Zinc (as Sulfate)15mg
Magnesium (as Magnesium Sulfate)5mg
Manganese (as Manganese Sulfate)1mg
Copper (as Cupric Sulfate)1,000mcg
Natural Fish Oil500mg
Omega 3135mg
- Docosahexanoic Acid (DHA)105mg
- Eicosapentanoic Acid (EPA)20mg

USAGE
Vitamins and minerals supplement with essential fatty acids which are needed by pregnant and lactating women, and also as brain nutrition.

DOSAGE
One soft capsule daily. Or as prescribed by the physician.

ADVERSE EFFECTS
None expected with the amounts present in the formulation.

CONTRAINDICATION
Hypersensitivity to any OBIPLUZ component.

SUPPLY
Box of 30 soft capsules (6 strips @ 5 capsules)
Reg. No. POM SD. 051 320 591

STORE BETWEEN 15° AND 25°C

Manufactured by:
Darya-Varia
LABORATORIA
Gunung Putri, Bogor - Indonesia
for
PT Medifarma Laboratories, Inc.
WESTMONT PHARMACEUTICALS, LTD.
Bogor - Indonesia

PRE AND POST NATAL VITAMINS-MINERALS WITH DHA AND EPA
Vitamin A is required for normal vision, growth and differentiation. Epithelial cells are continually shed and replace, and because vitamin A is required for their formation, a constant supply of vitamin A is very important to protect skin and mucous membranes.
Vitamin D stimulates mineralization of bone, mainly because of the absorption of dietary calcium and phosphorus.
Vitamin E is the main antioxidant, the protector of Low Density Lipoprotein (LDL). In vitamin E deficiency, the body is susceptible for damaging oxidation or red blood cells which may lead to hemolysis.
B complex vitamins (vitamins B1, B2, B6, B12, pantothenate, nicotinamide and biotin) enables body tissues to obtain energy from metabolism of carbohydrates, fats and proteins by functioning as co-enzymes for various metabolic and biochemical reactions. In some cases, thiamine and pyridoxine may help control nausea and vomiting during pregnancy.
B complex vitamins are also necessary for the normal growth and development of the nervous system.
Folic acid is required for the prevention of Neural Tube Defects (NTDs) in infants. The term Neural Tube Defect applies to any malformation of the embryonic brain or spinal cord. The various forms of NTD are characterized by incomplete development of the central nervous system and its closely related surrounding structures. Among the most common NTDs are spina bifida, in which a piece of spinal cord protrudes from the spinal column, causing paralysis and anencephaly, a condition in which the brain fails to develop normally. The potential ability of folate supplementation to affect embryonic development stems from its essential role in the transport of single-carbon units needed for DNA synthesis, cell division, and tissue growth. Folate also plays a role in DNA methylation, a key factor in genetic expression and maintenance of chromosome structure.
Vitamin C is a water-soluble antioxidant. Vitamin C helps collagen formation in bone matrix.
Iron is an important nutrient during rapid growth because in this period, there is an increase in both tissue mass and blood volume, both of which require additional supplies of iron to make necessary iron-containing compounds especially the hemoglobin of red blood cells and the myoglobin of muscle tissue. Iron supplementation is necessary to replace normal losses (i.e., fecal and menstrual), to facilitate growth, to cope with the demands of pregnancy, and to replace unusual losses, such as those during heavy bleeding.
Iodine deficiency before and during pregnancy can result in cretinism in the infant. There is also evidence that maternal iodine deficiencies that are not severe enough to cause cretinism can cause impaired motor and cognitive function in children. Intakes of iodine that are sufficient to prevent goiter under normal circumstances frequently prove inadequate during pregnancy leading to goiter in the mother. When the mother has goiter, the chances that the infant will develop goiter are increased tenfold.
Calcium supplementation is an effective means to promote bone mineralization to facilitate longitudinal growth and prevent osteoporosis in later life. Overall, the mother transfer 30 grams of calcium to her infant before birth. It is estimated that 9 grams of the 30 grams of calcium provide to the fetus comes from the stores in the mother's bones. To minimize a pregnant woman's risk of developing osteoporosis in later life, she should have adequate amount of calcium. Calcium is the predominant mineral in the bones and teeth. It serves as a co factor and regulator of biochemical reactions. The role of calcium in blood clotting is one of its most well understood functions. Calcium is also involved in initiating neurotransmitter release in the nervous system.
Zinc is required in the generation of immunomodulary proteins and modulation of immune responds and has stabilizing effects on the cell membranes. A total of 100 mg zinc is estimated to accumulate within fetal and maternal tissues during pregnancy. Some reports have associated low plasma zinc levels in pregnancy with prolonged labor, pregnancy-induced hypertension and congenital malformations.
Magnesium plays an important role in facilitating the progress of hundreds of biochemical reactions. Extracellular magnesium is vital for conduction of nerve impulses and muscle contraction. Magnesium also involved in reactions that convert vitamin D into its active form.
Manganese is a co factor of various enzymes, it assists in the release of energy in the mitochondria, synthesis of fatty acids and cholesterol, and metabolism of carbohydrates, it is also required for the normal development of the skeleton and connective tissue.
Copper is an essential component of many metalloproteins including some of the vital enzymes. The processes dependent on copper containing enzymes include the release of energy during respiration, and the synthesis of the structural proteins collagen and elastin, the neurotransmitter noradrenaline and the pigment (melanin)  in hair.
Omega-3
Omega-3 is the name given to a group of polyunsaturated fatty acids. Omega-3 is essential to neuronal and visual function. Omega-3 plays an important role in brain development and function of fetus and children, and particularly important in pregnant and breastfeeding women. Two members of Omega-3 fatty acid family are Docosahexanoic Acid (DHA) and Eicosapentanoic Acid (EPA).
Docosahexanoic Acid (DHA) is essential for visual acuity and neurological development in infants, It becomes incorporated into nerve tissues mostly in utero during the first year of life. DHA is required for brain development and maintenance of its structures and functions.
Eicosapentanoic Acid (EPA) is metabolic precursor of DHA and may be converted to prostaglandins, thromboxanes and lipoxygenase products. EPA may contribute in lowering of blood pressure.



OBIPLUZ
mengandung DHA dan EPA

KOMPOSISI
Setiap kapsul lunak mengandung:
Vitamin A3,000IU
Vitamin D200IU
Vitamin E30IU
Vitamin B12mg
Vitamin B22mg
Vitamin B63mg
Vitamin B123mcg
Asam Folat1,000mcg
Kalsium Pantotenat8mg
Biotin35mcg
Nikotinamida20mg
Vitamin C100mg
Zat besi, Elemental (sebagai Besi sulfat)30mg
Iodium150mcg
Kalsium Karbonat100mg
Seng (sebagai Sulfat)15mg
Magnesium (sebagai Magnesium Sulfat)5mg
Mangan (sebagai Mangan Sulfat)1mg
Tembaga (sebagai Tembaga Sulfat)1,000mcg
Minyak ikan500mg
Omega 3135mg
- Asam Dokosaheksanoat (DHA)105mg
- Asam Eikosapentanoat Acid (EPA)20mg

KEGUNAAN
Suplementasi vitamin dan mineral dengan asam lemak esensial yang dibutuhkan oleh wanita hamil dan menyusui serta sebagai nutrisi otak.

ATURAN PAKAI
Satu kapsul lunak setiap hari. Atau menurut petunjuk dokter.

EFEK SAMPING
Diperkirakan tidak terjadi efek samping dalam jumlah yang terdapat dalam komposisi.

KONTRAINDIKASI
Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen OBIPLUZ.

KEMASAN
Dus berisi 30 kapsul lunak (6 strip @ 5 kapsul)
No. Reg. POM SD. 051 320 591

SIMPAN PADA SUHU 15°-25°C

Diproduksi oleh:
Darya-Varia
LABORATORIA
Gunung Putri, Bogor- Indonesia
untuk
PT Medifarma Laboratories, Inc.
WESTMONT PHARMACEUTICALS, LTD.
Bogor - Indonesia

SUPLEMEN VITAMIN-MINERAL YANG DIPERKAYA DHA DAN EPA UNTUK PRA DAN PASCA KEHAMILAN
Vitamin A dibutuhkan untuk penglihatan yang normal, pertumbuhan dan diferensiasi. Sel-sel epitel secara terus menerus mati dan berganti, dan karena vitamin A dibutuhkan untuk pembentukannya, persediaan
vitamin A yang konstan sangat penting untuk melindungi kulit dan membran mukus.
Vitamin D menstimulasi mineralisasi tulang, terutama karena absorpsi kalsium dan fosfor dari makanan.
Vitamin E adalah antioksidan utama, pelindung dari Low Density Lipoprotein (LDL). Pada defisiensi vitamin E, tubuh rentan terhadap oksidasi yang merusak atau sel-sel darah merah yang mengarah pada hemolisis.
Vitamin B kompleks (vitamin B1, B2, B6, B12, pantotenat, nikotinamida dan biotin) memungkinkan jaringan tubuh menghasilkan energi dari metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein melalui fungsinya sebagai koenzim pada berbagai reaksi metabolik dan biokimia. Pada beberapa kasus, tiamin dan piridoksin dapat membantu mengontrol mual dan muntah selama kehamilan. Vitamin B kompleks juga penting bagi pertumbuhan dan perkembangan normal sistem saraf.
Asam Folat dibutuhkan untuk mencegah Neural Tube Defect (NTD) pada bayi. Istilah Neural Tube Defect digunakan untuk setiap malformasi embrionik otak dan tulang belakang. Bentuk-bentuk NTD ditandai dengan perkembangan yang tidak sempuma pada sistem saraf pusat dan sangat berhubungan dengan struktur- struktur di sekitamya. Bentuk NTD yang paling umum adalah spina bifida, dimana satu bagian saraf tulang belakang menonjol keluar dari kolumna spinalis, menyebabkan paralisis dan anensefali, suatu kondisi dimana otak gagal nerkembang secara normal. Kemampuan potensial suplementasi folat mempengaruhi perkembangan embrio berasal dari peran utamanya pada transport unit-unit karbon tunggal yang dibutuhkan pada sintesis DNA, pembelahan sel, dan pertumbuhan jaringan. Folat juga berperan dalam metilasi DNA, suatu faktor kunci pada tampilan genetika dan pemeliharaan struktur kromosom.
Vitamin C adalah antioksidan larut air. Vitamin C mempemiudah pembentukan kolagen pada matriks tulang.
Zat besi merupakan nutrisi yang penting selama masa pesatnya pertumbuhan karena pada periode ini, terjadi kenaikan massa jaringan dan volume darah, keduanya membutuhkan tambahan persediaan zat besi untuk memenuhi kebutuhan senyawa yang mengandung zat besi, terutama hemoglobin sel-sel darah merah dan mioglobin jaringan otot. Suplementasi zat best dipenukan untuk mengganti zat besi yang hilang secara normal (contohnya karena buang air besar dan menstruasi), membantu pertumbuhan, memenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilah dan menggantikan hilangnya zat besi secara tidak normal, seperti pada pendarahan berat.
Defisiensi Iodium sebelum dan selama kehamilan dapat mengakibatkan kretinisme pada bayi. Ada pula bukti yang mengatakan meskipun defisiensi iodium pada ibu hamil tidak cukup parah untuk mengakibatkan kretinisme namun dapat menyebabkan terganggunya fungsi motorik dan kognitif pada anak-anak. Asupan iodium yang mencukupi untuk mencegah pembesaran kelenjar tiroid (goiter) pada keadaan normal, seringkali terbukti tidak mencukupi selama kehamilan dan mengakibatkan pembesaran kelenjar tiroid pada ibu hamil.
Ketika ibu hamil menderita pembesaran kelenjar tiroid, peluang bayi akan mengalami hal yang serupa meningkat sepuluh kali lipat.
Suplementasi kalsium merupakan suatu cara efektif untuk meningkatkan mineralisasi tulang sehingga membantu pertumbuhan dan mencegah osteoporosis di kemudian hari. Secara umum, ibu memindahkan 30 gram kalsium ke bayinya sebelum dilahirkan. Diperkirakan bahwa 9 gram dari 30 gram kalsium yang diberikan kejanin berasal dari simpanan kalsium dalam tulang ibu. Untuk meminimalkan risiko berkembangnya osteoporosis pada wanita hamil, ibu hamil sebaiknya memiliki persediaan kalsium yang mencukupi. Kalsium adalah mineral utama pada tulang dan gigi. Kalsium berfungsi sebagai kofaktor dan pengatur reaksi-reaksi biokimia. Peran kalsium dalam proses pembekuan darah adalah salah satu fungsi yang paling diketahui. Kalsium juga teriibat dalam awal pelepasan neurotransmiter pada sistem saraf.
Seng dibutuhkan dalam pembangkitan protein-protein imunomodulari dan modulasi respon kekebalan serta
menstabilkan efek-efek pada membran-membran sel. Total 100 mg seng diperkirakan berakumulasi dalam
jaringan janin dan ibu selama kehamilan. Beberapa laporan penelitian menghubungkan rendahnya kadar
plasma seng pada kehamilan dengan panjangnya proses kelahiran, hipertensi karena kehamilan dan
malformasi kongenital.
Magnesium memainkan peranan vital dalam memfasilitasi perkembangan ratusan reaksi biokimia. Magnesium ekstraseluler penting bag! konduksi impuls-impuls saraf dan kontraksi otot. Magnesium juga teriibat pada reaksi-reaksi yang mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya.
Mangan adalah kofaktor berbagai enzim. Mangan membantu pelepasan energi pada mitokondria, sintesis
asam lemak dan kolesterol, serta metabolisme karbohidrat. Mangan juga dibutuhkan untuk perkembangan
normal rangka tubuh dan jaringan penghubung.
Tembaga adalah komponen esensial bagi berbagai metaloprotein termasuk beberapa enzim vital. Proses-
proses tersebut bergantung pada tembaga yang mengandung enzim termasuk pelepasan energi selama respirasi, dan sintesis kolagen protein-protein struktural dan elastin, noradrenalin neurotransmiter dan pigmen
(melanin) pada rambut.
Omega-3
Omega-3 adalah nama yang diberikan kepada salah satu kelompok asam lemak tak jenuh ganda.
Omega-3 penting bagi fungsi saraf dan penglihatan. Omega-3 berperan penting dalam perkembangan dan
fungsi otak pada janin dan anak-anak, dan tentu saja penting bagi wanita hamil dan menyusui. Dua anggota
kelompok asam lemak Omega-3 yaitu Asam Dokosaheksanoat (DHA) dan Asam Eikosapentanoat (EPA).
Asam Dokosaheksanoat (DHA) penting bagi kejelasan penglihatan dan perkembangan neurologikal pada
bayi. DHA bergabung menjadi jaringan saraf, sebagian besar pada uterus selama tahun pertama kehidupan.
DHA dibutuhkan bagi perkembangan otak serta pemeliharaan struktur dan fungsi otak.
Asam Eikosapentanoat (EPA) adalah sebuah prekursor metabolik DHA dan dapat diubah menjadi
prostaglandin, tromboksan dan produk-produk lipoksigenase, EPAmemberikan kontribusi dalam menurunkan tekanan darah.
loading...