Dulcolax Tablet

01:24
Dulcolax® 5mg
Bisacodyl
Tablet

Komposisi
1 tablet salut-enterik mengandung: Bisacodyl 5mg

zat tambahan:
laktosa, pati jagung, gliserol, magnesium stearat, sukrosa, talk,akasia, titanium dioksida, eudragit L100 dan S100, dibutilftalat, polietilen glikol, Fe-oksida kuning, beeswax white, carnauba wax, shellac.

Cara Kerja Obat
Bisacodyl adalah laksatif yang bekerja lokal dari kelompok turunan difenil metan. Sebagai laksatif perangsang (hidragogue antiresorptive laxative), DULCOLAX merangsang gerakan peristaltis usus besar setelah hidrolisis dalam usus besar, dan meningkatkan akumulasi air dan elektrolit dalam lumen usus besar.

Indikasi/Kegunaan
Digunakan untuk pasien yang menderita konstipasi.
Untuk persiapan prosedur diagnostik, terapi sebelum dan sesudah operasi dan dalam kondisi untuk mempercepat defekasi, DULCOLAX harus digunakan dengan pengawasan medis.

Dosis dan Cara Pemberian
Kecuali ditentukan lain oleh dokter, dosis yang dianjurkan adalah :
  1. Untuk konstipasi
    Tablet salut-enterik
    Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun :
    2-3 tablet (10-15 mg) sekali sehari
    Anak-anak 6-12 tahun : 1 tablet (5mg) sekali sehari
    Anak-anak di bawah 6 tahun: konsultasi dengan dokter atau dianjurkan memakai supositoria anak.
    Tablet salut-enterik sebaiknya diminum pada malam hari untuk mendapatkan hasil evakuasi pada esok paginya. Tablet mempunyai lapisan khusus, oleh karena itu tidak boleh diminum bersama-sama dengan susu atau antasida.
    Tablet harus ditelan dalam keadaan utuh dengan air secukupnya.
  2. Untuk persiapan prosedur diagnostik dan sebelum operasi
    Bila DULCOLAX digunakan pada pasien untuk persiapan pemeriksaan radiografik abdomen atau persiapan sebelum operasi, maka penggunaan tablet DULCOLAX harus dikombinasi dengan supositoria, agar didapat evakuasi yang sempurna dari usus.
    Dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 2-4 tablet pada malam sebelumnya dan 1 supositoria pada esok paginya,
Peringatan dan Perhatian
Sebagaimana halnya laksatif lainnya, DULCOLAX tidak boleh diberikan setiap hari dalam waktu yang lama. Jika pasien setiap hari membutuhkan laksatif, harus diketahui penyebab terjadinya konstipasi.
Penggunaan berlebihan dalam waktu lama dapat menyebabkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit dan hipokalemia, dan dapat mengendapkan onset konstipasi balik.
Pusing dan/atau syncope telah dilaporkan pada pasien yang menggunakan DULCOLAX. Detail yang ada menunjukkan bahwa kejadian tersebut akan terus berlanjut dengan berkurangnya kekuatan untuk defekasi (Defecation syncope), atau dengan respon vasovagal terhadap sakit perut yang dapat berhubungan dengan konstipasi yang mendesak pasien tersebut terpaksa menggunakan laksatif dan tidak perlu menggunakan DULCOLAX.
Penggunaan supositoria dapat menyebabkan sensasi rasa sakit dan iritasi lokal, khususnya pada fisura anus dan proktitis ulserativa.
Anak-anak tidak boleh menggunakan DULCOLAX tanpa petunjuk dokter.

Masa Hamil dan Menyusui
Pengalaman menunjukkan tak ada bukti efek samping yang berbahaya selama kehamilan. Namun demikian, seperti halnya obat lain, penggunaan DULCOLAX selama kehamilan harus dengan petunjuk medis.
Belum diketahui apakah bisacodyl menembus air susu ibu atau tidak. Oleh karena itu, penggunaan DULCOLAX selama menyusui tidak direkomendasikan.

Efek Samping
Sewaktu menggunakan DULCOLAX, dapat terjadi rasa tidak enak pada perut termasuk kram, sakit perut, dan diare.
Reaksi alergi, termasuk kasus-kasus angio-oedema dan reaksi anafilaktoid juga dilaporkan terjadi sehubungan dengan pemberian DULCOLAX.

Kontraindikasi
DULCOLAX dikontraindikasikan pada pasien ileus, obstruksi usus. yang baru mengalami pembedahan di bagian perut seperti usus buntu, penyakit radang usus akut dan dehidrasi parah.
DULCOLAX juga dikontraindikasikan pada pasien yang diketahui hipersensitif terhadap bisacodyl atau komponen lain dalam produk.

Interaksi
Penggunaan bersamaan dengan diuretik atau adreno-kortikoid dapat meningkatkan resiko ketidakseimbangan elektrolit jika DULCOLAX diberikan dalam dosis yang berlebihan.
Ketidakseimbangan elektrolit dapat mengakibatkan peningkatan sensitivitas glikosida jantung.

Overdosis
Gejala
Bila dosis DULCOLAX terlalu tinggi, maka dapat terjadi diare, kram perut dan berkurangnya kadar kalium serta elektrolit lainnya secara nyata.
Overdosis kronis DULCOLAX dapat menyebabkan diare kronis, sakit perut, hipokalemia, hiperaldosteronisme dan batu ginjal.
Kerusakan tubulus ginjal, alkalosis metabotik dan kelelahan otot akibat hipokalemia juga terjadi pada penyalahgunaan laksatif kronis.

Terapi
Dalam waktu yang singkat setelah minum DULCOLAX, penyerapan DULCOLAX dapat dikurangi atau dicegah dengan memaksa untuk muntah atau kuras lambung. Dalam hal ini mungkin diperlukan penggantian cairan dan perbaikan keseimbangan elektrolit. Ini sangat diperlukan pada pada pasien usia lanjut dan pasien muda.
Pemberian antispasmodik mungkin ada manfaatnya.

Kemasan
Tablet salut enterik 5 mg
Dus, 20 strip @ 10 tablet, No. Reg. DTL0133701315A1
Dus, 20 catch cover @ 4 tablet, No. Reg. DTL0133701315A1

Simpan pada suhu 25-30°C dan lindungi dari cahaya.
Simpan di tempat yang aman, Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

P.No.1
Awas! Obat Keras
Bacalah aturan memakainya

Diproduksi oleh:
PT Boehringer Ingelheim Indonesia
Bogor, Indonesia

Dengan lisensi dari:
Boehringer Ingelheim International GmbH
Ingelheim am Rhein, Jerman

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔

loading...