Plantacid, Plantacid Forte

13:58
PLANTACID®
PLANTACID FORTE®
Aluminium hydroxide, Magnesium hydroxide, Dimethyl polysiloxane

Composition
Each chewable tablet or 5 mL suspension of PLANTACID® contains:
Dried Al. Hydroxide Gel USP                                 300 mg
Mg. Hydroxide300 mg
Dimethyl Polysiloxane30 mg

Each chewable tablet or 5 mL suspension of PLANTACID FORTE® contains:
Dried Al. Hydroxide Gel USP                                 400 mg
Mg. Hydroxide400 mg
Dimethyl Polysiloxane100 mg

Pharmacology
PLANTACID® is an antacid preparation. it combines a mixture of gastric antacids with and antiflatulent.
Mg(OH)2 is an antacid, it neutralizes gastric acid, and thus reduces the destructive action of the acid and the proteolytic activity of pepsin. As a result, the epigastric pain due to the attack of gastric acid and pepsin is relieved. This effect is sustained by the slow-acting antacid Al(OH)3. In addition, the cathartic effect of Mg(OH)2 and the constipating effect of Al(OH)3  can neutralize each other. Al(OH)3  is also an adsorbent and demulcent.
Dimethyl Polysiloxane, and antifoaming agent, is a common ingredient in an antacid preparation. It is included to defoam the gastric juice, in order to relieve functional gastric bloating and flatulence.

Indications
To reduce symptoms related to hyperacidity, in stomach ulcer, duodenal ulcer such as nausea, flatulence, and sensation of fullness in the stomach.

Contraindications
Patients hypersensitive to Al, Mg, Dimethyl Polysiloxane.

Dosage and administration
Adults: 1 - 2 tablets or 5 - 10 mL suspension of PLANTACID® 3 - 4 times daily.
Children 6· 12 years old : ½ - 1 tablet or 2.5 - 5 mL suspension of PLANTACID® 3 - 4 times daily.
To be administered 1 - 2 hours after meals and at bedtime.
The chewable tablets should be chewed before being swallowed.
PLANTACID FORTE® should be taken if a stronger antacid is required.

Warnings and precautions
  1. In patients with renal insufficiency, retention of the absorbed magnesium may cause hypermagnesemia.
  2. Continuous use (more than 2 weeks) is not recommended, except under medical supervision, as interdependency of the gastric function may occur.
  3. PLANTACID® will impair the absorption of oral tetracycline and cimetidine.
  4. Therefore, if PLANTACID® is required concomitantly with either of these drugs, they should be administered with an interval of 2 hours.
  5. Not recommended to be given to children below 6 years old as the cause is usually not clear.
Adverse reactions
Nausea, vomitus, constipation, diarrhoea. The symptoms will disappear if the administration
is discontinued.

Drug interactions
Concomitant use with cimetidine and tetracycline may impair their absorption.

Presentation 
PLANTACID®
Box of 5 blisters x 12 chewable tablets.
Reg. No. DBL7811602663B1
Bottle of 100 mL suspension.
Reg. No. DBL8511602633A1

PLANTACID FORTE®
Box of 10 strips -x 10 chewable tablets.
Reg. No. DBL8511621463A1
Bottle of 100 mL suspension.
Reg. No. DBL8511602633B1

Store below 30°C.

PT KALBE FARMA Tbk.
Bekasi-Indonesia



PLANTACID®
PLANTACID FORTE®
Aluminium hydroxide, Magnesium hydroxide, Dimethyl polysiloxane

Komposisi
Tiap tablet kunyah atau 5 mL suspensi PLANTACID® mengandung:
Dried Al. Hydroxide Gel USP                                 300 mg
Mg. Hydroxide300 mg
Dimethyl Polysiloxane30 mg

Tiap tablet kunyah atau 5 mL suspensi PLANTACID FORTE® mengandung:
Dried Al. Hydroxide Gel USP                                 400 mg
Mg. Hydroxide400 mg
Dimethyl Polysiloxane100 mg

Farmakologi
PLANTACID® adalah preparat antasida. Obat ini merupakan kombinasi dari campuran antasida lambung yang banyak dipakai dengan suatu antiflatulen.
Mg(OH)2, adalah antasida yang kerjanya menetralkan asam lambung, sehingga mengurangi efek destruktif asam lambung dan mengurangi aktivitas proteolitik pepsin. Akibatnya, nyeri epigastrium yang ditimbulkan oleh asam lambung dan pepsin berkurang. Efek ini diperpanjang oleh antasida kerja lambat Al(OH)3. Disamping itu, efek katartik Mg (OH)2, dan efek konstipasi Al(OH)3 dapat saling menetralkan. Al (OH)3 juga merupakan suatu adsorben dan demulsen. Dimethyl Polysiloxane, suatu zat anti-busa, adalah komponen yang biasa terdapat dalam preparat antasida. Zat ini ditambahkan untuk mengurangi busa dari cairan lambung, agar mengurangi rasa kembung dan flatulen.

Indikasi
Untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, tukak lambung, tukak usus 12 jari dengan gejala-gejaia seperti mual, kembung, dan perasaan penuh pada lambung.

Kontraindikasi
Penderita yang hipersensitif terhadap Al, Mg, Dimethyl Polysiloxane.

Dosis dan cara pemberian
Dewasa : 1 - 2 tablet atau 5 - 10 mL suspensi PLANTACID®, 3 - 4 kali sehari.
Anak· anak 6· 12 th : &frac12, - 1 tablet atau 2,5 - 5 mL suspensi PLANTACID® , 3 - 4 kali sehari.
Diberikan 1 - 2 jam setelah makan dan menjelang tidur. Tablet kunyah harus dikunyah dulu sebelum ditelan.
PLANTACID FORTE® digunakan bila diperlukan antasida yang lebih kuat.

Peringatan dan perhatian

  1. Pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal, retensi magnesium yang diabsorpsi dapat menyebabkan hipermagnesemia.
  2. Penggunaan terus menerus (lebih dari 2 minggu) tidak dianjurkan, kecuali atas petunjuk dokter, karena dapat menimbulkan ketergantungan fungsi lambung.
  3. PLANTACID® akan mengganggu absorpsi tetrasiklin maupun simetidin per oral.
  4. Karena itu, bila PLANTACID® diperlukan bersama salah satu obat tersebut harus diberikan dengan interval 2 jam.
  5. Tidak dianjurkan untuk anak-anak dibawah 6 tahun karena biasanya kurang jelas penyebabnya.

Efek samping
Mual, muntah, konstipasi, diare. Gejala-gejala akan hilang bila pemakaian obat dihentikan.

Interaksi obat
Pembelian bersama-sama simetidin dan tetrasiklin dapat mengurangi absorpsi obat tersebut.

Kemasan 
PLANTACID®
Dos isi 5 blister x 12 tablet kunyah.
Reg. No. DBL7811602663B1
Botol isi 100 mL suspensi.
Reg. No. DBL8511602633A1

PLANTACID FORTE®
Dos isi 10 strip x 10 tablet kunyah.
Reg. No. DBL8511621463A1
Botol isi 100 mL suspensi.
Reg. No. DBL8511602633B1

Simpan di bawah suhu 30°C.

PT KALBE FARMA Tbk.
Bekasi - Indonesia

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔

loading...