Saturday, March 9, 2013

Isoprinosine

ISOPRINOSINE®
Methisoprinol
Tablet / Syrup

Composition:
Each tablet contains:
Methisoprinol......................................500 mg
Each measuring spoon (5 ml) of syrup contains:
Methisoprinol......................................250 mg
Ethanol......................................2 %

Description:
Methisoprinol is a chemical complex formed from inosine and an aminoalcohol, dimethylaminoisopropanol at a 1 : 3 ratio. It is a white powder, slightly bitter, water soluble and stable in a neutral solution. This complex was discovered by Gordon, Glasky, Lynes and Doty, American researchers. lsoprinosine® increases protein and nucleoprotein synthesis; preserves the structure and function of the polyribosomes; inhibits ribonucleases; reinforces polyribosome function; interferes with the genetic transfer of the virus to the polyribosome of the host cell and in this way stops viral multiplication. From the clinical studies made by Argentine researchers emerges the non-specific antiviral action of wide spectrum (Ink, Antonini, Andres, Stefano and others).

Indication:
Viral diseases of the respiratory tract, exanthemic diseases, liver diseases and some nervous diseases. Pediatric grippe, adult influenza, common cold, bronchiolitis, rhinopharyngitis, Varicella, measles, herpetic of Aphthous stomatitis, hepatitis, parotitis, etc.

Dosage and administration:
Under five years old, and average of 50 mg/ kg body weight/ day. This dosage can be increased up to 100 mg/ kg body weight/ day depending on the gravity of the case. Above five years, old and adults, an average of 50 mg/kg body weight/ day will be used, this dosage can be increased up to 60 mg/ kg body weight/ day. These dosages should be divided into four to six times a day. Should it be necessary, due to microbial complication, to use antibiotic or chemoterapeutics there are no contraindications and it will be left to the doctor's judgement. Treatment duration will be as follows.
  1. Acute viral diseases of short evolution - treatment should and continue one to two days after the symptomatology disappears, according to the doctor's judgement. In this way, relapses will be avoided.
  2. Acute viral diseases of long evolution - treatment should continue one to two weeks after the symptomatology disappears, according to the doctor's judgement. In this way, relapses will be avoided.
Contraindications :
Care should be taken when administering Isoprinosine® (methisoprinol) to gout patients, since it increases serum uric acid contents slightly. Since it has an evident slight cardiac effect, care should be taken when administering to cardiac patients under digitalis. It should not be used on microbial infection diseases since it does not have antibacterial action. Since the ratio between therapeutic and toxic dosages is 1 : 100, Isoprinosine® can be used without fear of toxic action. Accumulation does not occur since it is rapidly eliminated together with its metabolites through the urine. It should not be used during the first four months of pregnancy. ;

Presentation:
Box of 1 strip of 8 tablets
Bottle of 60 ml net.

Reg No:
Box isi 1 strip @ 8 tablets: D 4015992
Bottle isi 60 ml net. : D 4015993

ON DOCTOR'S PRESCRIPTION ONLY 
Store at 25° - 30° C

Manufactured by :
Darya-Varia LABORATORIA
Gunung Putri, Bogor-Indonesia

for PT INDEXIM ALPHA, Jakarta.
Under licence from:
NEWPORT PHARMACEUTICALS INTERNATIONAL, INC, U.S.A.



ISOPRINOSINE®
Methisoprinol
Tablet / Sirup

Komposisi:
Setiap tablet mengandung:
Methisoprinol......................................500 mg
Setiap sendok takar (5 mi) sirup mengandung:
Methisoprinol......................................250 mg
Ethanol......................................2 %

Uraian:
Methisoprinol adalah suatu kompleks senyawa kimia yang terbentuk dari inosine dan suatu aminoalcohol, dimetilaminoisopropanol, dengan rasio 1 : 3. Isoprinosine® berupa bubuk putih, sedikit pahit, larut dalam air dan stabil dalam larutan netral. Kompleks ini ditemukan oleh para peneliti dari Amerika: Gordon, Glasky, Lines dan Doty, Isoprinosine meningkatkan sintesa protein dan nukleoprotein; melindungi struktur dan fungsi poliribosom; mendiami ribonuklease; menguatkan fungsi poliribosom; menghalangi pemindahan genetika virus ke poliribosom sel tubuh dan.dengan cara ini menghentikan multiplikasi virus. Dari studi klinis-studi klinis yang dilakukan oleh para peneliti Argentina, didapatkan aktivitas anti virus non spesifik dan berspektrum luas (Ink, Antonini, Andres, Stefano dan lain-lain).

Indikasi:
- Infeksi virus pada saluran napas, penyakit-penyakit eksantem.
- Penyakit hati, dan beberapa infeksi sistem saraf.
- Influensa pada anak-anak dan orang dewasa.
- Common cold.
- Bronkiolitis.
- Rinofaringitis.
- Varisela.
- Campak.
- Herpes simplex dan herpes zoster.
- Parotitis.

Posologi:
Usia di bawah lima tahun rata-rata 50 mg/ Kg BB/ hari. Dosis ini bisa ditingkatkan sampai 100 mg/ Kg BB/ hari, tergantung pada beratnya infeksi.
Usia lima tahun ke atas dan dewasa: rata-rata 50 mg/Kg BB/ hari, yang dapat ditingkatkan sampai 60 mg/Kg BB/ hari. Semua pemakaian dalam dosis terbagi 4 - 6 kali sehari. Jika perlu, antibiotika atau khemoterapi dapat digunakan bersama-bila ada infeksi bakteri. Tak ada kontraindikasi pemakaian bersama antibiotika/ khemoterapi dan ini tergantung pada penilaian dokter. Lama pengobatan sebagai berikut:
  1. Infeksi virus akut yang berlangsung singkat : pengobatan harus dilanjutkan satu sampai dua hari setelah gejala-gejala mereda, sesuai dengan penilaian dokter.
  2. Infeksi virus akut yang berlangsung lama: pengobatan hendaknya dilanjutkan satu sampai dua minggu setelah gejala-gejala menghilang, sesuai dengan penilaian dokter. Dengan cara ini kekambuhan akan dihindari.
Kontraindikasi :
Hati-hati ketika memberikan Isoprinosine® (methisoprinol) kepada pasien-pasien pirai, karena obat ini sedikit meningkatkan kadar asam urat dalam serum. Karena memiliki sedikit pengaruh terhadap jantung, perhatian diperlukan dalam pengobatan pasien jantung yang sedang mendapat digitalis. Isoprinosine sebaiknya tidak digunakan pada infeksi bakteri, karena tidak memiliki efek anti bakteri. Mengingat rasio antara dosis terapi dan dosis toksik adalah 1:100, Isoprinosine® dapat digunakan tanpa kekhawatiran akan efek toksik. Akumulasi tidak terjadi karena Isoprinosine cepat dieliminasi bersama metabolitnya 
melalui urin.
Isoprinosine® hendaknya tidak digunakan selama empat bulan pertama kehamilan.

Kemasan:
Box berisi 8 tablet
Botol berisi 60 ml netto.

No. Reg:
Box isi 1 strip @ 8 tablet : D 4015992
Botol isi 60 ml net. : D 4015993

HARUS DENGAN RESEP DOKTER 
Simpan pada suhu 25° - 30° C

Diproduksi oleh:
Darya-Varia LABORATORIA
Gunung Putri, Bogor-Indonesia

untuk PT INDEXIM ALPHA, Jakarta.

Atas lisensi dari :
NEWPORT PHARMACEUTICALS INTERNATIONAL, INC, U.S.A.

0 comments:

Post a Comment

Anda bisa berpartisipasi di sini dengan mengirimkan komentar, ulasan atau pengalaman anda sebagai konsumen dari produk ini.

You can participate here to submit comments, reviews or your experience as a consumer of this product

 

Followers

Add to Technorati FavoritesTopOfBlogsobat, info, tablet,syrup, injection, ampul, cream, ointment, solution, blogarama - the blog directoryBlog Directory & Search engineMedicine Blogs - Blog Catalog Blog Directory Health Free Page Rank ToolPowered by  MyPagerank.Net Ping your blog, website, or RSS feed for Free
review http://www.obatinfo.com on alexa.com

Masukkan alamat email anda di bawah ini untuk mendapatkan informasi obat terbaru

   

ObatInfo.com hanya memberikan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat serta dari berbagai sumber. Informasi-informasi di ObatInfo.com tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter anda, bila memiliki masalah kesehatan. ObatInfo.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/ penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan disini.

ObatInfo.com | all about drugs Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts